
" Assalamualaikum Ma " Pagi-pagi sekali Sofie berkunjung ke rumah Mama Sonya dan Ayah Rino.
" Wa'alaikumsalam, Kak Sofie tumben pagi-pagi nyariin Mama! " Sonya memeluk dan mencium puncak kepala Putri Sulungnya
" Hmmm... Sofie ganggu ya? " Sofie mencolek-colek dagu Mama Sonya.
" Ganggu siapa? " tiba-tiba Ayah Rino muncul sambil merapikan dasinya.
" Eeeh Ayah, gak kok Yah, Sofie hanya menggoda Mama, " Sofie menghampiri Ayah Rino lalu mencium punggung tangannya.
" Ayo Kita sarapan dulu, " ajak Mama Sonya.
Mereka pun sarapan pagi sambil berbincang-bincang, Sofie menceritakan maksud kedatangannya. Rupanya Sofie di lamar oleh rekan kerjanya, tapi selama ini Sofie tidak menjalin hubungan apa-apa dengan Laki-laki itu. Namanya Yoan seorang dokter spesialis anak. Selama ini Mereka berteman cukup baik. Yoan blasteran Jerman dan Jawa. Maminya keturunan Jerman dan Papinya keturunana Jawa.
Setelah mendengar semua cerita Sofie, Ayah Rino akhirnya meminta Yoan untuk datang kerumah, Mereka akan berbicara secara kekeluargaan. Terutama Ayah Rino akan berbicara layaknya seorang Ayah pada calon Menantunya.
Setelah selesai berbincang-bincang Sofie pamit karena hari ini ada jadwal praktek. Ayah Rino pun pergi ke proyek pembangunan gedung sekolah. Sementara Mama Sonya hari ini di rumah saja. Olshop diliburkan selama 3 hari karena Mba Tuti akan menikah hari Minggu nanti.
Ini hari Jumat, biasa nya Ayah Rino akan pulang ke rumah setelah selesai shalat Jumat. Mama Sonya hari ini sudah memasak sop kambing, tempe goreng tepung, perkedel, sambel osrek dan ayam goreng.
*
Waktu sudah menunjukan pukul 13:15 wib Rino baru saja tiba di rumah, mengganti pakaian lalu siap-siap menikmati makan siang bersama Istri tercinta. Makan siang yang sangat nikmat tentunya. Setelah makan siang Sonya dan Rino duduk santai sambil menonton siaran televisi karena mata mulai terasa berat keduanya pun ke kamar untuk tidur siang.
Satu jam kemudian Sonya bangun, mandi dan shalat ashar lalu menyiapkan secangkir teh hangat untuk Rino. Tak lama Rino bangun, mandi lalu menunaikan shalat ashar. Diluar langit sudah tampak gelap seperti akan turun hujan yang lebat. Masih di atas tempat tidur Sonya dan Rino menonton film drama korea, ada beberapa adengan romantis yang membuat keduanya saling memandang dengan rasa tak menentu. Rino merasakan ketengangan dibawah sana. Sebenarnya sejak tadi siang Ia merasakan phyton nya memberontak ingin memasuki sarangnya. Dengan perlahan Rino mendekati Sonya, jantung Sonya berdegup tak beraturan, kini keduanya sudah berpagut mesra, Rino pun meminta haknya, Sonya pun sudah siap memberikannya.
Perlakuan yang sangat lembut dari Rino, keduanya kini tak lagi canggung hingga kedua nya sama-sama melepaskan hasrat yang terpendam selama hampir Dua Minggu ini. Phyton milik Rino masih sangat perkasa memasuki sarang nya dengan gesit dan liar. Sampai mendekati waktu Magrib Mereka pun beristirahat. Sementara di luar sana masih hujan gerimis melanda.
Di peluknya tubuh Sonya sangat erat, dalam hati Rino merasa sangat bersyukur karena Ia bisa hidup bersama lagi bersama Sonya.