
Chika mengajak Papa dan Mamanya duduk di sofa rumah mereka. Chika tersenyum dan memeluk Papa Heru.
"Papa gak perlu sedih ya. Kan ada Chika, kalian bisa tinggal di rumah Chika. Papa bisa bantu Chika kelola Cafe milik Theo. Jadi Papa jangan sedih lagi. Mulai besok Mama dan Papa tinggal di rumah Chika ya. Kita kumpul bersama lagi" Chika memeluk Mama dan Papanya.
Setelah makan malam, Chika mengendarai motor maticnya. Chika pulang ke rumah untuk merapikan kamar yang akan di tempati Mama dan Papanya.
Sampai rumah, Chika meminta bantuan pada Bik Tina dan Bik Ela untuk merapikan kamar yang ia tempati untuk Mama dan Papanya. Sedangkan Chika akan menempati kamar yang dulu di tempati oleh Theo.
"Bik, saya minta tolong ya untuk rapikan kamar ini. Nanti Mama dan Papa saya akan tinggal disini" Chika tersenyum ke Bik Ela dan Bik Tina.
"Siap Non, kamar Non mau saya rapikan juga?" tanya Bik Tina dengan gayanya yang enjoy.
"Gak usah Bik, biasa juga kan saya rapikan sendiri" Chika selalu ramah pada mereka sejak pertama bertemu mereka. Itu kenapa Bik Tina dan Bik Ela merasa cocok pada Chika.
***
Sudah sebulan Mama Maya dan Papa Heru tinggal di rumah Chika. Papa Heru juga membantu Chika mengurus Cafe milik Theo.
Tugas Bik Tina dan Bik Ela hanya membereskan rumah dan mencuci pakaian serta merawat taman. Terkadang Mama Maya atau Chika yang bagian masak untuk mereka dan juga untuk para pelayan.
Chika tidak membedakan siapapun. Saat makan pun Chika menyuruh seluruh pelayan makan bersama di ruang makan. Kecuali saat ada Papa Ben dan Mama Ratna, biasanya para pelayan makan bersama di dapur atau di taman belakang. Bik Tina dan Bik Ela juga suka menemani Mama Maya nonton di ruang TV.
***
Setelah sarapan, Chika bersiap untuk berangkat kerja. Setiap Chika mengambil motor miliknya, Chika selalu menatap mobil milik Theo yang tidak pernah di gunakan.
Sampai sekolah Chika di sambut oleh ketiga sahabatnya. Mereka bersantai sejenak sebelum bel masuk berbunyi.
"Oh, Jojo siap ngelamar kamu tuh Chik" canda Rika.
"Hahaha, jadi selama ini kamu naksir sama Chika?" tanya Gita.
"Jadi judul film nya Cintaku Terhalang Suamimu" lanjut Gita.
"Hahahaha" Rika tertawa terbahak-bahak.
"Belum ada Jo. Aku masih ingin sendiri" kata Chika membuat Joshua menggaruk kepalanya.
Setelah selesai mengajar, kepala sekolah mengumpulkan seluruh guru yang ada di sekolah itu. Kepala sekolah menyampaikan bahwa besok akan kedatangan ketua yayasan beserta anaknya yang akan menggantikan nya dalam beberapa waktu. Dalam rangka memperkenalkan sang anak ke seluruh karyawan.
Sebelum pulang, Chika bersama sahabatnya main ke Cafe Olivier. Selain untuk nongkrong, Chika juga ingin melihat apakah seluruh pegawai di sana cocok kerja bersama Papa Heru.
Sampai di Cafe, Chika sudah di sambut oleh pelayan yang sejak awal sudah bekerja dengan Theo.
"Selamat datang Nyonya, Silahkan masuk" pelayan itu menyambut Chika dan sahabatnya.
Chika merasa lega melihat seluruh pegawai senang dan riang. Papa Heru juga terlihat senang membantu melayani pelanggan.
"Nyonya pesan duluan saja. Kami mengikuti Nyonya besar" canda Rika ke Chika.
"Rika, apa sih kamu ih?" Chika merasa malu.