Killer Scientists And Other Worlds

Killer Scientists And Other Worlds
EPISODE 84



"Katakan yang sebenarnya atau kau akan habis, " bisik Manami menyeringai devil.


"Huhuhuhu, ternyata menantu ku adalah orang yang kejam ketika sedang marah. Bahkan auranya mampu membuat ku getar. Semoga saat nanti kau membuat istri mu marah kau tak akan terkena kesialan anak ku Raiden, " batin kaisar Jun ketakutan.


"Tapi ngomong ngomong sifat menantu ku ini sama dengan sifat istri ku Minami. Bukan cuma namanya yang mirip sepertinya sifatnya juga mirip, " batin kaisar Jun lagi.


"Ayah ibu tolong aku. Jika aku tak menuruti kemauannya maka aku akan celaka tetapi jika aku melakukan apa yang dia ingin kan maka itu akan membuat citra ku memburuk, " batin putri Mika ketakutan di tambah kesakitan karena di seret paksa oleh Manami dari taman sampai aula tanpa henti.


"Apa yang akan di lakukan oleh wanita itu sekarang?, sepertinya Manami sedang marah besar karena dia telah menghina ibu tersayangnya, " batin pangeran Daiki yang sedang duduk menyimak cerita dari kursi nya.


"Tidak ada pilihan lain. Citra bisa di buat kembali nanti dengan sangat mudah tetapi nyawa bukan lah hal yang bisa dj beli dengan harta, " batin putri Mika memutuskan.


"Jadi apakah itu benar putri Mika tentang yang di katakan oleh putri Manami?, " tanya kaisar lembut karena tau kalau putri Mika sedang kesakitan.


"Ya... Ya.... Yang mulia semua yang di katakan oleh putri Manami adalah benar. Hiks... Hiks.... Hiks maafkan hamba yang mulia, saya tidak bermaksud untuk menjelek jelek kan nama permaisuri Ayumi. Saya hanya kesal pada putri Manami karena dia selalu mendapat semua perhatian dari kalian sedangkan saya tidak. Hiks hiks hiks, bahkan saya merasa saya selalu hanya menjadi dinding yang tak pernah di pedukikan keberadaan nya, " ucap putri Mika jujur.


"Kau berani sekali kau!, nak Mika kau harus menjaga sikap mu karena di masa depan kau adalah seorang ibu negara, ibu bagi semua orang yang ada di kerajaan ini. Jangan hanya karena iri kau menjelek jelek kan ibu nak Manami karena itu tidak baik. Dan itu bukanlah sifat sejati dari seorang ibu negara. Tetapi kami juga salah karena selalu mengacuh kan mu. Jika kau mau berubah sekarang maka aku dan yang lainnya akan memperlakukan mu sama seperti nak Manami tetapi untuk sekarang kau harus menjalankan hukuman mu terlebih dahulu. Tidak boleh keluar dari kediaman mu selama empat bulan dan salin lah buku tata cara ibu negara sebanyak sepuluh kali, " ucap permaisuri Mayumi menahan amarah sebagai sesama seorang ibu.


"Ba.. Baik permaisuri, saya akan berubah menjadi orang yang lebih baik dan akan selalu mematuhi perintah anda. Saya akan segera menjalankan hukuman saya, " ucap putri Mika berhenti menangis tetapu masih duduk tersimpuh di lantai.


"Tunggu dulu. Aku belum memberi mu ijin untuk kembali karena yang kau singgung adalah ibu ku, " ucap Manami sambil berkacak pinggang.


"Ma... Maafkan aku putri Manami aku tak akan mengulangi nya lagi, tolong maaf kan saya saya akan melakukan apa pun perintah mu selagi anda mau memaafkan saya, " ucap putri Mika memohon dengan sungguh sungguh dari hatinya yang paling dalam.


Karena dapat melihat ketulusan putri Mika, Manami tersenyum tipis membuat semua orang tak menyadari akan senyumnya itu sambil membatin.


"Huh akhirnya taubat juga ni orang," batin Manami.


"Aku akan membiarkan mu pergi tapi sebelum itu aku mau memberi mu sebuah nasihat sebagai sesama wanita dan sesama calon ibu, " ucap Manami dingin.


"Kau adalah seorang calon ibu negara yang suatu hari nanti akan terkenal dan menjadi panutan semua wanita yang ada di kerajaan Anshin ini. Bayangkan saja saat kau punya seorang anak dan anak mu itu dengan tak tau malunya mengatai mu seperti layak nya kau menghina ibu ku, apakah hati mu tidak akan sakit ketika mendengar ucapan itu?, " tanya Manami tapi hanya di jawab hening oleh putri Mika padahal dj dalam hatinya ia akan merasakan sakit hati ketika di gitu kan anak nya sendiri.


"Mereka membelikan dan memberikan semua yang kau ingin kan karena mereka sayang. Kadang memang mereka marah pada mu tetapi mereka marah untuk kebaikan mu. Mereka membesarkan mu penuh dengan kemewahan bukan untuk membuat mu sombong dan kikir seperti ini. Semua makhluk hidup di dunia ini tidak ada yang sempurna kecuali Tuhan pencipta alam semesta.Jadi lah orang yang baik dan rendah hati, berbakti kepada orang tua dan menuruti semua nasihat dari mereka. Balas lah usaha mereka untuk membesarkan mu sebelum terlambat. Sayangi lah mereka melebihi kau menyayangi diri mu sendiri, "


"Bahagiakan mereka dan buat lah kenangan indah sebelum mereka tiada. Karena kau adalah orang yang termasuk beruntung di bandingkan orang orang di luar sana. Banyak dari mereka ingin melakukan hal hal yang aku sebut kan bersama orang tua mereka tapi mereka tak bisa dan hanya bisa menangis di atas makam orang tua mereka yang paling mereka cintai, "


"Kebaikan akan memberi harapan di masa depan mu. Diam bukan berarti kau lemah. Rendah hati dan lapang dada bukan berarti kau adalah orang yang mudah di tindas. Itu semua hanyalah usaha mu untuk menjadi lebih baik di masa depan dan menjadi ibu negara yang baik dan patut menjadi contoh semua rakyat mu.Oh dan satu lagi, jangan panggil aku putri Manami melainkan adik Manami karena bagaimana pun juga kau lebih tua satu tahun di atas ku, " ucap Manami tersenyum manis sambil membantu putri Mika untuk berdiri dengan kedua tangannya.


"Kau adalah orang yang sangat baik dan lapang dada dik Manami, aku akan mengingat semua nasihat mu dan akan belajar menjadi ibu negara yang baik dan patut menjadi contoh untuk semua orang. Kau membuka hati ku dan memurnikannya menjadi lebih baik, aku ingin mengobrol banyak hal dengan mu setelah aku selesai menjalan kan hukuman ku. Ku harap kau tidak pergi terlalu lama dan kembali untuk mengobrol panjang dengan ku nantinya, " ucap tulus putri Mika kepada Manami sambil tersenyum manis bahkan paling manis dari senyumannya dari lahir ( lebay amat sih authornya).


"Tentu aku akan menunggunya, saat hari itu tiba mari mengibrol lama tentang kita dan bermain bersama dengan yang lainnya. Kita bahkan bisa nonton film horor sekali lagi jika kau mau," ucap Manami menanggapi.


"Is nggak mau ah aku masih ketakutan gara gara yang kemarin, " ucap jujur putri Mika.


"Ih kakak penakut banget sih, aku aja pernah liat saat tengah malam, jumat keliwon lagi, " ucap Manami tertawa kecil.


"Karena urusan kami sudah selesai kami akan pergi dari sini, silakan kalian lanjutkan rapat nya dan juga kami mohon maaf atas tindakan kami yang membuat rapat anda sekalian tertunda, " ucap Manami dan putri Mika tunduk hormat lalu pergi dari aula mengerjakan aktivitas mereka masing masing.


..............................................................................


Sosok ibu adalah bagian terpenting dalam hidup kita. Jika bisa bertemu dengan sosoknya lagi author ingin mengucapkan banyak banyak minta maaf dan terimakasih akan semua hal yang ia lakukan untuk author.


Tetapi sekarang yang author bisa lakukan hanyalah rajin beribadah dan mendoakan nya agar ada di sisi Allah dan suatu saat nanti kami di pertemukan di surga Nya Allah huma aminπŸ˜‡πŸ€—


Maaf ya kalau menurut kalian para reader author lebay banget. Tapi sebagai seorang anak pasti akan sedih jika di tinggal sosok ibu dan tak akan bisa bertemu dengan nya lagi.


Author jadi keinget saat saat bahagia author sama ibunya author saat ngetik bagian episode ini jadi sekalian aja curhat. Jika merasa terlalu lebay para reader boleh nggak baca alias di lewatin aja kan gampang. πŸ˜πŸ™πŸ™


Sekian dari author ada salah mohon di maafkan ya dansampai jumpa di episode selanjutnya bye byeπŸ˜˜πŸ‘‹