Alex

Alex
bab 73



Sejak mulai hamil Alex maunya cuma masakannya Bi Supi. Karena itu diam-diam Bang Harris sering nyuri Bi Supi dari rumah mertuanya tiap kali jam makan siang. Karena orang tua Alex juga belum pada tau kalau putrinya kembali hamil. Bang Harris hanya memberitau Bi Supi dan memintanya berjanji untuk tidak bercerita kepada siapapun perihal kehamilan Alex dan Bang Haris yang akan selalu menculiknya di jam makan siang.


Akhirnya setiap hari Bang Harris harus mondar-mandir jemputin Bi Supi dari rumah orang tuanya Chacha. Karena kebetulan se arah dari kantor jadi si abang bisa  menjemput Bi Supi sendiri  sekalian dia pulang untuk menengon istrinya, kadang pas baliknya aja Bi Supi akan di antar supir karena biasanya Alex masih ingin di temani si bibi ketika bang Harris harus kembali ke kantor.


"Jangan bosen-bosen, Ya Bi. " kadang Bang Harris sampai gak enak karena harus pinjam terus pengurus rumah ibu mertuanya.


"Enggak, Bang"____"Bang Harris nya juga gak rewel kok buat di urusin."


"Bibi itu ke sini buat ngurusin Chacha bukan Bang Harris," sahut Alex yang baru ikut gabung di pantry sambil nungguin si simbok yang baru bikinin minuman buat Bang Harris dan nyiapin makanan untuknya seperti biasa.


Bang Harris ikut mengambil sendok dan makan dari piring Alex yang juga baru di bawa sama si Bi Supi. Menurut pengamatan Bi Supi kayaknya Bang Harris juga suka makan apa aja yang non Chacha nya makan.


Bi supi memang seneng kalau ngelihatin mereka berdua, meski Bang Nugie sering curhat buat ngomelin mereka berdua tapi Bi Supi tau kalau Bang Harris sayang banget sama non Chacha nya. Walau kadang Bang Harris  masih sering kurang bisa ngelihat tempat kalau lagi deket sama istrinya. Mungkin karena lama tinggal di luar negri jadi rasanya dia udah biasa aja saat nyium istrinya di depan orang-orang rumahnya, sampai kadang para baby sitter mereka yang harus lebih tau diri dan menyingkir pelan-pelan.


Kalau Bi Supi sepertinya dia sudah mulai kebal ngelihat tingkah pasangan muda yang kayak masih samasekali gak mau pisah itu. Dulu aja pas masa awal-awal si Bibi juga sering agak syok pas ngelihatin cara Bang Harris sekedar merhatiin Nonanya, tapi sekarang dia sudah ter biasa dan lebih suka menganggapnya manis dan lucu karena tidak setiap pasangan bisa seperti mereka. Bang Harris memang seperti itu orangnya dia hanya bersikap apa adanya tidak pernah sok jaim sama sekali dan dia akan mengatakan apapu seperti apa yang dia pikirkan.


Ter lepas dari itu semua ternyata biarpun gantengnya kayak gitu Bang Harris gampang di urusin, makan apa aja dia mau. Bahkan makanan yg belum pernah dia lihatpun kalau surun nyoba pasti mau aja gak penah nolak, makanya Bi supi juga seneng ngurusin si Abang. Kadang Bi Supi juga jadi sering ke inget sama Bang Nugie, karena sebenarnya mereka agak mirip meskipun belakangan jadi sering gak akur.


Bi Supi masih ngelihatin Bang Harris yang masih ikut ambil makanan dari piring Alex dan sesekali sambil mencium pipi istrinya seolah itu hal wajar yang sudah sangat biasa. Bahkan sangking sudah biasanya Alex sampai sudah gak pernah protes lagi.


"Sini kalau Abang juga mau, Bibi bikinin sendiri."


Karena dari tadi ngelihatin Bang Harris ngambiin makanan dari piring Chacha makanya si Bibi buru-buru ngambilin piring sendiri buat Bang Harris.


"Sudah Bi ini aja gak papa," jawab si abang cuma senyum. sambil ngecup pipi Alex bentar pas dikiranya ngerunduk mau ambil makanannya lagi.


