
# Masih ingatkah janji Kita dulu, saat-saat indah dan manis kala Kita bersama, Anggap saja usia Kita saat ini masih muda, beranjak Dewasa dan segera ingin mengukir sejarah indah dan bahagia bersama, cepat atau lambat pilihannya adalah bersama.
Sonya Menikah lah dengan Ku, habiskan waktu bersama Ku, mewujudkan semua yang belum terwujud saat itu.
Aku menunggu jawaban Mu, hati ini sabar namun jiwa ini tak tenang, mengembara menunggu kehadiran Mu #
Pesan panjang yang di kirim oleh Rino, membuyarkan lamunan Sonya, entah sudah berapa lama pikirannya melalang buana, garis senyum tampak samar di bibirnya. Sonya mulai mengetik balasan pesan yang dikirim oleh Rino # Iya Aku siap menikah dengan Mu, tapi besok bukan lusa #
* Duaaarrrr * jantung Rino seakan baru saja meledak, bagaimana mungkin besok Ia akan menikah, dengan kekuatan bulan atas bantuan sailor moon, Rino langsung menghubungi Fael, berkoordinasi untuk acara besok, Arga dan Argi kalang kabut karena besok harus tiba di Bandung.
# Besok Kita menikah, Jam 19:30 malam setelah shalat Isya #
# Oke siapa takut #
Tak lama ponsel Sonya berdering, Fael menelpon kemudian lanjut Anak-anak Sonya yang panik, kebakaran jenggot karena tiba-tiba aja Emaknya mau di nikahin.
Rino yang semestinya ada jadwal meeting bulanan terpaksa membatalkan meetingnya, Ia meminta Aiman untuk mengatur ulang jadwal meeting dan agenda kerja Rino untuk seminggu kedepan.
Rino segera meluncur ke rumah Sonya meminta dokumen pribadi untuk persyaratan nikah besok, Rino meminta Carlo mengurus administrasi untuk acara ijab kabul besok.
Carlo hanya bisa menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal. Yang terpenting Pak Penghulu nya sudah ada. Mahar atau Mas Kawin udah ada dan yang paling penting mempelainya juga ada.
.
.
.
Sofie rasanya gregetan dengan respon dari Bisma, tapi sudahlah yang penting Ia dapat bertukar shift.
Sementara Arga dan Argi, akhirnya mendapat ijin pulang ke Bandung selama 3 hari termasuk perjalanan pulang pergi. Beruntungnya Mereka mendapat tiket penerbangan di jam 9 pagi.
Segala persiapan dadakan, layaknya tahu bulat sudah mulai di kerjakan pihak WO. Termasuk catering untuk acara pernikahan.
Rino mengajak Sonya ke salah butik langganannya untuk fitting gaun, namun Sonya menolak karena Sonya masih menyimpan baju kebaya saat Ia dan Rino menikah dulu. Namun Rino meminta Sonya untuk memakai gaun pengantin yang baru. Setelah pembicaraan yang cukup alot jam 3 sore Rino dan Sonya tiba di butik untuk fitting gaun pengantin.
Pilihan warna biru malam menambah ketampanan Rino dan kecantikan Sonya. Usia Mereka tak lagi muda, namun masih sangat enak di pandang mata.
Selesai dari butik, Rino mengajak Sonya ke toko perhiasan mewah, diamond mewah berjejer manis, Rino meminta Sonya memilih untuk cincin pernikahan Mereka besok.
Sementara diam-diam Rino sudah memesan diamond limited edition untuk mahar yang akan di berikan besok.
Lelah membuat Mereka berdua mampir di sebuah cafe n' resto, memesan minuman dingin yang menyegarkan dan beberapa dessert untuk dinikmati.