MENANTU

MENANTU
TIGA PULUH SATU



Kedua Orang Tua Rino, kedua Kakak Iparnya dan kedua Keponakannya akan pulang ke kampung.


Mama Rino, sudah memilih Ranti sebagai calon Istri kedua Rino, Ranti adalah Anak dari Teman Mama, Ranti memang sudah sejak lama menyukai Rino, Mereka sempat di jodohkan namun Rino menolak karena Rino sama sekali tidak menyukai Ranti.


*


Sebulan telah berlalu namun Sonya belum ada tanda-tanda hamil juga, Rino semakin frustasi. Belum lagi tekanan yang di berikan oleh Mamanya.


Hingga sampai tiba masa tiga bulan yang telah di tentukan, Sonya belum hamil juga.


Selama masa tiga bulan waktu yang di berikan oleh Mama Mertuanya, Sonya sama sekali tidak menampakkan kesedihan, Ia bahkan semakin perhatian, semakin mencintai dan menikmati masa-masa indah sebelum di madu.


Sonya hanya meminta kepada kedua Orang Tua Rino dan Keluarganya untuk tidak memberitahukan kepada kedua Orang Tuanya mengenai pernikahan Rino dan Ranti.


Itu saja syaratnya, setelah Rino dan Sonya bertemu dengan Ranti dan kedua Orang Tuanya, kedua Orang Tua Rino kemudian melamar Ranti.


Pernikahan Rino dan Ranti akan


di lansungkan dua Minggu lagi.


" Kak, dua Minggu lagi Kamu akan menikah, Aku mohon untuk dua minggu ini bersikaplah seperti biasa, Aku ingin Kita benar-benar menikmati masa-masa indah berdua dengan Mu, sebelum masa-masa indah ini berakhir karena Aku harus berbagi Suami dengan Istri keduamu "


Rino menangis memeluk erat tubuh Sonya, Ia tak tahu harus berkata apa " sungguh tegar hatimu Beib, betapa pun kejam nya kenyataan ini, Kamu tetap rela berbagi Suamimu dengan Perempuan lain "


" Aku bisa apa Kak! cap mandul sudah tersegel untuk Ku, meski pun belum ada pembuktiaannya "


Selama Dua minggu ini, Sonya dan Rino menghabiskan waktu bersama, menikmati malam-malam indah, menyatu dalam satu raga, melepas kenikmatan bersama.


*


Seperti biasa Rino dan Sonya berkunjung dan menginap di rumah kedua Orang Tua Sonya. Mereka akan tetap melakukan kebiasaan ini karena tak mau ada kecurigaan dari kedua Orang Tua Sonya. Mereka tak mau kedua Orang Tua Sonya kecewa jika mengetahui Rino akan menikah lagi.


Jika perusahaan tidak memberikan ijin cuti kerja dan WFH, maka Sonya akan memilih resign dari perusahaan tersebut.


Namun perusahaan memberikan ijin cuti kerja dan WFH kepada Sonya.


Sonya memang akan ke negeri sakura untuk memeriksakan kesehatan, terutama untuk masalah yang menghambat kehamilannya.


Kak Del dan Frans menaruh curiga dengan sikap Sonya beberapa bulan terakhir ini. Namun duo labil itu tak mau memaksa Sonya untuk bercerita.


**


Dua hari lagi Rino akan menikah di kampung halamannya karena rumah Ranti tidak begitu jauh dengan rumah Rino.


Pagi ini Keluarga Rino telah bersiap untuk berangkat menuju rumah Ranti, Sonya sendiri yang menyiapkan dan memakaikan pakaian untuk Rino, semalaman Rino bercinta dengan Sonya. Bahkan ketika pagi pun Ia masih menggauli Istrinya.


Jam sembilan pagi Rino berserta rombongan Keluarga sudah tiba dirumah Ranti, di sambut dengan begitu ramah, Ranti tampak cantik dengan balutan gaun berwarna merah, gaun dan jas pilihan Rino.


Entah kenapa Rino memilih jas dan gaun berwarna merah, karena Rino sendiri tidak menyukai warna merah.


Sebelum ijab kabul di mulai Rino meminta kesempatan untuk meminta maaf kepada kedua Orang Tuanya, meminta maaf kepada Sonya Istrinya dan memohon ijin untuk menikah lagi. 😭


Note : Badan Author panas dingin saat menulis cerita ini, merasa terharu, sedih dan campur aduk.


Rasanya nano-nano, baiklah Kita lanjut lagi ceritanya.


Setelah selesai sesi permohonan maaf dan meminta ijin untuk menikah lagi.


Acara Ijab kabul pun akan segera di mulai, para undangan banyak yang meneteskan air mata merasa terharu melihat


dan mendengar langsung prosesi pernikahan ini.