LOVE FOR AMOR

LOVE FOR AMOR
INFO AKURAT DARI KAPTEN KAPAL



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Dava tiba lebih dulu di Pangkalan Bun. Suatu daerah yang baru sekali ini dia datangi.



Dava menghubungi Leo dan Steve, tapi ponsel mereka belum aktif.  Artinya mereka masih ada dalam pesawat. Dava mengirim pesan bahwa dia sudah langsung menuju ke Kumai lebih dulu tidak menunggu Steve dan Leo datang.



Sesampai di Kumai Dava langsung menghubungi syahbandar. Dia memberitahu soal Amora yang menjadi penumpang gelap karena melarikan diri dari penculik.



Dava memperlihatkan semua berkas laporan ke polisi, juga copy surat untuk syahbandar Tanjung Perak soal van yang Dava cari hingga rekaman saat Amora naik kapal.



Melihat semua itu syahbandar langsung menghubungi kapten kapal tempat Amora sembunyi.



Dari komunikasi antara kapten kapal dan syahbandar diketahui memang Amora sudah "tertangkap" petugas dan dia aman dikamar seorang ABK yang mengakui kalau Amora pernah melatih dirinya karate ketika dia STM dulu.



Kapten kapalnya berkata  memang ada dua orang penumpang gelap yang  memberikan janji bahwa setiba di pelabuhan tujuan, akan memghubungi keluarganya untuk minta jemput.



Kapten kapal juga bilang  yang perempuan bercerita dia  adalah korban penculikan dan yang laki-laki bilang dia temannya korban penculikan itu. Tapi perempuan bilang dia tidak bersama laki-laki itu, dia sendirian.


\*\*\*



Mendapat kabar itu tentu saja Dava bersyukur.  Dava langsung menghubungi Anto.



"Kapalny baru akan mendarat satu jam lagi Dadd,"  kata Dava.



Dava bercerita syahbandar sudah bicara pada kapetn kapal dan Amora ada disana.



Anto dan Dini langsung sujud syukur mengetahui anak mereka selamat.



"Mommy akan menyusul," Dini minta dicarikan tiket ke Pangkalan Bun.




"Ini aku di ruangan Syahbandar, beliau sudah menghubungi kapal kapten kapalnya tempat Amora kabur." 


\*\*\*



Begitu mendarat, Steve dan Leo kaget ketika mengaktifkan ponsel, Dava ternyata sudah mengetahui keberadaan Amora dan kapten kapal telah bicara dengan syahbandar.



Leo dan Steve agak tenang mengetahui Amora selamat walau belum tiba di Kumai.



Mereka bersyukur dengan gerak cepatnya Dava. 



"Kami ke sana atau bagaimana ini?" tanya Steve pada Dava.



"Nggak usah Pa. Papa dan om nggak usah ke Kumai. Papa tunggu aja di Pangkalan Bun situ aja. Nanti kita malah selisih jalan."



"Percuma Papa bolak-balik ke sini juga satu jam lagi nggak sampai satu jam lagi kan kapalnya datang Pa."



"Papa ke sini aja hampir dua  jam. Sebaiknya Papa dan Om Leo tunggu di Pangkalan Bun aja nggak usah ke Kumai."



"Oke Papa tunggu di sini aja." Leo dan Steve mencari tempat yang enak untuk mereka menunggu.



Leo juga langsung menghubungi  Harry melaporkan kalau Amora sudah diketemukan hanya kapalnya belum mendarat. 



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.



![](contribute/fiction/6577040/markdown/10636434/1678892506522.jpg)