
"Kita tidak bisa ikut campur dalam masalah seperti ini, Alex," kata Bang Harris setelah Alex mengutarakan semua kekhawatirannya.
Bang Harris coba membawa santai masalah ini agar istrinya lebih rileks, karena dia jenuh dari tadi hanya melihat Alex yang mondar-mandir di depannya sambil bicara. Seolah mereka sedang ada dalam rapat, dengan Alex yang sedang mempresentasikan gagasanya untuk meyakinkan dewan direksi. Hal yang sudah sering kali Bang Harris lihat di kantor dan kadang dia juga kesal jika beberapa kliennya justru asik memperhatikan gerakan istrinya. Apa lagi Alex memang bisa sangat mengganggu mata laki-laki.
"Ayolah, Bang coba pikirkan sesuatu, jangan malah cuma melihatku seperti itu, " protes Alex agak kesal karena sepertinya dia sudah banyak bicara tapi bang Harris nya justru konsentrasinya entah jauh kemana.
"Baik Evan dan Brandon mereka berdua sama-sama adikku, dan aku yakin Mini juga akan memiliki alasannya sendiri."
"Bagaimana Abang bisa yakin Mini sudah cukup dewasa untuk membuat keputusan sebesar ini?"
Bang Harris hanya menghela nafas sambil mengedikkan bahu, "Kau benar, tentang seharusnya mereka memang tidak terburu-buru."
"Apa lagi Abang juga tau sendiri, gadis itu sedang dalam kondisi sangat tertekan."
"Berhentilah memikirkan mereka dulu dan kemarilah, " Bang Harris justru mengulur kan tangannya untuk menarik Alex, "apa kau tidak peduli jika aku juga sedang tertekan karena menyaksikanmu menjadi tontonya banyak mata pria hari ini."
"Apa, yang Abang bicarakan? " tolak Alex, dan merasa konyol saja dengan perkataan Bang Harris barusan, "apa Abang sedang demam? "
Alex justru duduk di pangkuannya sambil menempelkan telapak tangan di dahi si Abang yang nyatanya baik-baik saja.
"Apa tidak boleh aku marah dengan pria-pria yang memandangi tubuh istriku."
"Ingat, aku bekerja untukmu, dan mereka semua adalah rekan bisnismu! " sungguh Alex merasa konyol jika hal seperti itu membuat Bang Harris kesal.
Alex memang selalu berhasil menarik perhatian tiap kali mempresentasikan ide-idenya dan jelas itu juga bukan hanya karena mulut cerdasnya yang pandai meyakinkan investor, karena kebanyakan rekan bisnis bang Harris juga sering dibuat susah berkedip. Apalagi Alex sering menolak memperkenalkan dirinya sebagai istrinya, dengan alasan untuk menjaga profesionalitas dan Alex tidak mau orang meremehkan kemampuannya.
"Apa Abang ingin aku berkaca mata tebal dan berdandan jelek saja, biar suamiku tidak kurus karena cemburu? " goda Alex sebelum kemudian mencium Bang Harris lebih dulu.
"Terima kasih Abang selalu mendukungku," bisiknya sambil meraba bekas luka melintang di dada suaminya," Andai Abang tau betapa bersyukur diriku sudah memilikimu."
"Jangan membual, karena aku ingin kau membuktikannya tidak hanya sekedar bicara dengan mulut manismu! " tegas Bang Haris ketika sudah menjatuhkan Alex ke tempat tidur dan tersenyum licik, tapi sayang Bang Harris memang terlalu mengoda untuk tidak di turuti kemauannya.
"Tapi apa Abang mau berjanji dulu untuk membantu Mini?"
"Jangan konyol, Alex! "____" sungguh aku sedang tidak ingin membahasnya sekarang! " tolak Bang Harris.
*****
Kecemasan Alex memang cukup beralasan dan seharusnya Brandon juga tidak diam saja jika memang dia peduli. Sebenarnya Alex juga kenal Evan dengan baik, dan dia juga bukan pilihan yang buruk untuk Mini. Tapi tetap saja Mini masih terlalu muda untuk sebuah pernikahan. Dia belum genap delapan belas tahun, dan baru saja kehilangan kakek dan neneknya di hari yang sama. Pasti itu juga masih menjadi sesuatu yang tidak mudah untuk di tanggung seorang gadis muda yang juga sedang merasa sebatang kara. Karena bisa jadi dia sendiri juga masih belum sepenuhnya mengerti dengan apa yang dia inginkan.
Alex sudah menganggap Mini seperti adik perempuannya sendiri, karena itu dia benar-benar ikut cemas kali ini. Alex segera berpikir mungkin dia bisa menemui Brandon besok dan coba mengajaknya bicara, walaupun Alex sendiri tidak yakin apa orang seperti Brandon mau mendengarkannya. Tapi Alex tau jika pemuda itu yang sebenarnya paling peduli dengan Mini.
***
Dukung aku dengan Like... Like...
dan bantu promo di media sosial kalian....