LOVE FOR AMOR

LOVE FOR AMOR
PETUNJUK BARU



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Tapi benar kan kamu tuh nggak ada musuh?" Leo memastikan kalau Amora diculik karena ingin membalas dendam.pada Dava.



"Ya ampun Om, aku nggak punya musuh. Dalam usaha enggak main saingan. Jalan sendiri aja," sahut Dava.



"Om hanya memastikan aja,"  jawab Leo. 



"Namanya orang buka cafe aja banyak saingan kok kamu perusahaan enggak ada saingan."



"Kompetitor di bidang yang sama banyaaaaak Om. Tapi kami bermain bersih. Tak pernah ada terdengar saling jegal," jawab Dava.


\*\*\*



Jam 11.00 siang. Hari kedua Amora hilang atau sudah 24 jam dari jam menghilangnya Amora sejak dia pulang kuliah kemarin.



Dini makin tambah tak karuan. Leo bilang ke Harry kalau mau menghubungi lewat dia aja karena Dini dan Anto tak bisa diganggu.



Keluarga Dini pun semua harus menghubungi Steve saja karena Dini dan Anto tak bisa diganggu.



Mereka terus menggali dimana keberadaan Amora dan Bayu saat ini.



"Apa di ponsel Amora tidak ada GPS?" tanya Steve.



Dava langsung mengotak-atik ponsel dan laptopnya mencari keberadaan Amora melalui GPS. tapi tak ditemui petunjuk apa pun. Karena dia memang tak memasang GPS di ponsel Amora.


\*\*\*



"Mas! Mas!"



Jam satu siang semua kaget mendengar teriakan Steve!



"Mas!" Steve teriak memanggil Anto. Sekarang dia sudah terbiasa memanggil Mas pada kakak iparnya itu walau dia lebih tua dari Anto.



Di awal-awal pernikahan dia belum bisa memanggil Mas karena Steve, Anto dan Leo adalah sahabat dekat dan Anto yang paling muda di antara mereka bertiga.



Tetapi sekarang Anto yang paling tua posisi di keluarga.



"Ada apa tho Pie?" tanya Sari pada suaminya.



"Ini,  ini, ada, ada, ada, ada," Steve langsung gagap tak mampu bicara.



"Ada apa sih?"  tanya Leo. Dia tepuk bahu sahabatnya agar segera lepas dari kegugupannya.



"Ada petunjuk dari temanku,  temanku bilang ada yang lihat mobil Bayu  di dermaga. Ini ada fotonya."




"Mohon maaf semuanya aku yang akan berangkat ke Semarang. Daddy nggak bisa kan arena kerja. Papa nggak bisa karena ada si kecil Om Leo pun nggak bisa kan karena punya balita."



"Biar aku saja yang berangkat. Bunda kalau mau pulang bilang sama  Setyo karena Arman akan bersamaku," Dava berkata pada sang bunda.



"Nggak Bunda nunggu kamu. Bunda nunggu kepastian soal mantu Bunda," Hermiena tak mau disuruh pulang sebelum mendapat kepastian soal Amora.



"Bundamu nggak usah dipikirin. Kamu kalau mau berangkat,  berangkat aja,"  kata Leo.



"Ya Om, aku titip Bunda. Aku akan cari kepastian. Daddy tolong lapor ke kantor polisi bahwa ada info mobil Bayu ditemukan di Pelabuhan Semarang."



"Oke Daddy akan lapor. Steve tolong forward pesan teman mu tadi," pinta Anto.



"Kita berdua ke kantor polisi aja." Ajak Steve.



"Inget, pakai sopir," Sari mengingatkan Anto dan Steve agar tidak mengendarai mobil sendiri.



"Dava Ingat jangan kamu yang bawa mobil. Hari ini kamu belum tidur," kata Dini.



"Ya Mom aku masih sama Arman kok,"  kata Dava.



"Aku akan langsung ke Semarang," ujar Dava.



"Nanti mampir ke rumah ambil baju karena baju kotor enggak bisa buat salat." Dava langsung salim pada Bundanya, pada Dini dan semua yang ada disana.



"Khabari aku tiap info terbaru. Aku juga akan kirim bila dapat info apa pun."



"Semoga kita dapat yang terbaik." Ucap Hermiena.



"Jangan lupa charger!" Seru Anto.



"Oh iya Dadd, charger itu nggak boleh lupa." Dava juga tak lupa membawa powerbank.



Dava segera meluncur ke Semarang. Di Jogja tidak ada pelabuhan kapal laut untuk ke luar pulau.


\*\*\*



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNCOMPLETED STORY ya.



![](contribute/fiction/6577040/markdown/10636434/1678850143646.jpg)