
Suara alunan musik yang indah terdengar memenuhi aula pernikahan pasangan paling manis abad ini.
Dita dan kekasihnya Asher melaksanakan pernikahan mereka hari ini, bertepatan dengan perayaan ulangtahun putra angkat mereka Regard yang akan menggunakan nama belakang Roth sebegai nama keluarganya.
Sebenarnya ulangtahun Regard sudah lewat sekitar lima bulan yang lalu, akhirnya mereka memilih merayakan ulangtahun sekaligus mengumumkan bahwa Regard secara resmi menjadi anak angkat mereka.
Seluruh tamu undangan tampak sangat takjub dengan penataan pernikahan akbar dari dua petinggi besar di dunia.
Dita anak perempuan tuan besar Luthes, seorang dokter yang sangat berjasa di dunia militer, punya citra baik di hadapan para pasien dan dikenal sebagai pentolannya grup Luther.
Dan Asher pria dari keluarga Roth yang jelas dikenal oleh publik sebagai pebisnis ulung yang sudah membangun cabang bisnisnya di berbagai tempat. Melakukan segala cara untuk merebut kembali perusahaan sang ayah dari orang asing yang menguasainya.
Nama tuan besar Roth juga dikenang bahkan foto mendiang juga di pajang di pernikahan itu sebegai momentum memperingati kematian sang tuan besar yang dikenal ooleh banyak orang.
Seluruh dunia bisnis dibuat ketar ketir dengan pernikahan dari dua keluarga ternama yang telah mencapatka posisi mereka kemabli.
Tuan Luther tak algi menututpi identitas putra putrinya, dan dia dapat hidup dengan tenang dan bebas tanpa harus khawatir kedua anaknya dalam bahaya.
Dita dan Asher berdiri di altar pernikahan, gadis itu tampak sangat cantk dan menawan dengan balutan gaun pernikahan yang di desain khusus secara langsung oleh Asher sendiri. Dia ingin memberikan yang terbaik bagi kekasihnya yang akan menemaninya seumur hidup sampai mereka dipisahkan oleh kematian.
“ Kau sangat cantik,” puji Asher seraya menggenggam tangan Dita dengan mata berkaca-kaca.
Dita tersenyum, “ kau juga sangat tampan,” balas gadis itu sambil membalas senyuman Asher dengan penuh haru .
Kedua mempelai menghadap pemimpin pernikahan.
“ Kedua mempelai silahkan mengucapkan janji suci pernikahan!” ucap pemimpin pernikahan.
Asher menggenggam kedua tangan Dita, menatapnya dengan tatapan penuh cinta sambil tersenyum. Air matanya menggenang di kedua pelupuk matanya, tanpa sadar air mata itu menetes dari sana.
“ Saya, Asher Roth, berjanji akan setia sehidup semati, mencintai, mengayomi, melindungi dan menjadi perisai bagi Dita Audrey Luther Sihombing, Saya bersedia menjadi suami yang akan selalu ada di seluruh lembar episode kehidpanmu, saya tak bisa menjanjikan langit akan selalu biru bagi kita, tetapi saya berjanji akan selalu ada di setiap keadaan yang kita lewati,” ucap Asher sambil menatap Dita dengan haru .
Dita tersenyum, dia mengusap air mata pria itu dengan lembut sambil mengangguk.
“ Saya Dita Audrey Luther Sihombing, berjanji akan selalu setia, mengayomi, menjadi istri yang betanggungjawab dalam setiap perjalanan hidup yang akan kita lalui, bersama sama baik suka maupun duka, “ ucapnya .
“ Saya juga berjanji, makanan di rumah akan selalu hangat,” ucap Dita sambil tersenyum yang mengundang gelak tawa para hadirin. Asher pun di buat tertawa namun sekaligus terharu.
“ Kita akan menjalani kehidupan yang manis, mungkin tidak selamanya akan selalu bersikap manis, tetapi setiap perbedaan akan jadi bagian berharga hidup kita, bertengkar sedikit, berbaikan kemudian, sampai kita menua,” ucap Dita dengan wajah memerah .
Air mata keduanya tak berhenti mengalir, ,seluruh keluarga yang menyaksikan juga ikut menangis bahagia. Siapa yang menyangka, teman masa kecil itu akan bersatu dalam ikatan pernikahan dan mebangun sebuah keluarga yang bahagia.
Banyak cobaan mereka hadapi hingga akhirnya mereka bisa hidup sebagai sebuah keluarga.
Keduanya bertukar cin cin sebagai tanda pernikahan suci mereka.
Asher menarik pinggang gadis itu sambil tersenyum,” selamat atas pernikahannya nyonya Asher,” ucap Asher sambil terseyum manis.
Dita balas senyuman itu dnegan kedua tangannya melingkar di leher sang suami,” selamat atas pernikahannya suamiku,” ucap Dita sambil tersenyum
Wajah Asher begitu bahagia, dia menarik tengkuk gadis itu dan mengecup bibuir istrinya di hadapan sleuruh tamu undangan.
Wohhhoooo!!!!!
Suara tepuk tangan meriah terdengar memenuhi ruangan itu. Keluarga Dita dan Asher sangat bahagia, Jack, dan Ryan berpelukan di pojokan sana, menangis penuh haru sambil menatap Asher yang kini hidup dengan tenang.
