
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Kalau Mommy enggak mau komen ya. Mommy nggak bisa ngomong apa pun. Kalau Moya sudah punya keputusan apa pun Mami akan dukung!"
"Kalau dia bilang batalin. Ya udah mommy dukung mau ngapain lagi," kata Dini datar.
"Dava kamu sampai dari kemarin kamu nggak bilang dan fatalnya kamu bilang kamu di kantor, padahal Moya lihat kamu itu kalau dia nggak lihat kamu okelah."
"Dia bukan KATANYA, tapi dia lihat live. Mommy udah pengalaman sih soal bohong."
Mami nggak bisa tolerir alasan apa pun soal bohong."
"Mommy akan dukung apa pun keputusan Moya. Dia mau batalin, Mommy sepenuh hati akan dukung."
"Moya mau maafin kamu, dan terima kamu lagi, Mommy akan bebasiin sesuai keinginan dia."
"Pernikahan kan enggak bisa dipaksa daripada dia nanti dibohongi sepanjang pernikahan ya mending batal."
"Buat kamu mungkin bisa beralasan SAYA BOHONG KARENA AKAN BUAT SURPRISE, lalu kamu bilang hanya satu kali ini aja berbohong."
"Kamu lupa, udah berapa kebohongan yang kamu lakukan buat bikin surprise itu?"
"Saya bisa rinci beberapa. 1 Kamu bilang kamu masih di Jakarta."
"2 Kamu bilang sedang di kantor."
"3 Mungkin kamu berpesan pada beberapa orang agar mereka tutup mulut kalau kamu di Jogja."
"Itu baru awal, nanti kan akan terus ditambah kebohongan penunjang lainnya."
"Jadi, apa saya salah kalau saya bilang kebohongan itu tidak termaafkan?" Anto udah nggak bisa ngomong dari tadi kalau Dini sudah bicara seperti. Padahal tadi bilangnya enggak mau komentar.
"Kalau Daddy, mau dibatalin ya mau bilang apa kan nggak bisa menikah cuma satu pihak. Tapi kalau mau diteruskan atau dilakukan penundaan Ya nggak apa apa tapi sebaiknya kita cooling down dulu lah."
"Karena kalau bicara masih seperti sekarang itu tidak bisa. Moya masih ngotot seperti mommy, dan kamu tetap bertahan bawa kebohongan untuk surprise."
"Besok-besok lagi akan ada lagi kebohongan dengan alasan lain lagi."
"Kamu mungkin bisa tanya ke ayah Harry dia selalu berbohong sehingga mommy dan dia bercerai. Daddy katakan hal ini bukan karena benci dia. Ini dibahas untuk pembelajaran saja."
"Suatu waktu ayah Harry bingung dipanggil mamanya. Mau pergi Moya lagi rewel. Enggak pergi dia takut mamanya marah ke mommy Dini karena mamanya pasti ngira mommy Dini larang dia pergi."
"Akhirnya dia bohong bilang mau diskusi sama teman."
"Lalu tak sengaja esoknya temannya tanya kenapa Haryy enggak datang saat diskusi,"
"Mulai bergulir kan? Buat nutupin itu ayah Harry bilang enggak sampai tempat diskusi karena motor mogok dan dia ke bengkel,"
"Kamu pikir selesai?"
"Ternyata belum. Momny minta bukti pembayaran bengkel. Ayah Harry enggak punya. Dia bilang hilang terjatuh dari kantong."
"Kalau sudah seperti itu masalah bukan selesai tapi tambah melebar. Karena mommy minta mereka ke bengkel. Lalu ributlah karena ayah Harry berdalih tidak dipercayai seperti anak kecil, hal seperti itu harus di cek ke bengkel dan bikin malu."
"Tadi kamu bicara satu kali bohong cuma karena ingin memberikan kejutan itu sulit di beri dispensasi untuk dimaafkan."
"Walau kamu sudah jujur tapi Daddy nggak bisa bantu seperti Mommy bilang tadi, semua tergantung Amora."
Aldo sejak tadi diam, dia jadi ikut merasa bersalah terhadap adiknya karena dia yang ingin memperkenalkan Dava pada sosok temannya itu.
"Kalau boleh tahu sekarang Moya di mana Om?" Tanya Aldo.
"Moya tidak mau ketemu kalian berdua! Dia sudah bilang dia benci Aldo dan Dava jadi untuk sekarang percuma kalian berdua menemui dia," kata Anto.
"Tadi kami bertemu di bengkel papa Steve, karena sejak melihat kalian dia lari kesana. Sekarang dia di lokasi yang aman."
"Sampai kapan Om kita nggak bisa ketemu?"
"Ya enggak tahu. Kalau 1 jam dia sudah cooling down ya bisa ketemu sekarang juga tapi kalau dia mau bertemu satu minggu lagi mau diapain? Atau mungkin satu tahun? Kita mau bilang apa? Kita kan nggak bisa ngatur hati orang tapi yang pasti seperti itu."
"Kalian tahu kan Om sama Tante nggak pernah mau berbohong makanya tadi kami bilang bertemu di bengkelnya Steve karena memang bertemu disana. Kalau posisi sekarang memang tempatnya dirahasiakan bukan bohong."
"Rahasia bukan bohong dia bilang dia tidak mau ketemu dengan kalian berdua. Dava diam. Dia sangat salah memang ngomong ke Aldo untuk cepat-cepat memperkenalkan dengan temannya agar cepat-cepat merealisasikan impiannya memberi mahar spesial bagi Amor
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIED ya.
