
Setelah Mami dan Papi melihat keadan Rino, Mami dan Papi keluar dari ruangan ICU.
Mami menghampiri Mamanya Rino, masih dengan rasa sabar Mamanya Sonya bertanya kepada Mamanya Rino.
" Apakabar Bu? sepertinya sangat sehat dan kuat? " ucap Mami Sonya
" Oh tentu saja Saya sehat-sehat saja " jawab Mama Rino dengan nada suara yang sangat ramah
" Begini Bu, saya sudah mendengar semua perkataan Ibu kepada Sonya, Saya ingin Kita bicarakan semuanya dengan cara baik-baik dan secara Kekeluargaan, apakah Kita bisa bicara nanti sore selepas ashar, "
" Baiklah, Saya memang sudah lama ingin membicarakan ini semua, hanya saja Sonya melarangnya, " jawab Mama Rino.
" Untuk tempat pertemuan Saya sudah booking tempat di hotel Karisan jam 16:00 WIB, permisi "
Mami Sonya beranjak dari duduknya, lalu menghampiri Sonya yang sedang bicara dengan Papi sementara Delima dan Frans sedang melihat keadaan Rino di dalam.
*
Delima yang sudah akrab dengan Rino, menggoda Rino walau mata Rino terpenjam, tapi ada respons baik dari candaan Delima, dokter Ferdian yang sedari tadi memantau perkembangan Rino.
Melihat grafik perkembangan dalam respons Rino yang semakin baik, mata Rino terpejam tapi Ia bisa mendengar semua yang di katakan Orang yang berada di dekatnya. Yang mengajaknya berkomunikasi.
***
Frans yang terkenal tak banyak bicara akhirnya ikut-ikutan Delima yang bicara ngalor ngidul.
Tak lama Mami, Papi dan Sonya masuk kedalam ruangan, Mereka berbicara seolah Rino sedang tidak koma.
Dokter Ferdian tersenyum, ada harapan baru untuk Rino. semoga dalam beberapa hari kedepan Rino bisa sadar dari komanya.
Karena akan ada pertemuan Jeluarga sore ini, Mas Rifat yang akan menjaga Rino.
Setelah mengambil pakaian kemudian Mereka menuju hotel karisan.Mami, kak Del tidur dalam satu kamar, sedangkan Frans dan Papi satu kamar.
Masih ada waktu 1 jam lebih untuk beristirahat, Mami dan Kak Del sudah tertidur lelap.
Sementara Sonya hanya bisa memejamkan matanya namun tak bisa tidur.
Banyak hal yang iya pikirkan, terutama kelangsungan rumah tangganya dengan Rino setelah pertemuan Keluarga nanti.
Semoga pertemuan Keluarga nanti berjalan dengan baik, tidak perdebatan yang memicu keributan.
*
Dan akhirnya bertemulah kedua Keluarga Sonya dan Keluarga Rino.
Papi Sonya dan Papa Rino bersikap seperti biasa hangat, sementara Mami Sonya dan Mama Rino tampak kaku dan menjaga jarak. Berbicara pun sangat terbatas seperti Orang yang baru kenal.
Di ruangan privacy yang sudah di pesan Mami Sonya, Papi Sonya memulai pembicaraan.
Menanyakan apa yang sebenarnya yang sudah terjadi di antara Sonya dan Rino.
Papa Rino menceritakan semuanya tanpa ada yang di tutup-tutupi, saat Mama Rino memotong pembicaraan Papa Rino meminta Istrinya cukup diam dan mendengarkan.
Tapi yang nama nya Mama Rino tidak mungkin akan diam dalam waktu yang lama, beliau tetaplah sosok dominan di Keluarga besar Rino.
Karena ucapan Mama Rino yang menyudutkan Sonya, Mami Sonya yang tadinya hanya diam langsung berbicara dengan tegas " Baik kalau begitu Kita buktikan nanti, apakah Putri Saya Sonya mandul! Sonya pernah hamil lalu mengalami keguguran, mungkin butuh waktu untuk pemulihan setelah mengalami keguguran, harusnya sebagai Orang Tua Kita memberi support pada Anak-anak Kita bukan malah, mengambil jalan pintas, "
Mami bicara dengan intonasi datar namun sorot matanya tajam menatap lurus ke Mama Rino.