Samuel memeluk istrinya yang juga ikut terharu sampai menangis tersedu sedu menatap pernikahan yang sangat meriah itu.
Johan dan tuan Luther serta nyonya Kiara tampak bangga, sedangkan si kecil Regard ikut bertepuk tangan dengan semua orang sambil tertawa bahagia dengan pernikahan orangtua angkatnya.
Dita dan Asher menjadi satu keluarga yang baru, ini bukanlah akhir perjalanan mereka , tetapi sebagai awal dari kehidupan penuh kejutan yang akan mereka jalani di masa depan.
“ Aku turut bahagia untuk sahabatku, dia pantas menerima ini,” ucap Aruna sambil menangis sesenggukan.
Samuel memeluk istrinya dengan penuh kasih sayang,” apa kau juga mau pesta pernikahan semewah ini? Aku akan melakukannya untukmu juga anak kita,” bisik Samuel.
Aruna terkekeh,” sayang, buat apa? Buang buang uang,” balas Aruna.
Samuel semakin memeluk erat istrinya, orang yang telah mengubah seluruh kehidupannya yang suram. Menjadikanya satu dengan alter egonya.
Aruna mengusap lengan suaminya,” kalian adalah satu sayang, ingatan yang hilang itu tidak perlu dicari tahu,” ucap Aruna.
Samuel mengangguk,” hari Ini Mama mau makan apa hmm? Apa ada gejala mengidam lagi?” tanay samuel.
Aruna tersenyum, suaminya dan dirinya memang satu batin. Dia memang sedang mengidam,” emmm itu... aku ingin itu..” ucap Aruna smabil menunjuk buket bunga yang digenggam oleh Dita yang siap untuk dilemparkan.
“ Buket bunga pengantin? “ Samuel terbelalk.
Aruna mengangguk sambil tersenyum,” iya, aku mau..” ucapnya dnegan [polos.
“ untuk apa sayang? Mau kamu makan? Ohh nggak boleh!!” tegas Samuel.
Aruna berwajah cemberut, dia menatap suaminya dengan penuh harap,” apa aku tidak boleh... aku.. hiks hiks hiks.. aku mau..’ ucapnya sambil menangis.
Samuel benar benar dibuat tidak habis pikir dengan kelakuan janin di rahim istrnya,” nak, belum juga kamu keluar sudah bikin Papa ketar ketir, bagaimana kalau sudah keluar?” ucap pria itu dalam hati.
“ Sayang boleh kan?” desak Aruna smabil menunjuk buket bunga yang sudh dipegang oleh dita.
“ ba... Baiklah baik..” ucap Samuel dengan wajah panik.
“ Dita, Asher tunggu dulu jangan di lempar brother sister!!” teriak Samuel sambil berlari ke arah altar dengan wajah panik.
Seluruh mata tertuju pada pria itu.
“ kenapa Sam?” Tanya Asher heran.
“ Haihh.. Aruna mengidam,” ucapnya dengan wajah pias.
Dita dan Asher saling menatap sambil menahan tawa mereka. Pasalnya mereka semua tahu seja Aruna hamil, dia selalu mengidam yang aneh aneh dan membuat Samuel kesulitan.
“ apa dia mau buket bunganya?” tanya Dita.
Samuel mengangguik,” kau yang terbaik dita, apa boleh?” tanya samuel.
Gadis itu mengangguk” silahkan kakak ipar,” ucap Ditas sambil tertawa.
“ yeshh.. terimakasih!!” seru samuel dengan suara lantang sampai membuat para tamu tertawa dengan perjuangannya yang kocak.
Samuel berlari dari altar dan membawa buket bunga itu pada sang istri, dia masih ingat buket bunga sederhana yang dia berikan pada Aruna saat pernikahan singkat mereka.
“ Sayang maaf tidak memberikan buket bunga secantik ini padamu saat itu,” ucap Samuel sambil berlutut dan memberikannya pada sang istri.
Aruan tertawa bahagia, dia menatap buket bunga itu, tapi sambil menutup hidungnya karena mual,” terimakasih tapi aku mual!!” ucap Aruna.
“ Hahahhaaa.....”
Semuanya tertawa dengan tingkah kocak pasangan suami istri itu.
“ Mual? Astaga, tapi kamu ngidam buketnya Dita!!” ucap Samuel.
“ Bukan buket bunganya tapi pita cantik ini!” celetuk Aruna sambil mengambil pita cantik berwarna merah jambu yang ditempel di buket bunga itu.
“ Heh. Ada ada kelakuan kalian berdua,” ucap Samuel sambil tersenyum malu.
Semua orang bertepuk tangan meriah, kebahagiaan menyelimuti seluruh pesta itu. Namun tidak untuk seorang wanita yang menaruh dendam atas apa yang terjadi pada dirinya.
Nyonya Vera berdiri di antara ratusan tamu undangan sambil menatap keluarga itu,” sialan, kenapa aku meninggalkan mereka waktu itu, seharusnya aku... aku jadi orang kaya!! Arkrhhh sialan, aku akan mendapatkan kalian lagi, lihat saja!!” ucapnya dalam hati.
.
.
.
Like, vote dan komen