
Kini tiba giliran Mama Rino beserta para Tetangga menyalami dokter Ferdian dan Istri, sesaat setelah menyalami dokter Ferdian, Mama Rino terkejut saat akan menyalami seseorang yang berada di samping dokter Ferdian.
" Ngapain Kamu berdiri di sini Perempuan Mandul?" suara Mama Rino terdengar sangat keras. Membuat para tamu undangan melihat ke arah Mama Rino dan Sonya.
Dengan wajah penuh kebencian, tiba-tiba Mama Rino mendorong tubuh Sonya, hingga tubuh Sonya terhuyung kebelakang, dengan cepat Ferdian menangkap tubuh sang istri " Sayang, Kamu tidak apa-apa kan? "
" Tidak apa-apa Sayang, "
" Perempuan Mandul pembawa sial, " hardik Mama Rino lagi.
Melihat kebrutalan Mama Rino, para Tetangga nya menarik pergi Mama Rino meninggal kan acara tersebut.
Ibu Ratna selaku ketua RT menyayangkan kejadian tersebut, Beliau juga menjelaskan bahwa Sonya itu Istri dari dokter Rino yang baru saja melahirkan.
Betapa terkejutnya Mama Rino saat itu, bagaimana mungkin Perempuan yang iya juluki mandul saat ini sudah melahirkan.
Sebagai itikad baik, Papa Rino meminta maaf pada Sonya, dan berharap Sonya mau memaafkan nya. Sonya sama sekali tidak menaruh dendam pada mantan Ibu Mertua nya itu, namun iya berharap tidak akan terjadi lagi kejadian seperti tadi.
Begitu juga dengan Ferdian, meski sangat kesal, iya berusaha tidak emosi menghadapi kelakuan Nenek brutal.
Sonya dan Ferdi baru tahu jika mereka bertetangga dengan Orang Tua Rino.
Sementara di tempat lain, Mama Rino sedang duduk diam terpaku, merasa tidak percaya kalau Sonya sudah melahirkan seorang Anak. Jangan-jangan benar yang di katakan dokter Yuna kalau Rino itu mandul.
Mama Rino merasa sangat pusing kepalanya, kemudian iya membentur-benturkan kepalanya, hingga ada bagian yang robek dan terluka.
Dan betapa terkejutnya saat Papa Rino mendapati istri nya sudah terkapar bersimbah darah.
Segera Papa menelepon Ambulance untuk membawa istrinya ke rumah sakit. Di perjalanan menuju rumah sakit Papa menghubungi Rino, memberi kabar bahwa Mama nya di temukan di kamar dalam keadaan bersimbah darah.
Rino bergegas menuju rumah sakit, Mama Rino mengalami shock dan gegar otak ringan akibat benturan.
Satu Minggu telah berlalu, akhirnya Mama Rino keluar dari Rumah Sakit, setelah itu rawat jalan dalam 1 minggu ini.
Siapa yang dapat menduga sejak kejadian itu Mama Rino lebih banyak diam, di tambah lagi dengan kelakuan Menantu nya Aryatun yang selalu menyudutkan Mama Mertuanya.
Aryatun mengatakan bahwa tuduhan Mama Mertuanya selama ini salah, buktinya ketika Sonya menikah dengan lagi, Sonya bisa hamil dan melahirkan Anak yang cantik dan sehat.
Apalagi Suaminya seorang dokter yang sangat tampan dan kaya. Tiap hari Aryatun selalu menyindir Mama Mertuanya yang berubah menjadi sedikit pendiam. Entah merasa menyesali perbuataannya atau bahkan kesal melihat kebahagian kebahagiaan Sonya.
Nasi sudah menjadi bubur, sayang jika dibuang, jadi lebih baik Kita bikin toping nya. Ayam suir dengan kuah kari. Rasanya pasti sangat nikmat sekali 😍 Pemirsah tercinta.
Pengumuman :
Hai hai, masih terseok-seok nih dalam up date cerita, masih kejar-kejaran dengan aktivitas sebagai Ibu Rumah Tangga.
Mohon pengertian nya, jika ada waktu luang author akan up date beberapa efisode sekaligus.
Demi rasa cintahkuh dan sayangkuh pada pembaca setia.
Salam hangat, salam terlove-love.