To Be A Continue

To Be A Continue
Kalian?



Chika masuk bersama Airin dan Angela. Sebelum mengurus pendaftaran sekolah Angela. Chika mengantar Airin ke kelasnya.


Setelah mengantarkan Airin, Chika bertemu dengan Rika dan Gita. Mereka langsung mengajak Angela ke dalam ruang staf dan Chika ke tempat Lena untuk mendaftarkan Angela.


Semua orang yang ada di dalam ruangan terpesona dengan penampilan Chika saat ini. Sangat berbeda dari saat awal Chika bekerja di yayasan tersebut.


"Ini Chika? Chika Putri?" tanya Lena sambil memutarkan tubuh Chika.


"Buset, beda banget penampilannya. Bodynya juga impian banget sekarang" lanjutnya.


"Lama gak ketemu, sekali ketemu anak udah gede aja" tambahnya lagi. Chika hanya tersenyum mendengar Lena.


Berbeda dengan yang lain. Joshua terus menatap Angela. Baginya wajah Angela terasa tidak asing.


Bel masuk pun berbunyi. Rika dan Gita menggandeng Angela. Sementara Chika hanya dapat tersenyum melihat Angela yang senang sekali masuk sekolah.


"Tunggu Aunty" Angela berhenti dan melepaskan pegangan tangannya. Angela menghampiri Sang bunda dan memeluknya.


"Bunda, bunda semangat ya kerjanya. Nanti kalo bunda sibuk, ada aunty Gita yang bakal antar Angel" tepat di saat Angela memeluk Chika, Alvaro datang dan menatap Angela juga Chika.


Alvaro berhenti di samping Chika.


"Bye bunda, Bye Om baik" Angela melambaikan tangannya.


Chika bergegas untuk berangkat kerja. Namun sayangnya, tangan Chika lebih dulu tertahan oleh Alvaro.


"Tunggu!" ucap Alvaro. Chika melirik ke arah tangannya lalu mengangkat kepalanya dan menatap Alvaro.


"Siapa anak itu?" tanya Alvaro.


"Dia anakku" jawab Chika. Chika menarik tangannya dan pergi.


"Cantik, lirik kita dong" ternyata sudah ada Lima pria tampan yang menunggu Chika di depan sekolah.


"Selamat pagi bidadari Bee Entertainmen" mereka berlima kembali menyapa Chika.


"Kalian ngapain pagi-pagi kesini? seharusnya kalian sudah mulai bekerja kan?" tanya Chika.


"Gerry, kamu seharusnya sudah ke lokasi syuting kan? Barra, gunakan waktu sebaik mungkin saat sedang libur syuting. Ivan, kamu juga harusnya sudah ada di lokasi syuting. Ken, bukankah kamu ada pemotretan hari ini? kenapa kalian malah kesini?" tanya Chika sambil melipat kedua tangannya dan tersenyum.


"Tau nih kalian! udah jam segini masih santai-santai aja" tangan Jordan sudah melingkar di pundak Chika.


"Tangan nih, masih pagi jangan jalan-jalan" Gerry menjauhkan tangan Jordan dari pundak Chika.


"Kamu juga Jo! Berlatihlah! besok kamu sudah rekaman album baru loh!" ucap Chika.


"Sudah ayo, saya juga mau ke kantor" lanjut Chika.


"Mari Tuan Putri" Barra membukakan pintu untuk Chika.


"Saya bawa mobil sendiri. Kalian duluan saja!" jawab Chika.


"Yah, hahaha kasihan deh Barra" Ivan meledek Barra.


"Biar aku saja yang bawa mobilnya" Pinta Jordan.


"Berat bapak bawa mobil mah" canda Ivan.


Tanpa mereka sadari Alvaro masih mengawasi mereka dari dalam. Alvaro masih berdiri di tempatnya. Setelah mereka pergi, Alvaro barulah masuk ke dalam ruangannya.


Hari pertama Angela masuk sekolah. Alvaro teringat anak gadis di rumah Chika. Ia pergi ke kelas Lily yang di ajarkan oleh guru Gita dan Rika. Terlihat Angela sedang asik bermain sambil belajar. Alvaro terus menatap wajah gadis itu. Tidak lupa ia memotret wajah gadis itu.


Setelah pelajaran berakhir, Angela ikut dengan Gita dan Rika ke ruangan.