
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Oke perang akan dimulai lihat aja apa yang bisa Papa buat, untuk cacing itu," kata Steve.
"Nanti kita bahas dengan Daddy mu. Siapa yang bikin anak Daddy sampai harus nyebrang pulau."
"Kalau kamu nggak bisa melarikan diri tadi, berarti kamu sudah terjual," Leo kesal membayangkan bila sampai Amora terjual.
"Iya Om memang target mereka tu buat penjaja kepuasan, bukan penjualan organ tubuh. Makanya semuanya perempuan muda yang diculik," kata Amora.
"Oke kita akan buka sindikatnya bersama dengan teman-teman Papa. Kita jangan lapor polisi dulu, karena nanti gerakannya akan terekspos. Kita gerak dalam senyap aja," kata Papa Steve.
"Oke Pa, setuju," kata Dava.
"Bundamu apa bisa diajak kerjasama," tanya Steve pada Dava.
"Maksud Papa apa?"
"Bundamu suruh ngobrol dengan Olivia mungkin atau dengan maminya mungkin," jalas Steve.
"Aku yakin bunda mau kalau memang untuk menjebak."
"Oke nanti kita atur siasat," kata Steve. Dia tak membayangkan anak gadisnya menjadi penjual apem di luar negeri.
"Steve aku jadi ingat waktu hamilnya Adisty gara-gara cinta ditolak juga kan Sari hampir terbunuh?" Leo mengingat kisah masa lalu Steve. Cari di KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ya bagaimana istri Steve hampir meninggal karena perempuan bernama Belinda dan Catthy.

"Gila ya kekuatan cinta," kata Leo.
"Itu mah bukan cinta Yo. Itu obsesi. Sama aja kayak Bayu tuh. Lagi ngapain sih elo kok jadi ingat waktu kasus Sari hampir keguguran waktu hamilnya Adisty?" Steve paling takut bila ingat dia hampir kehilangan Sari.
"Ada apa? Kenapa Mama Yai?" Tanya Amora.
"Waktu itu perempuan yang ditolak Papamu bertekad mencelakai mama Yai, sampai mau membunuh Mama Yai," ucap Leo.
"Itulah akibat cinta yang ditolak. Sama seperti sekarang Olivia menargetkan kamu karena cintanya ditolak Dava. Dia pikir kalau kamu mati atau hilang terjual, Dava tetap mau sama dia." Cetus Steve.
"Berarti Bayu juga seperti itu?" Tanya Amora tak percaya.
"Waktu satu lawan tiga aja dia nggak bisa bergerak lebih lebih setelah sampai Semarang tambah 5 orang."
"Dia mau ngapain coba? Benar-benar jadi otaknya tertutup karena terobsesi cintanya."
"Ayo bersiap, sebentar lagi kita masuk," Leo mengajak mereka check in, mereka sudah selesai makan.
"Pa, Om, itu yang namanya Bayu," Dava melihat Bayu berlari-lari menuju konter penjualan tiket.
"Mana? Mana?" tanya Leo penasaran.
"Itu yang berlari ke tempat penjualan tiket," Dava memberi tahu tanpa menunjuk. Leo dan Steve melihat anak muda yang sudah lusuh karena tiga hati tak ganti pakaian. Tapi tetap masih terlihat ganteng.
"Udahlah, biarin aja. Dia kan tidak bermasalah sama Moya," kata Steve.
"Iya sih dia enggak bermasalah. Tapi kamu bisa bayangin enggak kalau Moya nggak sempet kabur?"
"Gua cincang dia jadi perkedel karena akibat kebodohannya Moya terjual!" kata Leo dengan geram.
"Iya juga ya? Kalau Moya nggak sempet kabur kan Moya kejual. Itu kan karena kebodohan dia. Coba kalau dari awal dia lapor, kan nggak kayak gini!" Steve akhirnya ikut terpancing emosinya.
Steve membayangkan kalau sampai Moya tidak berhasil kabur dia sudah kebawa penculik dan dijual menjadi pekerja \*\*\*\* komersial.
"Sudah lah Pa Om. Sekarang kita masuk dulu aja yuk," Dava mengajak Steve dan Leo masuk sambil dia menggandeng Amora.
Hanya Dava yang bawa ransel yang lainnya nggak ada yang bawa ransel.
\*\*\*
"Maaf Pak tiketnya habis. Ada yang untuk keberangkatan jam delapan malam nanti atau besok pagi," ucap petugas penjual tiket.
"Tolong kasih tiket yang VIP atau apalah, bisnis keq kalau ekonomi enggak ada," rengek Bayu pada petugas penjual tiket.
"Kami pasti senang bila tiket bisa terjual Pak. Jadi enggak bakal kami bohong. Bila masih ada tiket, pasti kami jual," jawab penjual tiket itu lagi.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.
