Killer Scientists And Other Worlds

Killer Scientists And Other Worlds
EPISODE 64



"Helo epribady, seorang peria tamvan kambek nih. Mana Red karpet nya kok nggak di sambut, " teriak Aka sambil memasuki vila Manami tepatnya ruang santai tempat Manami dan kawan kawan sedang nonton film horor yang kemudian di susul oleh Ryu, Wolf, Fuki dan Tora membuat Manami dan kawan kawannya menjerit histeris karena kaget sekaligus sedikit takut karena suara Aka terdengar tepat saat hantu di film horornya menampakkan diri dengan penampilan yang sangat menyeramkan.


"Aaaaaaaaaaa mbak kunti, mas pocong, dek tuyul, mbah kuyang, tante sunder bolong, mbak cantik ratu pantai selatan, jangan makan kami!, pergi saja sana kami nggak nerima tamu!, daging kami nggak enak, " teriak mereka bersamaan membuat gendang telinga milik Wolf dan kawan kawan mau pecah.


"Woi jangan teriak teriak dong. Orang ada tamu yang baru datang kok teriak teriak nggak jelas panggil nama nama setan indonesia gitu. Kalian mau buat mereka datang ke sini ya!, " teriak Aka balik.


"Oh ternyata kalian ya, kirain hantu yang ada di film horor pada kesini semua. Lagian lu bilang jangan teriak teriak ada tamu datang bukanya kau yang jadi tamu aja nggak ada salam langsung masuk rumah orang di tambah pakek teriak teriak segala pula, sok sok an pakek bahasa inggris pulak. Kalo nggak bisa ya jangan sok sokan bisa kan, " ucap Manami lega saat tau yang tadi bukan hantu tetapi lima semprul tamvan yang datang.


"Salah siapa takut kok malah tontonananya film horor. Kalau beneran pada datang gimana hayo, kalian mau lawan mereka gitu?, " ucap Wolf.


"Biarin dong, kan cuma buat gaya gayaan masak nggak boleh. Padahal kan bukan cuma aku yang bahasa inggris nya nggak lancar. Tuh, author aja nggak bisa bahasa inggris, " ucap Aka santai.


Author : Dasar pembuka aib orang 😒.


"Wah ada jus nangka tuh. Mau dong, enak kali lah tu, " ucap Fuki sambil berlari cepat menuju arah meja dan lalu mengambil se gelas jus nangka.


"Nggak sopan banget sih jadi tamu. Mending besok besok jangan bertamu ke sini lagi deh kalau cuma maunya makan geratis doang, " ucap Manami.


"Is is is, jahat bener sih jadi orang awas entar dosa loh, " ucap Fuki memperingati.


"Nggak di beri tau pun aku sudah paham. Lagi pula setiap hari kita juga menambah dosa walau kita tak menyadarinya," ucap Manami santai sambil terus melihat ke arah layar tv.


"Hehehehe iya juga ya, " ucap Fuki cengengesan lalu duduk di sofa pink panjang yang ada di samping sofa merah.


"Kalian pada liat film horor apaan sih?, ikut nonton donhr. Lumayan buat ngisi waktu luang nanti sampai tengah malam, " ucap Ryu sambil duduk di sebelah Fuki dan Tora di sebelah Ryu sedangkan Aka dan Wolf duduk di sofa berwarna putih yang berhadapan dengan Ryu, Fuki dan Tora.


Note :


Bagi kalian yang nggak paham kondisi mereka saat ini gimana sih duduknya kok bingung gitu maka author jelasin nih.


Nah itu kan tv nya ada di meja yang nempel dengan dinding. Lalu sofa merah Manami itu berhadapan lurus dengan si tv hanya di pisahkan oleh meja kecil di depan sofa. Nah sofa yang pink itu terletak di depan sisi kiri meja dan sofa putih itu berada di bepan sisi kanan meja.


Dan juga sofa merah Manami itu lebih panjang dari yang lain jadi nampung orangnya juga lebih banyak.


Oke back to story.


"Oh kita lagi liat film danur dari yang pertama hingga yang terakhir, " ucap Manami masih fokus dengan layar tv.


"Ya enggak lah, aku kan nggak mikir dulu waktu bilang dan langsung ucapin yang ada di otak," ucap Manami sambil nyemil kue kering.


"Haisss, mending nonton film nya aja lah dari pada ngomong sama orang yang di ajak bicara malah jawab nggak nyambung, " ucap Tora.


"Kok di bilang nggak nyambung sih, kan aku bilangnya yang sebenarnya, " ucap Manami.


"Terserah," ucap Tora acuh.


Dan begitulah mereka menonton film horor danur dari indonesia sampai larut malam sambil di temani dengan berbagai macam camilan dan minuman yang membuat mereka tak kelaparan.


Author mau nanya nih, siapa yang udah pernah liat film horor danur?, author nggak tau sih sampai berapa film nya. Author hanya tau sampai danur tiga doang. Itu pu nggak pernah liat cuma pernah denger dari kakak yang suka banget nonton danur. Soalnya jujur nih ya, author takut banget liat film horor walau pun di dalam islam sudah di sebutkan bahwa yang namanya arwah gentayangan sama hantu itu nggak ada. Adanya cuma iblis yang selalu mengganggu ke imanan manusia dan selalu menghasutnya agar berjalan menjauh dari jalan Allah.


Nah, ni author skip tengah malam aja ya.


Tengah malam di ruang santai tempat Manami dan kawan kawan sedang menonton film horor.


Saat cerita ada pada keadaan yang lagi serius seriusnya, dalam keadaan yang menegangkan tiba tiba pintu vila Manami terbuka dan menampakkan tiga sosok hitam yang kenudian masuk ke dalam ruang santai. Posisi ruang santai saat itu semua lampu di matikan agar menambah kesan horor dari cerita membuat wajah ketiga sosok itu tidak terlihat.


Ketiga sosok itu berjalan dan berhenti di belakang sofa merah tepatnya di belakang Manami duduk. Salah satu sosok itu melihat apa yang sedang di lihat oleh Manami dan kawan kawan lalu setelah iru menepuk pundak kanana Manami pelan sembari berkata.


"Queen ini sudah tengah malam, waktunya kita menghancurkan kerajaan kecil itu sudah tiba, " ucap sosok itu seontak membuat Manami yang sedang sangat fokus dengan cerita kaget setengah mati.


"Waaaaaaaa ampun, ampun mbak kunti jangan makan saya jangan ganggu saya, saya nggak enak buat di makan saya nggak enak buat di ganggu, " teriak Manami ketakutan.


Mendengar teriakan Manami, salah satu dari ketiga sosok itu lalu segera berlari ke arah sakelar lampu dan lalu menyalakan lampu ruang santai yang sedang mati membuat suasana yang tadi gelap menjadi terang akan cahaya lampu.


"Queen kenapa kau berteriak teriak, kami bertiga ke sini cuma mau menyampaikan kabar bahwa kita siap berangkat. Oh iya dan kami ini manusia bernama Juro Jiro dan Kenzo buka hantu kunti Queen, " ucap orang itu yang tak lain adalah Juro.


"Huh ku kira hantu, is jangan ngagetin orang dong, tau nggak sih jantung ku lari maraton gara gara kalian. Coba dong kalian cek kondisi, orang lagi lihat film horor kok malah di kagetin. Kalau aku tadi kena serangan jantung gimana, hah, " ucap Manami.


"Kalau kena serangan jantung ya isdet yang kalau orang muslim bilang inallilahi wainnalilahi raji'un itu loh, " ucap Shiro.


"Is malah di jawab lagi, amit amit deh nggak mau aku," ucap Manami.