Killer Scientists And Other Worlds

Killer Scientists And Other Worlds
EPISODE 103



"Kalau begitu bukankah berarti kau egois tuan?, " tanya Ryu dan Tora barengan.


"Hahahaha egois?, apa kalian tidak lihat aku ini makhluk paling egois di muka bumi ini?, aku ingin sekali pulang tapi aku takut untuk pulang terus gimana lagi?, " ucap Manami tertawa miris membuat kawan kawannya hanya bisa diam membisu dalam keadaan kasihan.


"Tuan kau memang adalah orang yang paling egois dari yang egois di mata ku, tapi aku tau kau hanya tak ingin hati mu terluka kembali, " batin Tora dan kawan kawan.


"Apakah kalian semua sudah mendapat kabar tentang nya?, " tanya pangeran Raiden pada bawahannya.


"Ampun yang mulia pangeran, kami sudah mencari keberadaan putri Manami di mana mana tetapi masih belum juga ketemu, " ucap si bawahan takut di marahi.


"Hmmm, kalau begitu aku mau tanya pada kalian. Apakah kalian tau markas dari organisasi Nightmare mafia?, " tanya pangeran Raiden dingin dan datar pada bawahannya.


"Hah?, apakah maksud anda adalah markas organisasi pembunuh bayaran terhebat itu yang mulia?, " tanya si bawahan meyakinkan pemikiran nya.


"Ya, " jawab singkat, padat, dan jelas pangeran Raiden.


"Ternyata benar. Maaf kalau soal itu hamba tidak lah tau apa pun yang mulia. Semua orang kecuali para anggota Nightmare mafia tidak ada yang mengetahui keberadaan markas mereka, "


"Bahkan setelah beberapa kerajaan menyuruh prajurit terhebat nya untuk mengikuti dan mencari tau markas dari Nightmare mafia semua kembali dengan tangan kosong, " jelas si bawahan panjang kali lebar.


"Hmmmm begitu kah?, kita kan belum mencoba nya jadi mana kita tau hasilnya nanti. Sekarang suruh beberapa orang untuk ikut dengan mu mencari keberadaan markas mereka!," perintah pangeran Raiden.


"Baik yang mulia. Tapi kalau boleh tau kenapa anda sangat tertarik dengan markas mereka yang mulia?, " kepo si bawahan.


"Aku merasa bahwa Manami ada di oleh karena itu aku menyuruh mu mencari markas itu. Sekarang pergi dan laksanakan tugas mu!, " perintah pangeran Raiden tegas.


"Baik pangeran saya pamit undur diri, " ucap si bawahan tunduk hormat lalu menghilang dari sana.


DALAM LAMUNAN 💭💭


"Kalau begitu kakak berikan ciuman ini untuk hadiah ulang tahun mu, cup, "


☝Oke jadi itu isi pikiran nya si putri Shiera pas lagi ngelamun ya guys, oke lanjut.


"Apa yang di maksud Queen tadi?, apakah Queen adalah kak Manami?, "


"Tapi masak sih?, bukan kah Queen mereka itu terkenal karena kultivasi nya yang tinggi tetapi tidak ada yang bisa mengetahui tingkatnya?, "


"Sedangkan kak Manami kan terkenal kalau tidak bisa berkultivasi?, aaaaaaa Queen maksudnya apa sih panggil diri sendiri kakak?, "


"Aaaaaaa pusing sendiri kepala ku, mungkin Queen hanya asal bicara untuk menenangkan ku lebih baik aku tidur saja, mungkin lho ya, " ucap putri Shiera bicara sendiri setelah itu memutuskan untuk tidur karena hari sudah malam.


"Hah, pulang kah?, aku bertanya tanya jika dia tau kalau aku ini adalah orang yang sangat egois akan memilih untuk meninggalkan ku atau terus bersama diri ku, "


"Heh palingan juga dia lebih memilih pergi dari pada tetap menungguku. Siapa sih peria di dunia ini yang mau dengan orang yang sangat egois seperti ku, apa lagi kalau orang itu memiliki banyak wanita yang setia menunggu di luar sana," gumam Manami tersenyum miris sebelum akhirnya hanyut di dunia mimpi.


