
Singkat cerita, acara anniversary telah tiba. Semua ia serahkan pada Wenda, Shena dan Laras. Sesekali Fara membantu mereka. Dari mulai dekorasi, susunan acara hingga mengundang orang-orang penting.
Semua berjalan dengan lancar. Hingga acara di mulai semua sesuai dengan harapan mereka. Sampai akhirnya, sesuatu tidak sesuai dengan yang mereka rencanakan.
Seluruh lighting padam membuat para tamu undangan bingung begitu juga para panitia yang sudah menata acara dengan baik. Begitu lama padamnya lighting. Hingga satu lighting menyala.
"Maaf Bu, sepertinya ada kendala di luar dugaan kami." ucap Wenda.
"Emm" seseorang menutup mulut Fara dan membawa Fara.
"Loh, ada apa ini?" Shena semakin bingung.
Mereka khawatir jika saat ini acara mereka di bajak oleh orang. Mengingat kejadian Karla. Apalagi ini adalah acara penting yang diadakan setahun sekali.
"Shen, coba tolong kamu periksa." perintah Wenda.
"Udah tenang aja dulu. Kita tunggu saja." Chika mulai membaca maksud yang kini terjadi.
"Tapi Bu, para tamu dan penonton di rumah pasti heran. Rating juga akan menurun drastis kalo seperti ini."
"Shen cek lighting!" perintah Wenda.
Benar saja, karena kejadian tersebut rating penonton menurun drastis dengan cepat. Tak lama, belum lama Shena pergi. Terdengar suara alunan musik yang indah.
Secara perlahan, seorang talent keluar dari bawah panggung. Dia adalah Vian salah satu penyanyi idola remaja.
Begitu Vian keluar dengan sempurna, seseorang menuntun wanita dengan dress putih. Wanita itu adalah Fara, betapa terkejutnya Fara saat ia melihat seorang pria berdiri dan bernyanyi di depannya.
Lagu tersebut lagu terbarunya yang ia janjikan akan ia rilis tepat bersamaan dengan ia menyatakan cintanya pada Fara dan acara Anniversary Bee Entertainment adalah waktu yang tepat baginya untuk menyatakan cintanya pada Fara. Di saksikan oleh ribuan orang.
Rating penonton pun kembali naik drastis melebihi sebelumnya. Chika tersenyum menyaksikan penampilan Vian. Wenda, Shena dan yang lain terpukau melihat Vian dan Fara.
Usai bernyanyi, Vian menghentikan permainan pianonya. Ia berjalan menghampiri Fara yang masih mematung di atas panggung.
"Fara, maukah kamu menjadi pasangan hidupku? Melengkapi kisah hidupku dan menjadi bagian dari masa depanku." ucap Vian berlutut di depan Fara.
Fara terkejut mendengar pernyataan Vian. Sedangkan para tamu mulai bersorak dan memberi dukungan pada Vian.
Vian mengeluarkan kotak kecil dari sakunya.
"Fara, Will You Marry Me?" ucap Vian.
Tanpa menunggu lama, Fara menerima cinta Vian. Vian memasangkan cincin berlian ke jari Fara.
Usai Vian menyatakan cintanya. Kini tiba saatnya Chika memberi sambutan terakhir sebelum mengakhiri acaranya. Ia menggandeng ke empat anaknya untuk ikut naik ke panggung.
Ke empat anak Chika menjadi pusat perhatian semua. Cantiknya Angela dan tampannya ketiga anak kembarnya yang kini sudah mulai beranjak besar. Bahkan penonton yang ada di rumah mulai membanjiri komentar. Banyak yang memuji ke empat anak Chika dan ada beberapa yang berkomentar negatif.
Usai acara selesai, Chika memberi selamat pada Fara dan Vian. Ia sudah mengetahui rencana Vian. Hanya saja waktu dan tempat yang tidak diberitahukan oleh Vian.