LOVE FOR AMOR

LOVE FOR AMOR
KEPALA BATU



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Cepat bilang ngomong apa sama mommy dan daddy?" Desak Amora lagi.



"Terserah kamu! Kan tadi Abang udah bilang Abang akan ngomong ke kamu asal kamu ubah panggilan. Ya udah sama-sama ngeyel aja,"  jelas Dava.



"Ih kepala batu ( istilah Ambon buat keras kepala )," Amora juga sama kepala batu karena dia juga tak mau kalah apda Dava kan?



"Daripada tukang ngeyel kayak kamu," jawab Dava dengan tenang menghabiskan makannya. Dava juga nggak mau kalah sama Amora.



"Abang ceritain, Abang ngomong apa sama daddy dan mommy,"  akhirnya Amora pun mengalah.



"Nah gitu dong kan jadi manis. Pokoknya nggak boleh diubah ya."



"Kamu maksa Abang cerita, jadi jangan nyesal kalau tahu faktanya," Dava memandang wajah hitam manis Amora.



"Kamu mau tanya yang mana?" Tanya Dava



 Dia tatap mata Amora dalam. Dan gadis itu tak menghindar. Dia berani menatap balik Dava tanpa berkedip.



"Ya semua lah. Awalnya bicara apa. Pertama kali bilang apa atau bagaimana kok bisa dapat nomor telepon?"



"Terus juga mommy sama daddy kok cerita sama papa Steve." Desak Amora.



"Soal mommy atau daddy cerita ke papamu, Abang enggak tahu."



"Yang pasti Abang bilang ke daddy dan mommymu Abang nggak punya niat buruk ke kamu."



"Maksud Abang, sejak melihat kamu pertama kali Abang punya rasa yang enggak bisa Abang jabarin."



"Abang ini sudah umur, dan kamu anak kecil. Abang enggak mau orang tuamu menyangka Abang mau mainin kamu kalau Abang sering main ke rumahmu."



"Jadi Abang bilang Abang nggak akan punya niat jahat nggak akan punya niat buruk. Abang nggak bilang Abang cinta sama kamu ke daddy sama mommymu, nggak."



"Karena rasa itu belum bisa Abang ungkap. Abang bilang kalau Abang akan serius. Abang bukan cari teman atau pacar." 




"Ya belum lah sayankku," balas Dava.



"Enak aja panggil-panggil sayank!" Protes Amora.



"Jadi Abang ini serius lihat kamu di pesawat tiba-tiba ada rasa yang beda. Dari situ Abang bertekad dapetin kamu."



"Kita jalanin dulu. Yang pasti Abang jelas bukan mau main-main. Karena rasa ini harus dipupuk dulu!"



"Enggak manis banget! Enggak romantis banget! Enggak banget! Pokoknya nggak banget!" Amora tak menyangka ditembak dengan cara aneh yang dia ucap berulang-ulang ENGGAK BANGET! 



"Iya banget! Iya banget! Iya banget!" Seperti tadi, Dava menjawab dengan membalikkan kata Amora. 



"Norak!" Amora kesal Dava selalu bisa mengembalikan semua kata-katanya.



"Abang bukan anak ABG kayak kamu. Kalau suruh romantis bisa tapi kan timingnya nggak tepat kamu yang udah maksa Abang kasih tau."



"Sekarang Abang diprotes karena enggak manis, enggak romantis. Padahal karena kamu enggak suka dibohongi, Abang jujur mengatakan kebenaran."



"Hari ini Abang harus ngomong tanpa persiapan apa-apa. Mau gimana? Masa bisa tiba-tiba langsung Abang kasih kata-kata I love you dengan cincin padahal Abang aja enggak tahu kenapa kamu ngajak bicara yang kamu bilang urgent." Dava tak terima dibilang tak romantis oleh Amora.



"Tapi nggak gitu juga kali ngomongnya," protes Amora.



"Terus mau ngomongnya gimana sayankku? Mau ngomong Amora aku sayang kamu gitu atau Amora I love you sambil berlutut gitu?" Goda Dava membuat Amora tambah kesal.



"Kita kan pernah cerita kalau orang tua kita itu juga nikah muda. Ayah dan bunda Abang masih sangat muda waktu nikah. Mommy dengan ayahmu juga masih muda banget kan waktu punya kamu. Tapi mommymu bisa dewasa kok menghadapi semua persoalan hidupnya."



"Abang nggak muluk-muluk sih. Enggak kepengen cepet-cepet nikahin kamu kalau kamu belum siap."



"Kamu mau lanjutin kuliah silakan sampai selesai S2 pun nggak apa apa." 



"Yang penting kamu tahu Abang serius! Abang enggak akan pernah berpaling itu aja! Kalau kamu masih mau cari yang lain atau bagaimana terserah kamu yang penting kamu tahu Abang ada buat kamu." Dava bicara serius, Amora jadi terpaku melihat keseriusan lelaki di depannya.


\*\*\* 



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.