LOVE FOR AMOR

LOVE FOR AMOR
MENGUNDANG



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



"Ada apa?" tanya penasehat akademis saat Amora mendatangi di ruang dosen.



"Saya mau memberitahu Bapak hari Jumat depan saya akan akad nikah dan saya berharap Bapak bisa hadir di acara tersebut serta memberi doa restu buat saya," Amora mengatakan maksud kedatangannya siang itu.



"Kamu serius?" PA Amora memandang gadis belia itu dengan bingung. Sang dosen hafal, anak tingkat satu maksimal berapa tahun usianya.



"Serius Pak ini sebenarnya sudah program enam bulan lalu tapi karena saya dan calon suami sama-sama sibuk di kejuaraan nasional karate yang baru berakhir maka kami tunda. Besok kami hanya akad nikah aja, acara resepsi akan digelar lima bulan lagi karena kami nunggu jadwal liburan sekolah dan kuliah." Jelas Amora.



"Oh gitu,  calonmu orang mana? Siapa?" tanya dosen itu.



"Dosen sini juga Pak,  Dava calon suami saya."



"Oh yang dari Fakultas Ekonomi?"



"Betul Pak dia calon suami saya."



"Wah selamat ya. Kamu bersiap aja akan banyak cibiran membully-mu." dosen Amora tahu bagaimana most wanted lecturer itu diperebutkan.



"Enggak apa-apa itu sudah kami perhitungkan. Saya juga sudah update kegiatan kejuaraan nasional saya kemarin. Kalau berani membully ya saya geprak aja Pak."



"Oh iya sampai lupa saya kalau anak didik saya atlet nasional berprestasi. Selamat ya kamu berprestasi di kejuaraan nasional kemarin. Bapak lihat langsung di TV," dosen itu langsung mengulurkan tangannya mengucapkan selamat atas prestasi Moya.



"Iya Pak, itu sekarang baru saya posting di media sosial saya agar yang ngomong sama saya hati-hatilah.  Sebenarnya selama ini saya sih pengennya diem aja Pak. Cuma saya prepare buat pernikahan saya, jadi sebelum semua terjadi ya saya buka duluan siapa saya sebenarnya," kata Amora.



"Sekali lagi selamat deh jadi resepsinya masih lima bulan lagi ya. Bapak kayaknya Jumat pagi  tidak ada acara. Insya Allah bisa hadir. Kamu share lock dan beri alamatmu ya."



"Ya pagi jam 09.30 sebelum Jumatan Pak."



"Oke mudah-mudahan Bapak bisa ya nanti kita atur jadwal dengan dosen lain supaya kita jalan ke sana sama-sama. Siapa aja yang diundang?"



"Yang terutama Bapak, ketua jurusan dan dekan yang saya beritahu langsung seperti ini. Dosen lain saya minta tolong Bapak ajak saja Pak."



"Baik nanti Bapak sampaikan ke rekan-rekan lainnya."



"Terima kasih Pak."


\*\*\*



"Tumben kamu ke sini," dua orang teman Bayu yang biasa menemai ke fakultas kedokteran hewan menyapa Amora yang melenggang sendiri di fakultas hukum.




"Wah mau pedekate nih," goda teman perempuan Bayu.



"Sorry ya kalau buat pedekate ama cowoq egoist enggak punya otak macam dia. Saya mau kasih tahu sesuatu ke Bayu aja. Kemana Bayu?"



"Kayaknya nggak kuliah deh hari ini." Jawab teman cowoq Bayu yang tahu mengapa Bayu disebut egois dan tak punya otak oleh Amora.



"Oh enggak ada dia.  Kasih tahu aja suruh datang besok Jumat ke rumah saya jam 09.30 pagi.  Saya nikah dengan sensei karate yang kemarin jadi ketua panitia kejuaraan nasional karate."



"Oh iya selamat ya kamu kemarin menang sebagai pelatih terbaik tingkat nasional," sahabat Bayu yang cowoq ini pasti sering diajak cerita oleh Bayu sehingga tahu segalanya tentang Amora.



"Terima kasih. Dan suami saya lebih tinggi levelnya dari saya. Bayu suruh datang ya."



"Akan saya sampaikan," kata temannya Bayu yang memang sering meledek Bayu ketika mengejar cinta Amora.



"Apa calon suamimu dosen UGM yang sering antar jemput kamu?"



"Betul, dia karateka nasional yang sering mewakili Indonesia di kejuaraan internasional."



"Wow!" kata teman yang lain. Mereka tak berani lagi membully Amora.


\*\*\*



Banyak gadis di kampus melihat postingan Amora yang menjadi pelatih terbaik nasional.



"Kalau dia sudah sudah tingkat pelatih pasti bukan kaleng-kaleng dong."



"Iya gila ya, padahal kayaknya dia kelemar-kelemer dan lembut banget." kata yang lain.



"Dia pakai pelet apa ya sampe pak Dava sering anter jemput dia."



"Pak Dava bukannya karateka juga ya?  Mungkin cuma rekanan makanya dia deket."



"Iya juga sih. Ya makanya Bayu kan juga deketin karena kan sama-sama karateka."



"Bisa jadi gitu pak Dava mana mau sih sama dia." kata yang lain.



Fokus omongan adalah Dava tak akan mungkin mau pada gadis kecil seperti Amora. Padahal kenyataannya yang tergila-gila pada Amora adalah Dava bukan Amora yang naksir Dava duluan.


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU