Killer Scientists And Other Worlds

Killer Scientists And Other Worlds
EPISODE 92



"Hahahaaha, kak ini sangat menyenangkan tapi aku lupa menanyakan siapa nama mereka padahal kita sudah bermain lama sekali dengan mereka, " ucap putri Shiera sedikit kecewa sambil berjalan di jalan yang tadi Manami lalui.


"Kau benar, jadi kita hanya bisa mengandalkan keberuntungan untuk bermain lagi bersama mereka, " ucap putri Rika.


"Itu pun juga jika kali ini kita tidak ketahuan, " ucap putri Mika.


"Kalian ini bagaimana bisa pergi dari istana tanpa penjagaan, " ucap pangeran Raiden sambil menjewer telinga putri Rika dan putri Shiera.


"Aduh sakit, Kak Raiden kenapa kau bisa ada di sini?, " kaget mereka berdua.


"Pangeran Raiden kenapa kau bisa ada di sini?, " kaget putri Mika.


"Hah?, kenapa kalian bertanya seperti itu?, tentu saja aku ke sini untuk menjemput kalian pulang, " ucap pangeran Raiden datar sambil menyeret putri Rika dan putri Shiera dengan satu tangan dan tangan satunya ia gunakan untuk menarik putri Mika.


"huaaaaaaaa, kak Raiden maafkan kami. Kami sangat bosan di dalam istana jadi pergi keluar sebentar untuk bermain tapi gara gara lupa waktu kami jadi terlalu sore kembali, " ucap mereka bertiga meraung raung di belakang pangeran Raiden.


"Karena aku mengerti keadaan kalian saat ini aku akan memaafkan kalian tapi tak ada kata maaf untuk yang berikutnya, ingat itu, " ucap pangeran Raiden tegas.


"Baik jendral, " ucap mereka senang.


Kembali ke Manami dan kawan kawan. 🤓


"Mau nginap di mana kita?, " tanya Yuki.


"Gimana kalau di sana saja?, sepertinya tempat itu adalah sebuah penginapan plus resto deh, " usul Manami.


"Oke kalau begitu ayo ke sana, " ucap Aka memimpin jalan.


Oke skip sesampainya di penginapan.


"Kami mau memesan tiga kamar dan makan malam. Makan malamnya sekarang saja apakah ada?, " tanya Manami pada pelayan penginapan yang bertugas menerima pesanan pelanggan.


"Tuan dan nona yang terhormat, kami memiliki apa yang anda pesan. Nanti akan ada pelayan lain yang mengantar anda anda sekalian untuk pergi ke kamar yang kalian pesan dan untuk makan malam nya silakan menunggu di meja sana akan kami siapkan, oh iya tuan dan nona terhormat mau pesan makanan yang mana ya?, " jelas pelayan itu.


"Kami pesan makanan terbaik kalian, " ucap Manami datar sambil berjalan menuju kursi kosong di pojok restoran.


Beberapa saat kemudian makanan telah datang mereka pun langsung menyantap makanan itu sampai habis lalu pergi ke kamar masing masing.


Di depan kamar mereka yang bertetangga satu sama lain.


"Tuan kau hanya memesan tiga kamar apa maksud mu kami harus tidur bersama?, " tanya Aka.


"Tentu saja iya, masak tiga dari kita tidur di kamar dan sisanya di atap kan nggak mungkin, " jawab Manami.


"Lalu sekarang bagaimana kita akan membagi kamarnya?, " tanya Yuki.


"Aka dengan Fuki, Wolf dengan Ryu, aku dan Yuki bersama Tora, " jawab Manami.


"Apa?!,kenapa yang bareng tuan harus Tora dan bukan aku?, apa lagi aku malah harus tidur dengan si sengklek ini( maksudnya Fuki), " protes Aka.


"Jika kau yang tidur dengan ku maka yang terjadi adalah aku tak akan bisa tidur semalaman, " jelas Manami.


