
Hari pernikahan Nayaka dan Bima pun tiba, hampir semua Keluarga besar menghadiri acara ijab kabul, Bima sangat lancar saat mengucapkan kata-kata dengan satu tarikan napas kini Nayaka telah sah menjadi Istri Bima.
Tangis haru dan bahagia nampak di wajah kedua mempelai dan Keluarga. Setelah acara sungkeman dan siraman rohani serta doa, acara di tutup dengan jamuan makan dan hiburan musik.
Besok baru di gelar pesta pernikahan di gedung super mewah setara dengan hotel bintang 5. Sebagian Keluarga dari luar kota menginap di rumah Mama Sonya dan Ayah Rino, sebagian lagi menginap di rumah peninggalan almarhum Papa Ferdian.
Mereka menggoda Nayaka dan Bima agar menunda malam pertama Mereka, karena dapat di pastikan tidak akan terasa romantis. Suara berisik dari keponakan dan sepupu Mereka yang masih balita akan menganggu konsentrasi keduanya.
Nayaka hanya tersipu malu, sementara Bima malah menjawab, " Justru ini akan memacu adrenalin Kita, " suasana makin ramai dan heboh lantaran mempelai Lelaki pandai menjawab candaan dari Keluarga Besar Nayaka.
Arga dan Argi juga jadi bahan bullyan, Mereka pun digoda jangan sampai jadi bujang lapuk karena sering memegang senjata.
Malam ini benar-benar acara kumpul Keluarga. Yoan dan Sofie pun menginap di rumah Mama Sonya dan Ayah Rino.
*
Pengelaran pesta hari ini sangat meriah. Nayaka merasakan tubuh nya sangat lelah, tiba di rumah langsung masuk ke dalam kamar, Ia langsung merebahkan tubuhnya tanpa melepas gaun dan membersihkan riasan di wajahnya.
Bima membiarkan Nayaka tidur untuk melepas lelahnya. Untung saja Mama Gita mengirimkan 2 ART untuk bekerja di rumah almarhum Papa Ferdian. Yang seterus nya akan di tempati oleh Nayaka dan Bima.
Menjelang magrib Bima membangunkan Nayaka, Bima meminta 2 ART nya membantu Nayaka melepaskan gaun, kemudian Nayaka membersihkan wajah nya lalu mandi.
Bima sekaligus memesan agar besok ada rangkaian treatment tubuh dan wajah agar Nayaka fresh setelah menjalani prosesi pernikahan selama 2 hari ini.
Mereka menikmati malam pertama hanya dengan pelukan dan sedikit ciuman pembuka. Bima tahu Nayaka belum pernah sama sekali melakukannya. Bima ingin hubungannya berjalan secara alami. Meski Bima harus bersabar untuk memanjakan pusaka nya.
Nayaka juga masih muda, Bima tak mau terburu-buru untuk menikmati indahnya malam pertama. Hati Nayaka pun merasa lega karena Bima ternyata sosok yang sabar dalam menahan gejolak yang ada.
Selama satu Minggu menikah keduanya seperti sepasang kekasih yang sedang pacaran, tapi pacaran Mereka halal karena sudah menikah.
Mama Sonya kaget saat Nayaka berkata Ia belum sama sekali melakukan penyatuan dengan Bima, alasan keduanya akan melakukan nya ketika sudah siap jiwa dan raga.
Ada-ada aja tingkah laku Anak dan Menantunya, emang ada yang tahan kalau udah halal gak gituan 😁. Ada kali yak! Author mulai rusuh nih kata-katanya.
" Yang penting Kalian baik-baik saja! bukan karena sama-sama gak tertarik khaan? " ucap Mama Sonya menggoda Nayaka.
Nayaka jadi tersipu malu mendengar kata-kata Mama Sonya, Mama Sonya juga menghadiah kan sebuah lingerie berwarna merah maroon dan meminta Nayaka memakainya nanti malam.
Gak bakalan kuat Nak Bima nahan pusakanya. Yakin deh seyakin-yakin nya, Mama Sonya bermonolog sendiri sambil menahan tawa. 😁 Emak-emak berpengalaman gak ada lawannya.