
Waktu sudah hampir menjelang ashar, perut Sonya terasa sangar perih karena lapar, kemudian Ia berjalan keluar dari tempat kost nya.
Lalu matanya tertuju pada warung sate di seberang jalan. Melangkah dengan langkah gontai lalu menyebrang.
Sonya memesan sate ayam, sop, nasi dan es jeruk. Biasanya saat seperti ini napsu makan Sonya bertambah, tapi kali ini berbeda Ia sedikit memaksa untuk makan karena Ia tak mau sakit.
*
Naluri seorang Ibu tentulah sangat tajam, Mami menelpon Sonya menanyakan kabar Sonya? Sonya masih berbohong kalau Ia masih menginap di rumah Mertuanya.
Mungkin sampai tiga bulan ke depan karena Rino sedang ada proyek dekat dengan kampung halamannya.
Mami Sonya hanya menitip pesan, " hati-hati jaga dirimu dan bersikap lah yang baik dan sopan terhadap kedua Mertua dan Keluarga Rino. "
Hati Mami Sonya sebenarnya masih kurang nyaman, ada perasaan yang sulit untuk di jabarkan. Namun hanya bisa berdoa untuk kebaikan Anak dan Menantunya.
**
Sonya sudah menghabiskan makanan nya, tubuhnya berkeringat dan kini mulai bertenaga.
Sonya mengirim pesan singkat kepada dokter Ferdian untuk memastikan pertemuaannya nanti malam.
Dokter Ferdian membalas pesan yang dikirim Sonya, memastikan bahwa nanti malam Mereka bisa bertemu.
POV. Dokter Ferdian
Jantung Ku seakan berhenti berdetak
Saat Ku pandangi foto profil Mu
Sungguh selama ini Aku tak pernah merasakan debaran aneh seperti ini....
Dokter Ferdian masih terdiam menatap foto profil Sonya, " Kamu sangat cantik, mata Mu bening pasti sebening hati Mu, tapi sayang Kau telah ada yang memiliki, meski Aku tak tahu berapa lama lagi Dia bisa bertahan hidup " ucap dokter Ferdian.
" Eheeeem, hayo lhoo lagi liat foto siapa loe? jangan bilang Bini Orang ya! karena kata-kata loe, gue denger tadi, " ucap dokter Vina nyerocos tanpa jeda
" Ssstttt.... no coment, Ratu tik tok! " ucap dokter Ferdian sambil meninggalkan ruangan.
" Apaan sih loe, dasar jomblo akut, "
" Biariiin, " dokter Ferdian sambil menjentikkan jarinya
***
Saat memeriksa keadaan Rino, dokter Ferdian masih mengerutkan keningnya, belum ada perubahan sama sekali, detak jantung, nadi pasien semakin tidak menentu setelah didekati kedua Orang Tuanya dan Saudara nya, untuk sementara waktu dokter Ferdian tidak mengijinkan kedua Orang Tua Rino dan Saudara Rino mendekati Rino. Mereka hanya boleh melihat tapi tanpa interaksi apapun, dan tidak boleh bersuara.
***
Sore ini dokter Vina yang menggantikan dokter Ferdian untuk mengontrol perkembangan Rino. Sementara dokter Ferdian akan beristirahat.
Noa mengirim pesan kepada dokter Ferdian, bahwa nanti malam Ia akan datang, dengan senang hati dokter Ferdian menunggu kehadiran Noa. Sudah lama sekali Ia tidak bertemu dengan Noa, apalagi sejak Noa sudah bertunangan dengan Anjela.
Cewek rebutan di organisasi palang remaja waktu itu. Noa juga yang bekerja di Perusahaan asing jarang punya waktu untuk sekedar kopi darat bersama.
Malam ini bisa jadi ajang reunian, mudah-mudahan saja Noa tidak membawa Anjela. Bakalan mati kartu dokter Ferdian jika bertemu Anjela, bagaimana tidak setelah berkali-kali menyatakan cinta selalu berakhir dengan penolakan dan penolakan.
Apalagi statusnya saat ini masih jomblo. Kalau kata dokter Vina jomblo akut. Julukan itu sudah paten sepertinya, tapi mau bagaimana lagi memang itu kenyataannya. Wajah tampan, hidup mapan belum tentu laris di pasaran 🤣🤣🤣 dagangan kali! Permasalahannya pada dokter Ferdian yang terlalu selektif memilih pasangan.