LOVE FOR AMOR

LOVE FOR AMOR
BUKAN ANAK KECIL YANG BISA DIBOHONGI



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Kuliah sudah dimulai. Sesuai dengan kesepakatan Amora berangkat kuliah sendiri sekarang dia bawa mobil jadi nggak bawa motor lagi. Semua itu berkat Dini dan Dava bertukar pikiran saat lamaran. Yaitu saat bulan puasa dulu.



Dava masih di Jakarta. Dia masih ada urusan penting. 



Sehabis kuliah hari ini Amora tak ingin langsung pulang. Dia ingin ke pasar buku loak di belakang taman pintar atau di Selatan pasar Beringharjo.



Sehingga Amora menunjukkan mobilnya ke arah ke Taman Pintar untuk cari buku bekas.



"Lho, itu bukan mobilnya Bang Dava. Kan dia masih di Jakarta. Lalu mobil itu siapa yang pakai?" Amora bicara pelan sendirian di mobil.



"Tapi itu memang Abang kok. Sama kak Aldo!" Amora kaget melihat siapa yang berada di mobil tunangannya. Dia berada sejajar dengan mobil Dava terpisah tiga mobil, dia akan ke kiri dan Dava akan ke kanan.



"Mereka berbohong sama aku. Kalau abang ke sini sama kak Aldo. Kenapa kak Aldo nggak ke rumah?" Amora terus bergumam sendiri.



"Aku kok jadi curiga ya sama mereka berdua? Kalau aku ikutin,  ketahuan malah ribut! Kalau enggak aku ikutin, aku  penasaran."



"Iya kenapa Yank?" Amora memang tak mau menduga-duga, dia langsung mengambil ponselnya. Dia belokkan mobil ke kiri karena trafic light sudah berganti warna.



Dava sendiri kaget mendapat telepon siang-siang dari Amora. Suatu hal yang tidak pernah tunangannya lakukan sebelum ini.



"Lagi di mana Bang?" Tanya Amora gugup.



"Di kantor Yank," jawab Dava santai tanpa merasa bersalah.



"Oke Bang kita putus sekarang juga. Tidak akan ada pernikahan!" Kata-kata Amora ini menusuk jantung Dava.



"Maksud kamu apa Yank?" Dava cemas mendengar kata-kata tunangannya itu.



"Aku tahu Abang lagi di depan mobil aku sama Kak Aldo. Aku enggak terima kebohongan. Selamat tinggal dan tak perlu lagi cari aku. Aku orang yang tak pernah terima kebohongan dalam bentuk apa pun!"



"Hallo, Yank," Dava tak bisa bicara lagi karena sambungan telepon sudah diputus Amora. 



Dava langsung membalik arah menuju ke rumah Anto.



Amora langsung mengarahkan mobilnya ke arah bengkelnya Steve.



"Papa dimana?" Tanya Moya saat dia tiba di bengkelnya Steve.



"Biasanya siang seperti ini Bapak di ruang ibu Sari Mbak." Jawab pegawai disana.



Pegawainya Steve tahu bahwa tamunya adalah keponakan Steve yang memanggil Steve dengan panggilan papa.



"Terima kasih," kata Amora dengan manisnya. Gadis itu  langsung lari ke ruang kerja adik kandung daddynya.



Amora masuk ke ruangan itu setelah mengetuk pintu ruang kerja tantenya itu.



"Kenapa Ya? Tumben," tanya Sari saat keponakannya salim pada dirinya.



"Papa kemana Ma?" Tanya Moya.



"Sebentar papa lagi di toilet, kenapa sayang?" 



"Enggak ada apa-apa koq Ma," Amora tak mau cerita pada Sari yang biasa dia panggil MAMA YAI itu.



Sari merasa pasti ada sesuatu yang sangat penting kalau Amora lari ke Steve karena kalau tidak ke Anto dia pasti ke Steve.



"Halo sayang," saat Steve saat keluar dari toilet.




"Kenapa? Ada apa?" Tanya Steve bingung.



Sari melihat Amora memeluk suaminya di depan toilet dan terisak begitu dipeluk suaminya.



"Kenapa sayang? Ayo duduk duduk sini. Ngobrol sama Papa!" Steve mengajak Amora duduk di sofa ruangan itu.



"Aku putusin Dava. Aku tidak mau menikah dengan Bang Dava. Pokoknya tidak akan pernah aku menikah dengan seorang pembohong kayak dia!"



"Please ceritain ke Papa," pinta Steve.



Sari  langsung mendekatinya ia pun ingin tahu cerita sebenarnya.



"Aku merasa dibohongi dan itu sudah kejahatan besar buat aku. Oke aku anak kecil tapi tak ada maaf buat kebohongan. Sekarang mungkin bisa mengatakan ini bohong kecil, tapi nanti akan ada kebohongan-kebohongan lainnya untuk menopang kebohongan itu."



"Coba cerita kebohongan apa yang Dava lakukan," pinta Steve. 



"Abang bilang masih lama di Jakarta sekitar satu atau dua minggu lagi."



"Lalu saat pulang kampus tadi, aku mau ke Pasar Loak buku di Beringharjo aku lihat mobil Abang dia ada bersama Kak Aldo."



"Aldonya mommy Kiran?"



"Iya, kak Aldo mommy Kiran."



"Aku bingung. Aku mau ikutin mereka, takut salah, nggak ikutin aku penasaran. Aku telepon dan aku tanya abang lagi di mana? Abang bilang dia lagi di kantor. Entah dikantor Jakarta, entah di kantor Jogja! Pokoknya dia bilang lagi di kantor."



"Lalu aku bilang putus sekarang juga karena aku ada di belakang mobilnya. Aku lagsung lari ke sini."



"Kamu terlalu gegabah, kamu nggak tanya dia sedang apa," nasihat Steve.



"Aku nggak mau apa pun alasan kebohongan itu Pa!"



"Kebohongan itu nggak ada maaf. Aku nggak peduli dia sama perempuan atau sama laki-laki atau sama siapa pun tapi dia sudah bohong sama aku titik," kata Amora tegar.



"Papa ngerti tapi nggak segampang itu juga kamu putusin pembatalan dan tidak akan menikah dengan Dava," ujar Steve.



"Bodo amat dia nggak mikir panjang waktu dia bohong,  kenapa aku harus pikir panjang? Kenapa aku harus mikirin dua keluarga besar yang akan jadi korban dari pembatalan pernikahanku?"



"Biar semua tahu bahwa aku bukan anak kecil yang bisa diajak-injak dan dia bohongi," ujar Amora dengan penuh amarah.



"Aku nggak mau pulang, kalau pulang pasti Dava sudah nungguin aku di rumah. Aku juga nggak mau Papa sama Mama kasih tahu ke Dava bahwa aku ada di rumah Mama."



"Kalau memang aku dikasih tahu seperti itu Aku akan pergi dari rumah. Kalian nggak akan pernah kembali lagi,"



"Oke kamu boleh tinggal di rumah Papa tapi please Papa harus telepon mommy dan daddymu agar mereka tidak takut anaknya hilang."



"Mereka harus tahu."



"Aku nggak mau kalau mereka belain Dava. Pokoknya aku nggak mau."



"Kalau mereka mau mbelain Dava silakan, aku yang pergi dari kalian." Ancam Amora tegas.


\*\*\*



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.



![](contribute/fiction/6577040/markdown/10636434/1680077248290.jpg)