Sebenarnya Bibi di sini mau ngurusin Bang Haris apa ngurusin Chacah sih?" protes Chacha untuk kesekian kalinya.


"Eh, si Non Chacah kayaknya jadi cemburuan ya Bang, " goda si Bibi.


"Biar aja bi kayaknya nanti bayinya bakal kayak Bang Haris. "


Biasanya yang suka cemburu itu justru Bang Harris, tapi cemburunya cuma sama bang Nugie. Sampai kadang mereka semua cuma bisa geleng-geleng. Padahal dulu waktu masih temenan mereka akur -akur aja, tapi sekarang pas udah jadi saudara malah pada suka ribut. padahal kadang yang mereka ributun jiga cuma hal sepele yang gak masuk akal.


Mirra yang sering khawatir kalu ngelihat mereka berdua lagi marahan sampai gak mau ngomong kayak anak kecil tapi kalau Alex sendiri kayaknya malah lebih  nyantai. Menurutnya biar aja mereka tengkar nanti juga baikan lagi, meski belakangan ini lebih sering tengkarnya dari pada baikannya. Untung  sekarang Bang Nugie tinggalnnya jauh jadi gak hari-hari lagi ributnya. Ya, walaupun Alex akhirnya mulai rindu juga sama abangnya. Dia memang harus lebih bersabar lagi sampai nanti Bang Harris membawanya ikut pinda kesana seperti janjinya waktu itu. bahkan Alex juga gak peduli kalau mungkin nanti di sana mereka bakal sering ribut lagi.


Menurut Alex mereka berdua itu ributnya lucu, meskipun Alex tau Bang Nugie marahnya beneran pas tau dia hamil lagi kemarin.


Alex sadar mereka berdua kadang memang keterlaluan bahkan sampai saat ini  Alex juga belum berani memberitau ibunya jika dirinya sudah hamil lagi.


"Kita akan segera memberi taunya, " jawab Bang Harris enteng.


"Tidak-tidak sekarang, aku belum siap, " geleng Alex.


"Apa masalahnya, kau hamil karena suamimu dan tidak ada yang buruk dari hal itu kau tidak perlu khawatir,  orang tua pasti akan mengerti."


"Aku tidak mau merka juga menyalahkan, bang Harris. "


"Oh, Alex, aku suamimu, aku yang membuat putri mereka berulang kali mengandung anakku, mungkin mereka akan sedikit kesal, tapi akubtaunmereka juga akan segera memaafkanku," Bang Harris merunduk untuk encium perut Alex yang masih rata," tapi jika mereka melarangku aku yang akan membawamu kabur, hanya kita berdua."


"Kita sudah menikah, Bang, kau tidak perlu membawaku kabur,  jangan berlebihan." keluh Alex pura-pura acuh pas tau bang Harris hanya sedang merayu.


"Dari dulu aku memang ingin membawamu kabur untuk diriku sendiri, " Bang Harris kembali merangkak keatas tempat tidur untuk mengecup kening Alex dan kembali membiarkannya meringkuk di pelukannya karena Alex jadi sering kembali menggigil tiap malam dan menjelang pagi. Sama seperti saat kehamilan pertamanya dulu tapi sekarang Alex jauh lebih menyenangkan.


"Jika dia anak laki-laki, nanti Bang Nugie yang akan memberi nama. "


"Bagaimana jika dia ingin membalas dendam padaku, " canda Bang Harris.


"Kau boleh membuatku hamil lagi biar dia tambah kesal," canda Alex dan mereka kembali tertawa.


"Kenapa kau selalu ribut dengannya?"


"Aku juga tidak tau, kenapa Nugie masih suka ribut meskipun aku sudah menikahimu. "


"Kau boleh menculikku," kata Alex ketika mendongak untuk melihat suaminya.


"Aku selalu ingin melakukan itu dari dulu."


"Aku menyesal kau tidak melakukannya, dari dulu."


"Sungguh aku tidak bisa membayangkan bagaimana jika aku membuatmu hamil di usia tujuh belas tahun, mungkin Bang Nugie akan langsung menembak kepalaku. "


"Mungkin kau benar, karena itu dia bersikeras untuk memisahkan kita."___"kau memang sama sekali tidak bisa menjaga diri! "


Jangan lupa like, ya. karena dukungan kalian sangat berharga bagi penulis.