
Alvaro membayar janjinya pada Angela. Sepulang sekolah, mereka langsung ke mall yang paling terkenal.
Begitu sampai di Mall tersebut. Alvaro dan Angela menjadi pusat perhatian pengunjung. Pesona Chika, Alvaro, Angela dan ketiga bayi kembar mereka membuat orang terpesona.
"Eh, lihat deh. Mereka pasangan serasi ya"
"Udah punya anak banyak masih cantik aja ya tuh cewek. Pasti baru lulus sekolah langsung nikah"
"Astaga, gue mau deh punya sugar Daddy kayak dia. Ganteng banget gila"
"Anaknya lucu-lucu banget sih"
"Cakep-cakep banget sih anaknya. Bibit unggul banget nih"
"Astaga, udah jadi ibu empat anak masih cantik aja"
Dan masih banyak lagi pendapat orang-orang sekitar yang melihat mereka. Kuping Chika maupun Alvaro terasa panjang sekali. Setiap mendengar ada yang membicarakannya baik Alvaro maupun Chika langsung berfokus dengan apa yang mereka katakan. Sedangkan Angela masih sibuk menengok kanan kiri untuk mencari toko mainan.
"Ayah, itu dia toko mainan. Ayo yah kita ke sana!" Angela langsung menarik tangan sang Ayah.
"Jangan lari-lari Angel sayang" kata Chika yang masih berjalan santai bersama ketiga bayi kembar mereka.
***
Usai mendapatkan mainan yang Angela inginkan. Mereka mulai pergi mencari makan. Kini Alvaro menyerahkan pilihannya pada sang istri.
"Bunda mau makan apa?" tanya Alvaro.
"Terserah ayah" jawab Chika sambil melirik-lirik sekitar.
"Mau makan sushi?" tanya Alvaro.
"Gak kenyang ah ay" kata Chika.
"Mau makan AYCE?" Alvaro menawarkan makanan lagi.
"Sayang kalo cuma makan sedikit" jawab Chika.
"Mau makan Pizza? aku tau tempat pizza yang enak disini"
"Aku lagi mau makan berat ay"
"Kenyang banget itu mah"
"Terus apa dong bunda?" Alvaro mulai putus asa.
"Terserah Ay aja" jawab Chika dengan sedikit meninggi.
"Katanya terserah. Tapi di tawarin ini itu jawabnya gak semua. Terus apa dong? Ay bingung mau makan apa lagi kalo bunda ini gak mau itu gak mau" kata Alvaro.
"Ayah! gak boleh gitu sama bunda!" Angela gak suka melihat ayahnya bernada tinggi ke bundanya.
"Ya udah, kamu pikir-pikir lagi. Kira-kira kamu mau apa?" tanya Alvaro. Chika berpikir sejenak. Apa yang menurutnya sudah lama tak ia makan.
"Bunda mau nasi goreng" jawab Chika.
"Nasi Goreng?" Alvaro heran. Segitu banyak menu mewah yang Alvaro tawarkan. Chika hanya ingin makan nasi goreng.
"Ya udah, ayo kita cari nasi goreng" Mereka kembali mengelilingi Mall mencari menu nasi goreng.
Setelah menemukan restoran yang menyediakan berbagai nasi goreng. Mereka masuk ke restoran tersebut dan memesan beberapa makanan.
Selama menunggu, banyak sekali pengunjung yang membicarakan mereka. Mengagumi Chika , Alvaro, Angela juga ketiga bayi kembar mereka.
Makanan merekapun datang. Chika dengan senangnya menyantap Nasi goreng pesanannya. Sedangkan Alvaro dan Angela lebih memilih makan lain selain Nasi Goreng.
"Kamu mau coba Nasi Goreng ini gak Angel?" tanya Chika. Angela hanya membalasnya dengan menatap jijik.
"Beneran nih kamu gak mau? ini enak loh" Chika merayu Angela agar mau mencoba Nasi Goreng.
"Engga bunda, Angel gak suka Nasi Goreng" jawab Angela.
"Padahal dulu kamu suka banget loh sama Nasi Goreng waktu masih di perut bunda" kata Chika.
"Kamu dulu ngidam Nasi Goreng?" tanya Alvaro. Chika tersenyum.
"Gak Nasi Goreng sih. Tapi nasi gosong" Alvaro tertawa mendengarnya.
Tak lama, seseorang mendekati mereka. Seorang perempuan cantik dengan pakaian putih dan kacamata hitamnya.
"Alvaro?!" sapa perempuan itu