
Tiga hari telah berlalu, kini Manami, Yuki, Shiro, Tora, Aka, Fuki, Wolf, dan Ryu telah memnunggu kedatangan calon anggota organisasi mereka di depan gerbang lapisan ke tujuh hutan tanpa nyawa.
Setelah beberapa saat menunggu, Juro, Jiro, Kenzo, Naomi, dan Kiyomi datang dengan di ikuti sekitar 465 orang yang bisa bertahan di hutan tanpa nyawa.
Juro, Jiro, Kenzo, Naomi, dan Kiyomi membeti hormat kepada Manami dan kemudian di ikuti oleh 465 orang yang lain.
Melihat tekat yang masih sangat kuat dari sorot mata mereka semua, Manami merasa sangat senang. Dia tersenyum kemudian berkata.
"Bangkitlah kalian, sekarang kalian telah melewati ujian masuk untuk menjadi anggota Nightmare mafia. Aku sangat bangga karena tekat kuat yang ada di dalam diri kalian, "
"Mulai sekarang kalian telah resmi menjadi anggota Nightmare mafia. Kalian akan di berikan waktu satu hari untuk beristirahat dari luka dan letih kalian selama tiga hari kemarin lalu setelah itu kalian akan ku beri bimbingan untuk memperkuat diri,"
"Aku tidak suka adanya penghianat jadi bagi kalian yang ingin berkhianat maka siapkanlah mental kalian untuk mati mengenaskan di tangan ku, " ucap Manami sambil menyeringai.
"Aku akan memberikan sebuah tato di tubuh kalian sebagai tanda anggota dan juga sekaligus sebagai alat untuk mempermudah kultivasi kalian. Jika kalian ingin berkhianat, maka tato itu akan membunuh kalian dan membuat kalian semua tidak akan bisa lagi bereinkarnasi, " ucap Manami sambil memberi kode mata kepada Shiro.
Shiro yang tau akan kode itu, dengan sangat cepat ia menempelkan telapak tangannya kepada semua orang tanpa terkecuali Juro, Jiro, Kenzo, Naomi, Kiyomi dan Yuki.
"Kalian semua, mulai sekarang panggil aku Queen dan jangan pernah berbicara formal saat di luar misi karena kalian mulai sekarang adalah anggota keluarga ku. Kalian semua ikut aku!, " perintah Manami sambil berjalan menuju istana mawar merah.
Mereka semua sangat tersentuh dengan ucapan Queen mereka yang menganggap mereka keluarga dan bukan bawahan. Dengan penuh keyakinan dan suara yang tegas, mereka menjawab perintah Manami.
"Baik Queen!," ucap mereka penuh semangat.
Manami yang melihat semangat di diri mereka merasa sangat senang. la terus berjalan ke arah istana mawar merah di ikuti semua orang.
Setelah sampai di istana, Manami menuntun mereka semua ke lapangan pelatihan kemudian berbicara.
"Tempat ini adalah markas besar organisasi Nightmare mafia yang juga akan menjadi rumah baru kalian. Pilih kamar kalian masing masing dan jangan berebutan karena semua kamar itu sama. Setelah satu hari kalian berkumpullah di sini lagi untuk mendapat pelatihan dari ku. Sekarang kalian pergilah beristirahat. Jika ingin bertanya sesuatu, maka tanyakan saja pada Shiro. Dan juga, sarapan, makan siang dan makan malam sudah tersedia di ruang makan, kalian para perempuan yang ingin membantu memasak silakan pergi ke dapur, " ucap Manami sambil memberikan kode ke arah Shiro.
Shiro yang lagi lagi tau akan kode tuannya itu pun membelah tubuhnya menjadi 465 dan bertengger di bahu setiap orang.
"Baik Queen," ucap mereka.
"Mulai sekarang jawab semua perintah ku dengan kata Yes My Lord, pergilah beristirahat dan biasakanlah kalian dengan tempat ini!, " ucap lantang Manami yang kemudian pergi ke villanya.
"Yes, My Lord, " ucap mereka serempak lalu masuk ke kamar masing masing.
Dan di situlah belahan tubuh dari Shiro beraksi. la menjelaskan segala hal yang tidak di mengerti oleh pemilik kamar lalu menyuruh mereka untuk pergi membersihkan diri dan setelah pergi ke ruang makan.
Beberapa perempuan sengaja mempercepat kegiatan mereka membersihkan diri dan pergi membantu Yuki, Naomi dan Kiyomi memasak sarapan di dapur.
Mereka saling berkenalan dan berbincang bincang ria tanpa membedakan status ataupun kedudukan. Mereka memasak makanan dengan di selingi canda dan tawa yang membuat itu sangat menyenangkan.
Di sisi lain, terlihatlah Manami yang sedang berbaring malas malasan di sofa panjang berwarna merah sambil menonton acara tv drama Korea.
Hingga beberapa saat kenudian, datanglah Yuki yang menyuruh semuanya untuk pergi ke ruang makan, di karenakan makanan sudah siap.
Mereka pun langsung pergi menuruni tangga putih yang sedikit panjang menuju ke ruang makan.
Saat sampai di ruang makan yang sangat besar dan mewah itu, terlihatlah berbagai hidangan yang menggugah selera di sertai gelas susu dan gelas lemon tea beserta semua orang yang telah duduk di kursi masing masing.
Melihat muka bahagia semua orang yang ada di sana, Manami tersenyum dan kemudian ikut duduk di meja makan yang kemudian di susul oleh Juro, Jiro, Kenzo, Kirara, Tora, Aka, Fuki, Ryu, dan Wolf yang dalam bentuk manusia juga Yuki, Naomi dan Kiyomi.
Berbeda dengan orang lain yang ada di meja makan. Melihat Queen mereka datang, mereka bangun dari duduk dan memberi hormat kepada sang Queen.
Melihat tingkah mereka, Manami sedikit kesal kemudian berkata, " bagkitlah, sudah ku bilang kita ini keluarga jadi jangan terlalu formal, kita makan saja dulu sampai kenyang jangan sungkan sungkan untuk tambah," ucap Manami.
Mereka pun menuruti perintah Manami dan kembali duduk di kursi mereka kembali. Saat mereka ingin menolak tawaran Manami untuk makan bersama dengan sang Queen, mereka terhenti saat mendengar kalimat dari Manami.
"lni adalah perintah, kalian makan lah. Jika kalian sampai tidak makan sampai kenyang maka kalian akan mendapatkan hukuman dari ku. Sudah ku bilang kita ini adalah keluarga, maka dari itu bersikaplah layaknya sebuah keluarga," ucap Manami.
Hati semua orang yang ada di aula makan menghangat mendengar itu. Mereka pun mulai makan dan sering kali mereka tertawa karena melihat tingkah laku para hewan yang sangat lucu.
Mereka makan dengan di selingi canda tawa dan setelah selesai makan mereka kembali ke kamar masing masing untuk menyambut hari esok yang merupakan hari pelatihan.
Ada juga sebagian dari mereka yang memilih mengelilingi istana mawar merah dan sekitarnya untuk melihat lihat pemandangan indah yang ada.
Mereka sudah menjadi seperti keluarga se darah dalam satu hari dan mulai saat itulah hutan tanpa nyawa menjadi ramai akan Manusia.