LOVE FOR AMOR

LOVE FOR AMOR
MELIHATNYA DI CCTV



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Setelah menunggu beberapa lama akhirnya Dava mengantongi surat untuk melihat CCTV di pelabuhan.



Bukan Dava yang pegang sih tapi polisi yang akan ke sana yang memegang surat bahwa mereka memang bertugas resmi boleh melihat CCTV mencari van putih yang membawa Amora.



Jam 10.00 malam akhirnya Dava sampai di pelabuhan Tanjung Perak Semarang.



Dari Jogja belum ada info terkini.  Dava hanya tahu kalau orang tuanya Bayu sudah tiba di Jogja. Tapi belum ada info tambahan lainnya.


\*\*\*



Di Bumijo, Jogja, Dini semakin memelas.



"Ini sudah lebih dari 24 jam. Bagaimana keadaan Mbak Moya? Dia makan apa? Apa dia selamat atau bagaimana?"



Begitu terus yang dia katakan disela tangisnya.



"Sabar Mom. Kalau Mommy enggak sabar dan bisa drop, kasihan anak-anak. Mereka juga butuh Mommynya kan?" Bujuk Anto.



Hermiena, Sari atau Risye bergantian menghiburnya.



Beberapa kali telepon dari mamanya Anto atau maminya Dini juga dia terima untuk menguatkan.



Harry juga tak bisa konsentrasi kerja sama sekali. Anak tunggalnya hilang. Bagaimana dia bisa berpikir?



Harry yakin bila tidak dibius Amora pasti bisa melawan.


\*\*\*



Dava mengamati  rekaman CCTV di ruang monitor.



"Pak coba tolong dilihat arah  mobil yang ini berada,"  Dava menunjukkan foto mobil Bayu.



Saat itu terlihat satu minibus elf long terbuka dekat sebuah van putih dan mobil lainnya. 



"Pak perhatikan elf itu," pinta Dava.



Terlihat sebuah elf terbuka pintunya. Disana terlihat banyak gadis yang tidur atau pingsan. 




Dava terus memperhatikan saat para lelaki sibuk mengatasi seorang perempuan yang memberontak, Amora melarikan diri sendirian dia lari ke sebuah kapal yang akan berangkat.



Hanya itu celah untuk Amora bebas dari rombongan lelaki tadi. Tapi mereka tak melihat lolosnya Amora.



Rupanya saat dipindah dari van ke ELF, Amora sudah sadar cuma pura-pura tetap pingsan begitu ada kesempatan dia langsung lari sendirian.



Para penculik sedang repot dengan gadis yang memberontak hendak kabur sehingga tak ada yang tahu kalau Amora sudah kabur.



Pada saat kapal yang ditumpangi Amora secara gelap tadi berjalan Bayu ikut naik lompat ke kapal itu. Bayu juga ikut ke kapal yang Amora tumpangi.



"Ini apa ya Pak? Apa mau penjualan gadis ya Pak? Karena semuanya gadis-gadis dan banyak."  seorang polisi berkomentar soal apa yang mereka lihat.



"Kayaknya iya ini rupanya sindikat penculikan gadis untuk dijual. Entah sebagai TKW atau apa ini," kata pihak yang lainnya.



Mereka malah fokus kegiatan para penculik,  bukan fokus ke Amora.



Dava mencatat semua tentang kapal yang dinaiki Amora.  Sebuah kapal tujuan KUMAI, Kalimantan Tengah.



Kapal itu akan tiba di Kumai 26 jam sejak berangkat.



Dava langsung menghubungi Anto dan Steve.



Malam itu juga Steve dan Leo memutuskan mereka berdua yang akan berangkat ke Pangkalan Bun.



Ada pesawat yang menuju ke sana besok pagi.



Dava juga segera pamit pada polisi dan syahbandar. Dia bilang akan mengejar pesawat ke Pangkalan bun. Kota terdekat dengan pelabuhan Kumai.



Dava tadi minta rekaman CCTV saat Amora naik kapal. Rekaman itu nanti akan berguna di Kumai. Rekaman itu juga Dava kirim ke Steve dan Anto serta Leo.



Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.


Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.



![](contribute/fiction/6577040/markdown/10636434/1678886746462.jpg)