
Wenda menyarankan agar Fara diposisikan ke bagian Pemasaran melalui Sosial Media. Melihat Fara memiliki keahlian di bidang tersebut. Chika mempercayakan semuanya pada Wenda.
Tugas Fara memasarkan talent yang bergabung di Bee Entertainment dan juga memegang kendali sosial media para talent.
Tak seperti perkiraan Chika. Nyatanya hingga sore hari pekerjaannya masih belum selesai. Chika masih membantu Laras untuk menyelesaikan permasalahannya.
Wenda menyusul Chika ke ruangan Laras. Ternyata Alvaro bersama ketiga anak kembar mereka. Chika meminta Wenda untuk menyampaikan ke Alvaro untuk menunggunya sebentar.
"Oke, sudah selesai. Sisanya biar nanti aku yang menyelesaikannya bersama Shena dan Wenda. Kamu pulang saja dulu Karin sama Yesi pasti sudah menunggumu pulang" kata Chika.
"Gak apa-apa kak. Aku sudah izin sama Fathan akan pulang terlambat." tak lama pintu ruangan Laras terbuka.
"Mami!" teriak Yesi.
"Fathan" sapa Chika.
"Maaf ya, Laras jadi pulang terlambat" sambung Chika.
"Iya gak apa-apa kakak ipar." kata Fathan.
"Aku kesini bawa anak-anak gak apa-apakan?" tanya Fathan.
"Santai aja kali, Alvaro juga suka main kesini. Dia lagi ada di ruangan aku tuh sama anak-anak." kata Chika.
"Iya kak, Angel aku ajak gak mau. Dia lagi asik main sama Shafa Rena." jawab Fathan.
"Yuk, keruangan aku. Biar anak-anak bisa main bareng." ajak Chika.
"Aku ke ruangan dulu ya. Ada Shena tuh lagi nyiapin berkas buat besok." sambung Chika.
Chika mengajak Fathan dan kedua anak mereka ke ruangannya. Baru saja Chika membuka pintu sudah ada yang memanggilnya.
"Bu Chika" panggil seseorang.
"Oh, ada apa Far?" tanya Chika.
"Oh, berkasnya Deon ya." Chika sedikit ragu mengajak Fara masuk ke dalam karena ada Alvaro. Tapi, tidak mungkin juga ia memeriksa berkas di luar.
"Em, ya udah. Kamu masuk dulu yuk. Aku perlu periksa berkasnya dulu. Sekalian nanti kamu bisa berikan langsung ke manager Deon" perintah Chika.
Chika menghelakan nafas panjang sambil membuka pintunya. Sesuai dugaan Chika, Alvaro dan Fara sama-sama terkejut.
"Huh" Chika mau tidak mau mengajak Fara masuk dan mempertemukan mereka.
"Ayo masuk, kamu mau berdiri di depan pintu aja?" perintah Chika. Fara memberi hormat pada Alvaro dan Fathan.
Selama Chika memeriksa berkasnya. Fara hanya diam dan menundukkan kepalanya. Chika merasa was-was ia khawatir Fara mencuri pandang sang suami.
"Oke, berkas yang ini kamu kasih ke manager Deon ya." pinta Chika.
Fara pamit untuk keluar dari ruangan Chika. Chika memanggil Wenda untuk memberikan berkas Deon.
Setelah selesai, Laras masuk ke ruangan Chika. Ia mengatakan bahwa semuanya telah selesai dan program barunya berhasil mendapat izin untuk di siarkan.
"Kamu nerima dia kerja disini?" tanya Alvaro.
"Ya gimana? Tadi pagi dia dateng kesini." Chika menceritakan yang terjadi tadi pagi.
"Siapa sih kak?" tanya Laras.
"Itu Fara, mantannya Alvaro" Fathan dan Laras terkejut.
"Kakak nerima dia kerja disini?" tanya Laras. Chika kembali menganggukkan kepalanya.
"Apa gak takut kalo sewaktu-waktu dia akan menjatuhkan kakak?" tanya Laras. Chika menggelengkan kepalanya. Sebenarnya hal itu lupa Chika pikirkan.
Setelah selesai membereskan meja, mereka pulang bersama-sama. Alvaro dan Chika pulang ke kediaman Tuan Ebrahim.