LOVE FOR AMOR

LOVE FOR AMOR
PERMINTAAN MAAF DARI DICE



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Alhamdulillah semuanya selesai dengan baik ya Yank." Bisik Dava. Dia cukup bahagia event pertamanya di keluarga calon istrinya tak mengecewakan.



"Iya, Alhamdulillah semua senang,"  jawab Amora. 



"Kamu mau pulang sama Abang atau sama daddy?" Tanya Dava.



"Aku selesaiin cucian piring baru aku pulang nanti Abang antar aku ya," pinta Amora.



"Enggak usah kalau cucian piring, nggak usah kamu bantu. Kan ada asisten rumah tangga yang pergi pulang dua hari sekali." Dava tak membolehkan Amora membantunya. 



Dava akan kerjakan sendiri semuanya begitu tamu pulang. Walau memang benar ada pembantu pulang pergi. Tapi dia masih bisa mengerjakan kalau hanya cuci piring saja.



"Pantes tadi nggak datang ya?"



"Iya tadi nggak, berarti besok ada," jawab Dava.



"Jadi dia bukan berdasarkan hari kerja?" 



"Enggak. Bukan berdasarkan hari kerja kecuali aku minta tolong dia datang. Biar aja besok bibik yang cuci piring. Kalau kamu mau pulang bareng daddymu nggak apa-apa."



"Abang malas ngantarin aku?" tanya Ebby.



"Bukannya males,  Abang tanya kamu mau sama daddy atau Abang anter. Dari kalimat itu ada yang bilang Abang nggak mau antar atau Abang masa antar kamu enggak?"



"Mulai sekarang mulai diatur bicaranya, jangan banyak ngambek kata Dava lembut menasihati gadis kecil kekasih hatinya.



"Oke," jawab Moya. 



"Aku sama Abang aja lah. Mobil daddy sudah penuh sama tiga kurcaci kecil." Jawab Moya.



"Udah tinggal aja," bisik Dava. Mereka memang sedang di dapur berdua sambil mengeluarkan semua ayam yang sudah dimasak.



"Yank Abang sisain buat sahur aja sama buat bibi besok biar dia bawa pulang. Selain itu biar dibawa oleh semua ibu negara aja," Dava tak mau banyak makanan tersisa di rumahnya. kayaknya Sisan semua dibawa oleh Ebi ke ruang tengah agar dibawa pulang oleh para ibu negara.



"Kamu sudah pisahin buat Abang sahur nanti malam Moya?" tanya Sari 



"Udah disisain buat sahur juga buat si bibi bawa pulang,"  kata Amora.



"Oh ada bibi," tanya Risye.




"Oke kalau gitu ini es buah, juice, puding juga bawakan untuk bibi.



"Boleh, biar jadi lebih banyak makanan yang dia bawa,"  sahut Amora dia pun membereskan yang buat Bibi bawa dalam kotak-kotak thinwall atau kotak plastik sehingga bersih dan rapi.



Semuanya pulang sehabis salat tarawih bersama. Dava juga langsung mengantar Amora.


\*\*\*



"Moya, sorry lho, aku nggak punya niat jahat ke kamu, kemarin kita tuh cuma bercanda," Dice meminta maaf ada Amora dengan langsung. 



"Aku nggak apa-apa," kata Amora santai.



"Emang aku repot? Emang aku marah? Kan enggak." Tukas Amora lagi pada Dice.



"Aku jadi nggak enak, kepikiran kamu nanti marah ke aku," lanjut Dice lagi.



"Lagian memang kami juga tunangan memang diam-diam kan. Jadi nggak ada yang tahu," Amora masih tak menyalahkan dua temannya.



"Beneran kamu diculik?"



"Beneran, aku beneran di culik. Kalian tahu ada saksi yang melihat sejak  aku dibius di parkiran kampus tapi dia diem aja.  Nggak ngapa-ngapain!"



"Dia nggak minta tolong, dia nggak ngelawan ke penculik," jelas Amora geregetan kalau ingat semua itu.



"Kelewatan bangeet sih orang kayak gitu. Enggak pantes idup tuh makhluk," maki Shinta.



"Sayangnya dia masih hidup tuh," jelas Amora dengan sinis.



"Siapa dia? Koq kayak gitu banget."



"Siapa lagi kalau bukan Bayu," jelas Amora.



"Bayu??" kata Sinta tak percaya.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ya.



![](contribute/fiction/6577040/markdown/10636434/1679727814629.jpg)