
Keluar dari ruangan Alvaro, Rika dan Gita tersenyum bersama. Mereka kembali ke kelas dan meninggalkan Airin.
"Aduh gila, Pak Alva ganteng banget ya" ucap Gita.
"Iya, kamu lihat gak senyumannya tadi. Aduh, bikin hati meleleh. Coba aja dia jomblo, aduh siap deh aku jadi pacarnya mah" kata Rika.
Buk~
Rika dan Gita menabrak Joshua yang sedang membawa buku paket yang baru di kirim. Semua buku berantakan. Membuat Joshua ngambek.
"Ah, kalian mah kan. Berantakan jadinya. Gak mau tau ah. Bantu aku merapikannya" pinta Joshua.
***
Di ruang Alvaro,
"Kamu kenapa menangis Airin?" tanya Alvaro.
"Airin mau bertemu Bu Chika. Dari kemarin Airin gak bertemu Bu Chika" jawab Airin.
"Memang Bu Chika kemana? Bukannya ada di kelas?" tanya Alvaro ingin tahu.
"Kata Bu Rika dan Bu Gita, Bu Chika sedang sakit jadi gak boleh kerja dulu" jawabnya.
"Ya sudah, nanti pulang kita ke sana sebentar ya. Sekarang Airin jangan nangis lagi" ucap Alvaro menenangkan Airin.
"Airin mau sekarang. Nantikan kalo pulang Uncle gak ke rumah Opah" jawabnya.
Alvaro menghentikan kerjaannya dan berkemas. Tidak lupa ia membawa Karin. Alangkah repot Nya melihat Alvaro yang sedang membawa Airin dan Karin.
Alvaro memasukkan Airin dan Karin lebih dulu ke dalam mobil. Setelah semua terasa aman, Alvaro mulai melajukan mobilnya. Tidak lupa Alvaro mampir ke sebuah toko kue. Ia membeli Blueberry Cheesecake kesukaan Chika.
Setelah setengah jam perjalanan, mobil Alvaro memasuki halaman rumah Chika. Pak Yanto langsung menghampiri Alvaro dan kedua anak mungil.
"Maaf Tuan, ingin bertemu dengan siapa ya?" tanya Pak Yanto.
"Chika Nya ada?" tanya balik Alvaro.
"Oh, Nyonya. Ada Tuan, masuk saja" Pak Yanto menunjuk ke arah pintu.
Begitu sampai pintu Bik Tina membukakan pintunya. Bik Tina terpesona melihat
"Maaf Tuan, mencari siapa ya?" tanya Bik Tina.
"Siapa Tin?" tanya Mama Maya. Menghampiri Tina.
"Saya Alvaro, teman kerja Chika. Chika Nya ada?" tanya Alvaro menyapa Mama Maya.
"Oh, Chika. Dia ada di kamarnya. Mari masuk saya antar ke kamarnya" Mama Maya mengajak Alvaro dan kedua gadis kecil yang bersamanya.
Di kamar, Chika sedang bersama Mama Ratna yang baru saja ingin sarapan. Mama Maya mengetuk pintu kamar Chika.
Tok,, Tok,, Tok,,
"Chika, ada tamu nih. Katanya ingin bertemu kamu" baru selesai bicara. Airin lari masuk ke kamar Chika.
"Bu Guru" teriak Airin.
"Loh, kok Airin gak sekolah?" Chika bangun dari tidurnya. Airin langsung memeluk Chika.
"Kamu sama siapa Nak?" tanya Chika.
"Airin sama Uncle Bu" jawab Airin
"Bu guru kenapa gak masuk sekolah sih? Airin kan kangen gak ada ibu guru" lanjutnya.
Alvaro dan Karin masuk menyusul Airin. Pandangan Mama Ratna tertuju pada Alvaro dan Karin.
"Maaf mengganggu, Airin nangis dari tadi ingin bertemu kamu" ucap Alvaro.
"Kenapa menangis sih?" tanya Chika.
"Oh iya Pak, kenalkan ini Mama mertua saya dan yang tadi Mama saya" ucapnya.
Mama Ratna berkenalan dengan Alvaro. Tak lama Mama Maya datang dengan membawa Teh Manis hangat.
"Silahkan di minum" ucap Mama Maya.
"Cantik siapa namanya?" tanya Mama Ratna.
"Aku Airin Omah dan itu Karin" menunjuk ke arah Karin.