"Lalu kenapa bukan aku?, nanti kalau Tora ngapa ngapain lu gimana?, " tanya Wolf.


"Kau kan sama saja dengan Aka, lagi pula Tora akan tidur dengan kami dalam wujud binatangnya karena aku ingin memeluknya ketika tidur. Jika kau yang ada di posisi itu maka akan pebih bahaya bagi kami, " jawab Manami acuh sambil menyeret Tora memasuki kamar lalu di susul Yuki dan segera tidur karena kelelahan.


"Jangan lama lama di luar, masuk dan tidur saja, " ucap Ryu sembari menarik Wolf memasuki kamar.


Sementara Manami, Yuki, Tora, Ryu dan Fuki sudah tertidur lelap.......


"Njerrrr sialan, " gumam Aka dan Wolf lalu berusaha untuk tidur.


Skip lagi pagi hari setelah mereka selesai sarapan dan mandi di penginapan mereka meneruskan berjalan jalan di kerajaan Anshin lagi.


Di tengah jalan 🚶


"Hei, Kalian berdua kenapa sih?, dah kek panda aja tuh mata item banget, " tanya Yuki pada Aka dan Wolf yang jalan sempoyongan gara gara ga bisa tidur semalam jadi punya mata panda.


"Palingan juga ga bisa tidur, " ucap santai Manami.


"Sekate kate banget lu tuan, aku kagak bisa tidur nih gara gara Fuki kebanyakan gerak di tambah tidur pun masing ngelindur kek gini, " Aka menghentikan ucapannya lalu menyambungnya dengan gaya Fuki tadi malam.


"Ah cantik sekali, siapa tuan putri di dunia ini yang tidak akan jatuh cinta kepada aku yang cantik ini, " ucapnya dengan nada lebay milik Fuki.


"Lah kalau aku ga bisa tidur gara gara Ryu tidur nya anteng banget sampe sampe ku kira dia dah inalilahi, " ucap Wolf.


"Aku sih bisa ngertiin perasaan si Aka tapi lu Wolf, apa hubungannya tidur tenang sama nggak bisa tidur?, kan malah enak kalau teman sekamarnya tidur anteng, " ucap Manami tak habis pikir.


"Ya kan aku kagak bisa tidur sebelum main, kalau Ryu tidurnya kek orang inalilahi kan aku kagak bisa main gimana sih lu tuan, " jelas Wolf.


"Gaje banget alasan lu Wolf, sekarang cari tempat sejuk aja yuk buat dua panda istirahat sebentar, " ajak Manami.


"Ay ay kapten, " ucap semuanya menurut.


Mereka pun kemudian pergi ke daerah pinggir kerajaan tetapi nggak pinggir pinggir banget dan duduk di sebuah tempat semacam tempat wisata di mana ada danau berisi kan ikan ikan koi dan lotus juga ada jembatan di tengah tengah danau.


Mereka memilih tempat itu karena cukup sepi dan memiliki padang rumput sedikit besar di sampingnya untuk mereka beristirahat di bawah rimbunnya pohon sakura besar nan indah dengan di hiasi kelopak kelopak bunga yang berguguran.


"Hah, udara segar dengan pemandangan indah memang lah yang terbaik, " ucap Manami menikmati semilir angin yang membawa terbang kelopak kelopak bunga sakura sementara Yuki dan Fuki kesana kemari mengejar kelopak kelopak bunga yang beterbangan sedangkan Ryu dan Tora dalam keadaan seperti Manami.


Jika kalian tanya apa yang di lakukan oleh Aka dan Wolf maka jawabannya adalah ngorok jadi kebo.


"Njerr tu Yuki sama Fuki mah kek anak kecil sedangkan Aka dan Wolf baru sampai aja dah ngebo ga bangun bangun. Untung Ryu dan Tora masih normal, " gumam Manami.


Oke para reader, author kasih nih gambar pohon sakuranya😆.


Tapi cuma foto ya bukan beneran, ga punya uang buat beli yang asli soalnya wkwkwk🤣🤣