
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Dalam perjalanan menuju Pangkalan Bun Dava minta sopir berhenti di sebuah mall yang mereka lewati.
"Tunggu sebentar ya Pak," Dava meminta sopir menunggu mereka.
"Mau apa Bang?" Tanya Amora bingung.
"Kamu dua hari ini enggak mandi dan enggak ganti pakaian kan? Kita beli baju dulu dan kamu bisa membersihkan diri dulu," Dava ingin Amora merasa nyaman.
"Apa Abang keganggu dengan bau tubuhku?" Amora langsung tak percaya diri.
"Bukan begitu sayank. Abang cuma ingin kamu nyaman aja. Kalau keganggu dengan bau mu, dari tadi kamu Abang peluk lho? Masa orang bau mau Abang peluk?" Jawab Dava lembut.
"Aku mandi sih di kapal. Yang enggak hanya ganti baju aja," jawab Amora. Dia mengikuti Dava turun.
"Abang bawa sabun mandi. Darurat pakai sabun Abang aja. Kamu beli baju dan pakaian dalam aja ya," Dava tak enak bila mereka terlalu lama meninggalkan taksi.
Tanpa banyak rewel, Amora membeli baju ganti lengkap dengan pakaian dalam. Dava tadi membelikan handuk kecil yang lembut untuk mandi Amora darurat.
\*\*\*
"Terima kasih sudah menunggu ya Pak," ujar Dava. Tadi sebelum turun Dava meninggalkan sejumlah uang sesuai argo yang tertera, takut sopir taksi merasa tak nyaman menunggu mereka.
"Kita ditunggu papa Steve dan om Leo lho," kata Dava yang juga telah mandi. Walau berangkat dari Semarang dia sudah mandi, tapi rasanya lebih nyaman bila dia juga mandi.
"Serius mereka ada di Pangkalan Bun?" Amora senang akan attensi kedua pamannya itu.
"Tadinya mereka mau nyusul ke Kumai. Abang bilang nggak usah nyusul ke Kumai karena kita sudah mau kembali."
"Nanti malah selisih jalan nggak ada guna dan saling tunggu."
Amora senang tadi sudah langsung bicara dengan Anto dan Dini.
Amora juga sudah menghubungi Harry walau hanya sebentar. Yang penting orang tuanya semua tenang. Sejak di kapal dia sudah mengisi daya ponselnya meminjam charger seorang ABK. Cuma kan di kapal nggak ada sinyal jadi tak bisa menghubungi orang tuanya.
\*\*\*
Steve mengembangkan tangannya untuk menerima tubuh Amora yang sedang berlari ke arahnya.
Leo hanya tersenyum dia menyayangi Amora tapi memang tidak sedekat Steve.
Dari kecil Amora lebih suka pada Steve yang saat itu belum jadian dengan Sari! Bukan pada dirinya yang om kandung gadis itu. Padahal kalau Leo adalah adik kandung Harry ayah biologis Amora.
Sedang Steve itu jadi om nya Amora karena dia menikah dengan Sari. Sari itu adiknya Anto, ayah sambung Amora!
Jauh kan kekerabatan Steve dengan Amora dibanding dengan Leo. Tapi cinta nggak bisa kita ukur dengan pertalian darah. Amora lebih merasa dekat dengan Steve daripada Leo.
"Anak Papa dari mana aja?" tanya Steve lembut setelah dia puas mendekap dan menciumi wajah putri nya itu.
Amora memeluk dan mencium om Leo setelah lepas dari dekap Steve.
"Tadi aku udah telepon ayah biar enggak cemas Om," Amora memberitahu Leo kalau dia sudah langsung menghubungi Harry. Amora tahu menghilangnya dia pasti bikin heboh keluarga besarnya.
"Pokoknya seru Pa, seru banget. Aku udah sadar lama saat di mobil van. Cuma memang pura-pura pingsan terus, biar aku aman karena kalau aku berontak mereka akan bius lagi."
"Walau pun lapar, aku pura-pura diem aja terus. Pas ada kesempatan itu ya aku kabur deh. Mau lari kemana lagi enggak bisa. Satu-satunya yang aman ya ke kapal yang sudah tarik jangkar!" Amora menjawab pertanyaan Steve dia kemana saja.
"Kamu mulai makan kapan?" Tanya Dava.
"Sampai kapal aku langsung ditangkap oleh ABK yang kontrol tiket untung ada mantan siswa karateku."
"Dengan bantuan dia aku langsung bertemu kapten kapal dan mendapat makanan dari ABK itu."
"Kamu koq enggak cerita ke Abang. Dia belum kita beri tanda terima kasih." Dava malah baru tahu ada pahlawan yang sebenarnya di kapal itu.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.
