To Be A Continue

To Be A Continue
Gak Usah di Tahan?



Alvaro keluar dengan menggendong Angela. Begitu mereka keluar, Angela yang melihat sang bunda langsung berteriak memanggil Chika.


"Bunda!" teriak Angela. Sontak saja Chika, Fara dan juga Jordan menoleh ke arah Angela.


"Alva!" Fara bingung saat melihat Alvaro menggendong anak gadis yang memanggil Chika dengan sebutan "Bunda".


"Heh, tunggu! urusan kita belum selesai" Fara lagi-lagi menarik tangan Chika. Namun Chika langsung melepasnya.


"Jangan sok kenal dengan saya!" ucap Chika.


Chika pergi menghampiri Angela. Lalu, ia mengambil Angela dari gendongan Alvaro. Tanpa sepatah kata, Chika langsung pergi sambil menggendong Angela. Tatapan Chika berubah menjadi sinis ke Alvaro dan juga Fara.


"Ayo, kita balik ke kantor. Hanya membuang waktu saja meladeni orang tidak penting" ucap Chika sambil melirik ke arah Fara.


"What?! Siapa dia? sampai berani menyuruh artis papan atas. Kantor? jadi buat aku penasaran" batin Fara.


Jordan melirik ke arah Alvaro. Tatapan mereka saling bertemu. Lalu, Jordan melemparkan senyuman sinis Nya pada Alvaro.


Alvaro semakin emosi saat melihat Chika bersama Jordan yang sejak awal, Jordan adalah saingannya. Alvaro kembali ke ruangan tanpa mempedulikan Fara.


Tidak cukup sampai di situ. Fara mengikuti Alvaro ke ruangannya. Di ruang Staf, tidak hanya Gita dan Rika yang melihat Alvaro dengan perempuan lain selain sahabatnya. Joshua yang pernah di tolak cintanya karena Alvaro juga melihat. Joshua geram melihat mereka. Ia yakin, Chika saat ini sedang sakit hati.


"Ih, gila ya Pak Alva. Udah nikah sama Chika malah bawa cewek lain coba" bisik Gita.


"Iya ih, ternyata Pak Alva gak sebaik rupanya ya" Rika ikut berbisik di telinga Gita.


"Hush, sudah-sudah. Udah siang bukannya pada pulang malah ngegosip aja. Mending bantu aku ngerjain tugas aku nih" Joshua mencoba mengganggu Rika dan Gita.


***


"Menangis aja kalo ingin menangis. Gak usah di tahan-tahan" ucap Jordan. Seketika itu tangisan Chika tumpah.


"Kenapa aku harus merasakan kekecewaan lagi? Kenapa hal itu harus terulang lagi?" Chika menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


"Apa karena perempuan itu kamu kabur dari rumah?" tanya Jordan. Chika menganggukkan kepalanya.


"Aku melihat mereka berpelukan di restoran milik Varo kemarin" ucap Chika. Jordan semakin kesal mendengarnya.


Begitu sampai rumah Chika. Jordan kembali pergi meminjam mobil milik Chika. Jordan balik ke sekolah Angela.


Begitu sampai, Jordan langsung mengarah ke ruangan Alvaro. Jordan melihat Alvaro dengan Fara di ruangan tersebut.


Jordan langsung melemparkan kepalan tangannya tepat di wajah Alvaro. Fara terkejut melihat aksi Jordan. Begitupun orang-orang yang menyaksikan dari celah jendela kaca.


"Gue udah peringati ke


lo! untuk tidak menyakiti Chika! Tapi, lo! lo malah asik-asik dengan cewek lain!" Jordan menarik kerah baju Alvaro.


"Aku bisa jelasin!" jawab Alvaro sambil menahan sakitnya.


"Lo mau jelasin apa? udah jelas lo asik berduaan disini sama cewek lain. Tanpa memikirkan perasaan istri lo di luar sana!" Jordan kembali memukul Alvaro.


"Sekali lagi lo buat Chika nangis! Gue gak akan segan-segan untuk merebut Chika dari lo!" ucap Jordan lagi.


Tanpa Jordan ketahui, Fara merekam aksi Jordan dan mengunggahnya di media sosial. Jordan keluar dari ruangan Alvaro. Begitu keluar sudah ada beberapa orang yang mengantri di depan jendela.