
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Sejak kasus penculikan, Bayu tidak pernah lagi menampakan diri di depan Amora dia sudah cukup malu.
Selain itu Bayu juga mendapat ultimatum dari kedua orang tuanya terutama ibunya untuk melupakan Amora yang sudah memiliki tunangan seperti yang Bayu dengar di Kumai.
Memang sekarang Bayu sudah cukup terkenal karena dia membantu polisi dalam kasus membuka fakta tentang distribusi penyelundupan tenaga kerja ilegal sebagai penjaja \*\*\*\* komersial. Banyak LSM yang mengajak Bayu untuk bergabung. Tapi Bayunya belum mau bergabung. Dia ingin cepat selesai kuliah.
Sebaliknya Husni sekarang lebih aktif dia banyak bicara di forum-forum yang kredibel. Kariernya semakin bagus untuk menjadi politikus muda. Husni memang hampir selesai. Dia sedang menyusun skripsi.
Kalau Bayu masih jauh. Masih dua semester lagi baru dia menyusun skripsinya.
Sekarang Bayu hanya berani melihat Amora dari jarak jauh.
"Seharusnya kamu nggak usah menjauh seperti itu," kata seorang teman Bayu.
"Ya seperti dulu aja. Cuma Kamu jangan mengharapkan dia kan kamu tahu dia sudah punya Pak Dava," kata temannya lainnya.
"Aku menjauh justru supaya tidak sakit hati. Lebih baik aku seperti ini," kata Bayu pasrah. Dia tak ingin menyerah, tapi dia tahu tak ada siapa pun yang mendukungnya.
"Tapi kamu terlalu kelihatan menghindarinya sehingga terkesan kaku," komentar yang lain.
"Kamu harus wajar saja seperti dulu. Kamu dulu tiap hari kejar dia. Kamu tahu jadwal kuliahnya dan sebagainya sekarang tiba-tiba kamu menghilang seperti itu. Kan aneh. Bersikap wajar aja," sahut yang lain.
Tanpa sengaja hari ini Amora dan Bayu bertemu di perpustakaan.
Amora bersikap biasa aja karena dia merasa tidak bersalah.
"Hallo Moya," kata Bayu.
"Hallo Kak," balas Amora santai.
"Cari apa?" tanya Bayu.
"Lagi cari gado-gado," jawab Amora. Semua pun tertawa mendengar ejekan Amora pada Bayu. Bayu yang memang serba salah jadi malu sendiri.
"Moya, aku minta gado-gadonya yang pedas boleh?" Goda seorang teman Moya bernama Shinta.
"Boleh. Mau karet berapa?" Tanya Moya.
"Wah enak tuh pakai karet banyak. Tambah pedas kalau buat dijepret karet."
\*\*\*
"Udah tahu belum dosen dari fakultas ekonomi," tanya Ditayningsih yang lebih sering dipanggil Dice.
Amora hanya mendengarkan aja.
"Itu loh yang pacarnya habis diculik sama artis," Amora langsung tahu siapa yang dibicarakan.
"Kenapa memangnya?" Tanya Shinta teman Amora lainnya.
"Aku patah hati lho." Jelas Dice.
" Kok patah hati. Kenapa?"
"Aku pikir dia masih bujang ternyata dia bilang yang diculik itu adalah calon istrinya," jelas Dice.
"Bukannya calon istrinya itu yang artis?"
"Bukan justru artis itu yang menculik tunangan yang sekarang karena cemburu. Si artis udah dibatalin pertunangannya karena ketahuan kelakuannya yang kotor," rupanya Dice mengikuti kasus Dava.
'*Gimana ya kalau mereka tahu bahwa tunangan Abang adalah aku? Enggak enak nih sama mereka. Padahal mereka mengidolakan Abang*.'
'*Apa aku buka jati diri aja ya? Biar mereka tahu siapa sebenarnya tunangan abang Dave sekarang? Nanti mereka terus jaga jarak sama aku enggak ya*.'
'*Aku tanya bunda aja, atau tanya mommy aja deh gimana enaknya ngadepin persoalan kayak gini ini*.'
Amora berupaya menekuni buku yang dia baca agar tak ingat masalah Dava yang banyak penggemarnya itu.
"Aku duluan ya?" Pamit Amora. Pada kedua temannya.
"Mau kemana?" Tanya Shinta.
"Ke kantor tunanganku," jawab Amora santai.
Dice dan Shinta memang tahu Amora sudah punya tunangan. Tapi mereka tak tahu sosok tunangan Amora.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ya.
