
"Kak Manami cepat lah kembali dan temui kami. Kami sudah sangat merindukan mu dan kak Yuki. Ayo kita bersenang senang seperti dulu lagi bermain bersama, nonton film horor bersama, bercanda tawa, dan melakukan hal hal yang menyenangkan lagi. Kakak kami akan selalu menyambut kedatangan mu jika kau ingin kembali, "batin putri Shiera lagi.
Sementara itu di kamar Manami di waktu yang sama.
Manami terbangun dari tidurnya secara tiba tiba karena suasana hatinya tiba tiba campur antara rindu, bersalah, seduh, dan merasa bahwa dia tidak lah pantas untuk bahagia.
"Apa yang terjadi dengan diri ku?, hati ku terasa gundah dengan tiba tiba, " gumam Manami.
<><><><><><><><><><><><><><><><><>
Oke kembali kagi dengan author dari cerita Killer ini yang cetar membahana π. Ngaco' banget sih author padahal wujud yang sebenarnya belum tentu ada yang suka wkwkwkwk π
Cerita author ini udah sampe ke episode 100 terimakasih atas dukungan para readers yang membuat cerita ini jadi ramai dan juga terimakasih atas saran dan kritik para readers yang membuat cerita menjadi lebih baik ππππ
Oke kita ke cerita aja ya biar episode ini nggak habis cuma buat celoteh gaje author.
Sekip tiga hari kemudian.
Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi keluarga kerajaan Anshin karena hari ini adalah hari di mana tuan putri mereka tumbuh menjadi lebih dewasa.
Siang hari menjelang sore sekitar jam 03 : 30 para tamu dari berbagai kalangan bangsawan kerajaan tetangga mulai berdatangan tentu saja tidak terkecuali keluarga kerajaan Kofuku selalu calon besan mereka.
"Huaaaaa kakak tamunya banyak sekali, pasti nanti pestanya akan menyenangkan, " antusias putri Shiera dari sebuah tempat memandangi para tamu yang berdatangan.
"Kau benar, ayo pergi ke aula, pasti acaranya sudah di mulai, " ajak pangeran Raiden mendahului putri Shiera yang tengah menggunakan hanfu berwarna merah muda dengan tusuk rambut dan kalung emas mewah yang di dapat dari kaisar Jun sebagai hadiah untuknya.
"Moooo, kakak selalu meninggal kan ku tungguin dong, " kesal putri Shiera cemberut sambil menyusul pangeran Raiden.
"Kak Manami akan kah kau datang hari ini?, " gumam batin putri Shiera.
"YANG MULIA PANGERAN KEDUA DAN PUTRI KEDUA MEMASUKI AULA!!!!, " teriak penjaga pintu aula ketika pangeran Raiden dan putri Shiera memasuki aula membuat semua tamu undangan yang sudah datang memfokuskan pandangan mereka ke arah pintu aula yang terbuka lebar menampakkan seorang gadis berhanfu putih mrmancarkan aura keceriaan yang di sertai dengan senyum manis membuat suasana menjadi hangat tetapi kehangatan itu kalah dengan dinginnya aura yang di keluarkan oleh orang yang ada di sampingnya. Siapa lagi kalau bukan pangeran Raiden.
Dengan muka tamvannya yang di hiasi dengan ekspresi datar dan dingin dengan mata tajam, badan kekar yang tegak, aura kebijaksanaan, tegas, tanpa belas kasih, dingin, tak tersentuh dan berwibawa sangatlah pekat para tamu rasakan.
"Huhuhu menantu ku menjadi tambah dingin ketika anak kita tidak pulang. Sebenarnya di mana sih anak itu berada?!, " gumam kaisar Dai kesal sendiri.
"Yang sabar tuan ku, aku yakin anak kita baik baik saja dan akan segera kembali," ucap permaisuri Ayumi mama kandung Manami menenangkan suaminya.
"Kakak benar anda harus sabar dan menunggu tuan," timpal selir Fukiko.
"Tapi aku merasa heran. Sebenarnya kakak / Manami itu ada di mana?, sejauh ini kita mencari selalu saja tidak ketemu seperti hilang tertelan bumi saja," bungung putri Akane dan pangeran Kazuki.
"Jangan bilang begitu Manami pasti akan segera kembali, " ucap permaisuri Ayumi.
"Permaisuri benar dia pasti akan segera kembali tapi sepertinya aku sudah melupakan sesuatu yang penting semenjak dia hilang kira kira apa yaπ€," ucap kaisar Dai.
"Dasar pikun", sinis putri Akane.
"Salam yang mulia kaisar, yang mulia permaisuri, salam yang mulia pangeran putra mahkota, " ucap pangeran Raiden dan putri Shiera tunduk hormat.
"Bangkitlah hari ini adalah hari yang membahagiakan jadi kalian bisa meninggalkan tata krama untuk sebentar," ucap kaisar Jun.
"Baik ayah anda, " ucap pangeran Raiden dan putri Shiera lalu pergi ke tempat duduk mereka masing masing.
"Ayah, ayah bilang Queen Shi no Megami akan datang kenapa kursi nya masih kosong sampai sekarang?, " tanya putri Shiera berbisik pada kaisar Jun sambil melihat beberapa kursi yang masih kosong di samping pangeran Raiden.
