To Be A Continue

To Be A Continue
Oma Opa?



Sepulangnya daru rumah sakit, Chika mengantar Angela ke sekolah. Dengan Style berwarna pink.



"Bunda, hari ini Angel mau ke rumah oma sama opa boleh ya" pinta Angela.


"Nanti bunda bilang ke ayah ya. Sekarang kamu masuk kelas dulu. Oke sayang" Chika mengelus kepala Angela.


"Anak ayah, ceria banget hari ini" Alvaro yang baru datang langsung menyapa anaknya.


"Ayah, hari ini Angel mau ke rumah oma opa. Angel kangen" ucap Angela.


"Boleh, nanti bareng ayah ya" jawab Alvaro.


Chika dan Alvaro mengantar Angela masuk ke sekolah. Alvaro merangkul selayaknya suami istri yang mengantar anaknya.


"Aku mau ke ruangan Staf dulu ya. Mau ketemu Rika sama Gita" kata Chika.


"Mau ketemu Rika Gita atau mau ketemu Joshua?" Alvaro mulai.


"Rika Gita sayang" Chika tersenyum.


"Awas ya jangan dekat-dekat Joshua" kata Alvaro. Chika mencubit kedua pipi Alvaro dan tersenyum.


Saat masuk ke ruang Staf kedua sahabatnya sudah memasang wajah serius. Keduanya secara bersamaan berdiri dan menatap Chika.


"Chika!" teriak keduanya.


"Aduh, masih pagi ih jangan teriak-teriak. Kuping aku masih normal tau" Chika menutup kedua kupingnya.


"Jelasin ini maksudnya apa? Sama ini juga" Rika menunjukan Video kejadian saat Jordan menangkap Chika yang jatuh pingsan dan Gita menunjukkan update sosial media Jordan yang terlihat seorang ibu yang menggunakan daster sedang menggendong anak dengan wajah yang ditutupi dan dengan caption "Aku mencintaimu sepenuh hatiku. Walau aku tau kamu bukanlah untukku. Takkan bisa ku memilikimu"


"Terus, jelasin hubungan kamu sama Pak Alva! Kenapa Angela bisa menyebutnya dengan panggilan ayah" tanya Rika.


"Bukannya waktu itu kamu bilang Pak Alva hanya mantan kamu?" Lanjut Gita bertanya.


"Iya, dia memang mantan aku. Tapi aku gak mungkin selamanya menutupi kenyataan bahwa dia ayah kandung Angela" Seketika Rika dan Gita berteriak histeris.


Dari balik jendela, Alvaro mengintip ke arah Chika. Hingga sebuah kepala yang ikut mengintip Alvaro dari luar mampu membuat Alvaro terkejut. Lalu, orang itu masuk ke ruang Alvaro.


"Chika? dia masih asik kok sama Rika Gita. Tenang aja" ucap orang yang telah mengejutkan Alvaro.


"Tenang aja, Chika gak ada perasaan apapun kok sama gue dan sekarang gue juga udah mulai merelakan dia. Tapi, kalo dia sedih ya gue pasti akan ada di sampingnya" ucapnya lagi.


"Oh iya, ini berkas bulan ini" Joshua tersenyum.


Setelah mengantar Angela dan berbincang dengan kedua sahabatnya. Chika kembali pulang. Ia mengambil cuti selama sebulan.


Sebelum pulang Chika mampir ke ruangan Alvaro. Chika tersenyum pada Alvaro dan mendekatinya.


"Aku pulang ya. Nanti kalo udah di rumah Tuan Ebrahim kabari aku" kata Chika.


"Kenapa buru-buru banget sih? kamu mau ketemuan ya sama si Jordan" Lagi-lagi Alvaro membuat Chika tersenyum.


"Kamu tuh lucu banget deh kalo lagi cemburu. Perasaan dulu kamu gak pernah cemburu kayak gini deh" Chika mencubit kedua pipi Alvaro.


Kedekatan Chika membuat Alvaro ingin menciumnya. Tatapan mereka saling bertemu. Hasrat Alvaro pun tak tertahankan. Ia mencium bibir manis Chika. Namun dengan cepat Chika melepasnya.


"Udah ah, nanti kalo ada yang lihat gimana?" ucap Chika.