
Bohong jika Chacha agak kecewa pas dengar Bang Harris udah balik ke UK, selain itu kayaknya Bang Nugie juga gak banyak cerita. Bahkan Chacha baru dengernya malah dari Bang Nolan yang gak tau apa-apa trus langsung nyeletuk.
"Masak Bang Nugie gak ngasih tau kalau Bang Haris sudah balik sejak seminggu lalu? "
"Kalau udah tau ngapain Chacha masih nanya sama Abang, " kilah Chacha agak kesal karena sebelumnya dia sempat berharap Bang Haris bakal ngasih tau, bukannya langsung ngilang begitu aja setelah sok manis ngasih-ngasih cincin segala. Normal aja kalau Chacha jadi kesel kayak gini.
"Eh, tapi ngapain nanya-nanyain Bang Harris?"
"Nanya aja, Bang...biasanya Chacha juga nanyain Bang Nolan."
"Tapi kan Bang nolan gak ganteng kayak Bang Harris, Jangan-jangan Alex suka, ya??? " jahil khas Bang Nolan sambil iseng pura-pura ngoreksi tingkah Chacha.
" Makanya Chacha nyesel karena udah gak bisa ngelihatin lagi lama-lama itu muka gantengnya!" ketus Chacha biar Bang Nolan tambah puas ngejekinnya.
"Nanti Bang Nolan sampein ke Bang Harris kalau Alex mau ngelihatin muka gantengnya lama-lama."
"Sekalian suruh pulang aja, Bang, bilangin Chacha kangen. "
"Perginya juga baru kemarin masak sudah kangen, apa gak keberatan itu istilahnya? "
Chacha kira Bang Nolan cuma becanda dan sama sekali gak bakalan ngira kalau si abang super iseng itu malah nulis pesannya di grup chat teman-teman kampusnya. Jadi otamatis bang Nugie juga bakal ikut baca. Karena itu bang Harris juga gak berani ngasih respon, meski dia tau pasti Alex akan kecewa karena ngerasa selalu di cuekin, bahkan saat dia sengaja nandain Bang Harris di beberapa postingan media sosialnya. Padahal kadang bang Harris justru bisa baca berulang-ulang itu semua pesan-pesan konyol Alex, yang juga sempat jadi trending becandaan teman-teman kampusnya.
Sayangnya Chacha gak bakal pernah ngerti semua itu, dan hanya bisa merasa hidupnya paling menderita karena tiap kali dia hanya bisa mandangi cincin kebesaran di jari jempolnya sambil ngomel-ngomel karena yang punya kayak gak punya hati sama sekali, dan udah gak peduli.
Bang Harris masih ingat rekaman suara yang dinkirim Mira dan sudah dia dengar berulang-ulang, pas itu Mira nanya...
"Jadi beneran biarpun Bang Haris miskin Chacha tetap mau? "
"Bahkan pas baru pertama ketemu dan Chacha taunya dia cuma Abang Ojol aja Chacha udah mau kalau di ajak kawin lari sama dia."
"Ah, serius...bukannyan pas itu kamu yang bawa lari makanannya tanpa permisi? " Mira pura-pura gak pecaya.
"Itu karena Chacha belum mandi aja, makanya pingin buru-buru kabur aja pas lihat cowok ganteng. "
Memang beneran Chacha belum mandi saat itu tapi apa dia tau kalau menurut Bang Harris adiknya Bang Nugie tetap cantik sampai si abang juga gak nyadar kalau itu bocah sudah ngambil tas karton dari tangannya tanpa permisi atau nanya. Sebenarnya kalu dipikir ulang waktu itu mungkin mereka berdua lagi sama-sama lemotnya kayak si Mira.
"Trus sekarang maunya Chacha apa? "
"Maunya Chacha, Bang Haris jadi Ojol aja biar perginya gak jauh-jauh dari Chacha."
"Trus kalau Chacha kangen, dia bisa siap delivery dua puluh empat jam buat Chacah."
"Lo pikir Bang Harris menu angkringan yang siap delivery duapuluh empat jam? "