LOVE FOR AMOR

LOVE FOR AMOR
CALON ISTRINYA LAGI CEMBERUT



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Aku bicara sama Aldo Bun. Dia bilang semua anggota keluarga tante Kiran memang seperti itu termasuk mommynya Amora. Mommy tetap baik pada orang yang telah memperkosanya bahkan sudah berselingkuh."



"Bunda udah tahu cerita itu sejak lama, dulu mommy nya Amora itu sering ke sini. Saat itu adik Amora semua laki-laki  kecil-kecil suka main mobil-mobilan koleksimu," sahut Hermiena.



"Kok Bunda tahu,  aku malah  nggak tahu ya Bun?" Dava jadi bingung tak pernah tahu Amora sejak dulu.



"Ya kamu nggak pernah di rumah, mana tahu ada gadis kecil cantik di depan rumah," akhirnya mereka malah cerita tentang Amora saat dulu. Masa kecil Amora yang suka main ke rumah Dava tanpa Dava ketahui.



"Jadi Bunda sama mommynya udah nggak ada larangan ya Bun?"



"Enggak, nggak ada larangan buat kalian," jawab Hermiena.



"Oke bismillah, doain aku ya Bun."



"Insya Allah Bunda doain," Dava plong sudah selesai ganjalan di hatinya.


\*\*\*



'*Dimana jam berapa*?' Dava membalas pesan Amora.



'*Di cafe Seruni seberangnya toko buku kemarin nggak usah jemput, jam dua siang*,' Dava membaca balasan Amora. 



Dava hanya menulis huruf *Y* sebagai balasan. Entah Yes atau Ya, pokoknya dia setuju.


\*\*\*



"Kamu bawa motor kan?" Selidik Anto pagi ini. 



"Ya bawalah," balas si cantik Amora pada daddy nya.



"Gimana mau bawa motor kalau kamu udah dijemput?" Goda Dini pada putrinya.



Amora tentu saja kaget karena Dava sudah parkir di halaman rumahnya.



"Aku nggak janjian kok," tampik Amora.



"Ngejemput kan nggak mesti harus janjian," jawab Anto.



"Daddy duluan ya Mom," lalu Anto keluar  menggiring tiga jagoannya yang semua sudah salim pada Dini.



"Assalamu'alaykum Om," sapa Dava sopan.



"Kamu langsung masuk aja sarapan sana," Anto menyuruh Dava segera masuk setelah mengulurkan salam menyambut tangan Dava.




"Dava kamu sarapan dulu sini," panggil Dini, membuat Amora tambah kesanI.



"Iya Tante saya sudah sarapan kok," tolak Dava tak enak.



"Sarapan di mana kamu jangan ngaku udah sarapan atau jangan-jangan udah punya istri sehingga ada yang nyiapin sarapan?" Goda Dini.



"Enggak, enggak, enggak Tante," Dava ketakutan dibilang seperti itu.



"Makanya kamu sarapan dulu baru berangkat.  Tante udah siapin kopi untukmu,"  Dava melihat ada wajah cemberut di depan kursinya.



"Kopinya enak nih Tante, cuma pemandangan di depan yang nggak enak,"  seloroh Dava.



Dini tertawa mendengar guyonan itu. Dan hal itu tentu saja membuat Amora tambah kesal.



"Lagian ngapain sarapan di rumah orang. Emang istrinya nggak nyiapin makan apa?" kata Amora judes.



"Saya belum punya istri!  Adanya calon istri yang lagi cemberut," tentu saja kalimat Dava ini  bikin Amora tambah kesal.



"Moya habiskan sarapanmu. Jangan pernah tinggalin meja kalau belum habis." Pesan Dini pada putri sulungnya.



"Dava tante duluan ya. Tante mau siap-siap berangkat kerja," Dini memang bum rapi dengan pakaian kerjanya.



"Iya Tante pokoknya kalau ada orang ninggalin meja makan, saya akan lapor Tante."



"Nah bagus itu," kata Dini sebelum meninggalkan  makan.



"Apa hari ini kamu padat kok minta ketemunya jam 02.00?" Tanya Dava.



"Aku kuliah sampai jam 01.20," jawab Amora.



"Oke jam 01.20 Abang jemput di kampus." Dava menyeruput kopinya.



"Nggak usah aku bawa motor aja," Amora menolak Dava menjemputnya karena dia tetap ingin membawa motor saja ke kampusnya.



"Enggak bisa. Kita berangkat bareng sekarang dan nanti jam 01.20 Abang jemput di kampus." Dava lalu memakan rotinya. Amora makin kesal karena tak bisa bebas dari aturan Dava.


\*\*\*



"Tante berangkat duluan ya" Dini kuar kamar sudah rapi.



"Ini kami juga siap berangkat koq Mom," Amora juga keluar dari kamarnya sudah rapi dan membawa tas kuliahnya.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.