"Nak cepat lah kembali ibu sangat merindukan mu, " gumam para ibu Manami.


"Kakak cepatlah pulang kami merindukan mu, " batin para adik Manami.


"Adik cepatlah pulang dan kita akan bermain nanti sampai sore, " batin para kakak Manami.


"Nak cepatlah pulang kami semua sangat merindukan mu, " batin kedua ayah Manami.


"Ngomong ngomong hal penting apa sih yang ku lupakan?, bikin greget aja. Aaaaaa sebagai kaisar yang terhormat bagaimana bisa aku melupakan sesuatu yang sangat penting ini, dasar otak tua suka pikun, " kesal kaisar Dai pada dirinya sendiri.


Kaisar Jun : Ya kan kalau nggak pikun dari kecil namanya bukan author thornado tapi author thornadi😂.


Author : Bisa ae lu ngomong nya. Udah ah lanjut jangan banyak omong ga enak di denger😒.


Ok abaikan yang di atas dan kita lanjut cerita.


Pagi hari setelah pesta ulang tahun putri Shiera dan setelah malam yang penuh dengan orang ngebatin. ( Awas ati ati terlalu banyak ngebatin tuh ga baik tau😂 )


Para tamu undangan yang kemarin menghadiri pesta ulang tahun putri Shiera mulai pada kembali ke rumah masing masing setelah sarapan bersama begitu juga dengan Manami dan kawan kawannya.


"Kalau begitu kami pergi dulu kaisar Jun, semoga selalu sehat, " ucap singkat Manami sebagai basa basi lalu segera menghilang dari hadapan kaisar Jun dengan yang lainnya.


Oke kita pergi ke markas organisasi Nightmare vila Manami di hutan tanpa nyawa, kita capcus 🏃💨


"Hello everybody my inces yang paling cuantek, cute, dan hebat cambek nih, mana sambutannya?, mana red karpetnya?!," teriak Manami sambil memasuki vila.


"Rin jangan teriak teriak nanti semua penghuni hutan pada kabur gara gara suara menggelegar mu itu, " ucap Naomi sambil menghampiri Manami yang sedang dalam perjalanan duduk di sofa sambil membawa segelas jus mangga segar.


"Rin kau sudah kembali?, bagaimana pestanya?," tanya Midori baru nongol sambil bawa satu nampan jus mangga untuk Manami dan kawan kawan.


"Wah Midori kami bersenang senang kok. Sekarang sudah mulai bisa bicara santuy nih, " goda Manami.


"Siapa dulu yang ngajarin kita gitu loh, " ucap Kiyomi sombong sambil nongol bawa camilan.


"Ye elah sombong bener jadi orang. Udah ah mending nonton tv aja dari pada denger kesombongan lu pada, " ucap Manami lalu nonton tv seperti biasanya.


"Los Dol ndang lanjut leh mu Whatapp an


cek paket datane, yen entek tak tukokne


tenan dik elingo yen mantan nakokne


iku ora rindu,


nanging kangen kringet bareng awakmu," celoteh Kiyomi nyanyi.


Note: judul lagu ' los dol '


"Jangan nyanyi suara lu kek kaca pecah tau ga sih, " sinis Manami.


"Iya tuh ga ada bagus bagusnya, " timpal Aka.


"Wis jahat bener jadi orang, " ucap Kiyomi sok mendramatisir.


"Jangan sok sok an drama, ngomong ngomong sejak kapan lu bisa nyanyi lagu dangdut koplo kek gitu?, " tanya Wolf mrngintrogasi.


"Oh sejak beberapa hari yang lalu, " jawab Kiyomi santuy duduk sambil cari harta karun.


"Dasar ga ada akhlak, " ucap Wolf tak habis pikir.


"Gue orang cantik orang baik gue sabar 😌, " ucap Kiyomi.