"Entahlah mungkin Queen sedang dalam perjalanan kemari sebaiknya kita tunggu sebentar lagi saja ya, " bisik balik kaisar Jun.
"Baik ayah," jawab putri Shiera.
Sedangkan kondisi Manami sekarang yang lagi di cari cari oleh kaisar dan anaknya..........
"Oi nona bangun ini sudah sore bukan kah kau akan pergi untuk menghadiri pesta ulang tahun adik mu?, oi bangun dah terlambat loh!," teriak Yuki sambil memukul mukul gong kecil di kamar Manami karena dari tadi di panggil tidak bangun bangun padahal sudah sore dan ternyata usahanya sia sia.
Karena terlalu geram akhirnya Yuki berteriak di depan telinga Manami kencang kencang.
"Bangun pesta ulang tahunnya sudah di mulai bisa bisa kau terlambat datang loh!," teriak Yuki membuat Manami seketika sadar waktu lalu segera masuk ke kamar mandi tanpa mempedulikan telinganya yang nyut nyutan karena suara toa Yuki.
"Huh akhirnya bangun juga tuh anak, " lega Yuki.
Manami bergegas mandi kilat lalu pergi ke bawah sambil memakan sebuah roti tawar dengan selai coklat di dalam nya lalu berteriak.
"Aka, Wolf, Tora, Ryu, Fuki, Shiro ayo pergi kita sudah terlambat dan jangan lupa bawa hadiahnya!, " teriak Manami lalu pergi ke luar vila dan segera pergi bersama kawan kawannya yang sudah ada di sana menunggu.
"Ya elah Queen kita gitu amat sifatnya, " ucap Juro dari kejauhan melihat Manami teriak teriak lalu menghilang dari sana ke acara pesta dan karena itu mereka pun juga ikut pergi.
Balik lagi ke pesta.
"Hei sahabatku kenapa pestanya belum di mulai dan untuk siapa kursi kursi kosong di dekat anak mu itu?," tanya kaisar Zen dari kerajaan Chumon.
"Ah aku punya tamu istimewa tetapi sepertinya mereka baru sampai di tengah jalan, " jawab kaisar Jun.
"Tamu istimewa?, siapakah mereka hingga membuat mu menunggu kaisar Jun?, " tanya kaisar Eiji ayah putri Mika.
"Ah mereka adalah......," belum selesai kaisar Jun bicara tiba tiba penjaga pintu mengumumkan kedatangan Manami dan kawan kawannya.
"Queen Shi no Megami, tuan Shinigami, nona Ketsueki, tuan Blue, tuan White, tuan Murasakino , tuan Green, dan tuan Red dari Organisasi Nightmare mafia memasuki aula!," teriak penjaga membuat seisi aula kaget dan memusatkan perhatian mereka ke pintu aula yang terbuka lebar lagi.
Dengan Manami yang memimpin jalan teman temannya masuk menggunakan gaun merah bercampur hitam beserta topeng dan rambut dan di gerai.
Pakaian Manami
Topeng Manami
Lalu di susul yang lainnya yang kemudian memberi hormat kepada kaisar Jun. Kalau kalian pada nanya di mana Shiro berada maja jawabannya masih tetap sama seperti yang sebelummnya ya itu di pundak Manami.
"Salam kaisar Jun permaisuri Mayumi, selir Minami, selir Shu pangeran putra mahkota, para putri dan para pangeran, " ucap Manami kepada kaisar Jun tanpa hormat hanya berdiri saja.
"Maafkan atas keterlambatan kami yang mulia kami punya urusan penting tadi jadi terlambat datang, " ucap Manami datar plus dingin.
"Tidak apa sebuah keberuntungan bagi kerajaan saya bisa mengundang tamu istimewa seperti anda saya bisa memaklumi hal itu. Tetapi saya terkesan ternyata anda adalah orang yang sangat bertanggung jawab ya nona, " puji kaisar Jun sembari mengkode tangan Manami dan kawan kawan untuk duduk di dekat pangeran Raiden.
"Tidak itu adalah tugas saya jadi itu adalah hal biasa, " ucap Manami sambil duduk tepat di samping pangeran Raiden.
"Njirrrr padahal tadi ngebo tapi ngakunya sibuk ada urusan, " batin kawan kawan Manami.
"Baiklah karena tamu istimewa sudah datang maka aku nyatakan pesta ini di mulai, para tamu silakan nikmati hidangan yang ada, " ucap kaisar Jun lantang menyadarkan para tamu dari keterkejutan mereka pasal Queen Shi no Megami.
Halo para readers kita dapet salam dari para pemain nih π
Permaisuri Mayumi
Permaisuri Ayumi
Selir Fukiko
Selir Minami
Selir Shu
Pangeran Kazuki
Pangeran Daiki
Pangeran Raiden
Pangeran Atsushi
Pangeran Hikaru
Putri Akane
Putri Shiera
Putri Mika
Putri Rika
Shiro
Topeng
Aka
Topeng
Wolf
Topeng
Tora
Topeng
Ryu
Topeng
Fuki
Topeng
Kalau visual nya nggak kayak yang di pikiran readers author minta maaf ya soalnya selera setiap orang itu beda beda ππ