
Asher membawa Dita keluar dari gedung itu. Mata Benny terus mengikuti arah mereka padahal Caca sudah kebingungan di depan para tamu karena semua foto itu bertebaran.
" Dita, tidak mungkin!! kau tidak boleh bersama pria lain, aku sudah mempersiapkan semua ini tapi kau malah bersama orang lain!!" geram Benny.
" Aku tidak akan membiarkanmu Dita. Kau hanya boleh jadi milikku seorang. kau hanya milikku, lihat dan tunggu saja sampai anak dalam kandungan Caca lahir!!" batin Benny sambil mengeraskan rahangnya menatap kepergian pasangan itu.
" Benny!!!" pekik Caca sambil menangis sesenggukan.
Sontak pria itu panik, jika sampai Caca tertekan karena hal ini, maka akan sangat berbahaya bagi janin dalam kandungan wanita itu.
Ada sebuah rahasia yang disembunyikan oleh Benny. Keturunan keluarga mereka sangat sulit mendapatkan keturunan. Namun ketika dia mendengar Caca telah mengandung buah hatinya, dia sangat bahagia dan berusaha menjaga bayi itu dengan baik.
" Sayang, maafkan aku, aku akan membereskan semua masalah ini!!" ucap Benny yang langsung merangkul bahu Caca dengan mesra.
" Keamanan bersihkan area ini!!" titah Benny.
" Untuk para tamu kami sekalian, maaf atas ketidaknyamanan ini. saya akan memberikan klarifikasi tentang kejadian ini, pesta malam ini sampai di sini, terimakasih atas kehadiran kalian semua!!' ucap Benny yang langsung menutup Pesta karena istrinya mengalami kepanikan.
Semua tamu undangan akhirnya pulang dari acara itu. Jelas sekali resepsi pernikahan Caca dan Benny menjadi pesta yang mengejutkan karena foto foto yang dikirim oleh Dita.
Caca menjadi bahan gosip miring semua orang di pesta itu.
Saat mereka keluar, sebagian besar tamu undangan yaitu para karyawan di cabang B grup Carat Land menerima pesan kematian yang tak pernah mereka bayangkan akan terjadi ketika mereka memilih memihak pada Benny.
"Apa !? dipecat!??" Mereka semua berteriak histeris ketika membaca pesan dari pihak manajemen HRD Grup pusat Carat mengenai pemecatan massal yang dilakukan kepada seluruh karyawan yang ikut dalam transaksi illegal berdasarkan data dalam flashdisk Benny.
Mereka semua diberikan penalti dan juga tuntutan berbasis hukum dengan denda yang cukup besar dan harus dibayarkan sesegera mungkin.
Lebih sakitnya, beberapa pimpinan yang berkhianat itu di blacklist dari seluruh perusahaan di bawah naungan grup Carat, yang berarti mereka akan sangat kesulitan mencari pekerjaan setelah lepas grup Carat.
Masih beruntung karyawan yang menandatangani petisi diberi keringanan hanya dipecat, jika sampai masuk dalam daftar black list, mereka sama sekali tidak akan bisa masuk ke perusahaan lain.
" Pak Benny!!" salah satu dari pimpinan yang ikut dalam pengkhianatan dan transaksi gelap itu merongrong Benny dengan wajah kesal dan masam.
Padahal rencana mereka belum sepenuhnya sempurna untuk bisa keluar beramai ramai dari grup itu .
"Ke.. kenapa!?" tanya Benny dengan wajah terkejut.
Semua karyawan yang hadir ke acara itu mendatangi Benny dengan wajah masam.
" Kami dipecat secara tidak hormat, ini bukan bagian dari rencana yang kita bicarakan!" ucap Manager Kika, perempuan yang menghina dan mengusir Dita dari grup Carat waktu itu.
" Iya benar! Apa tindakan mu selanjutnya!? sudah begini, kau harus menepati janji tentang perpindahan kami ke grup Wicaksono!!" tukas yang lain.
" Benar, sesuai kesepakatan kami akan jadi bagian Wicaksono!!" tambah yang lain.
Keributan besar tak terelakkan. Kedua orangtua Benny terkejut mendengar bawah puluhan karyawan grup Carat itu akan masuk sebagai karyawan baru di grup Wicaksono tanpa sepengetahuan mereka.
" Benny!!" teriak tuan Wicaksono geram.
"Apa apaan ini!? sejak kapan kau mengatur karyawan grup Wicaksono, kau belum punya hak di grup ini, sadar kau anak kurang ajar!!" senggak tuan Wicaksono sambil menatap putranya yang telah menimbulkan banyak kekacauan dan kerugian baginya.
" Pa... to.. tolong bantu Benny, Benny sudah berjanji pada orang-orang ini untuk membawa mereka ke grup kita, bukankah itu akan bagus, mereka adalah anak buah Carat Land, musuh terbesar kita, kita akan sangat berun..
Plak!!!
Satu tamparan keras mendarat di wajah pria itu.
" Anak keparat!!" geram nyonya Wicaksono yang tak habis pikir dengan kelakukan putra mereka satu satunya.
"Ma..Mama!!" Benny terkejut saat sang Ibu menamparnya.
Tuan Wicaksono dan istrinya sangat kecewa dengan kelakukan putra mereka yang sama sekali tak bisa di andalkan.
" Kau.. Kau... arkrhh!!! Dadaku!!! arkhhhh!!!" Tuan Wicaksono tumbang. Pria itu terkena serangan jantung karena kelakukan Dajjal putra nya yang bodoh dan naif.
" Papa!!! tidaakk... panggil ambulans!!!"
Semua orang terkejut. Benny, Caca dan keluarga mereka sangat kaget saat melihat tuan Wicaksono ambruk di hadapan mereka dengan wajah pucat.
...****************...
Pernikahan Benny dan Caca malam ini sontak menjadi bulan bulanan para warga net!
Mereka berdua dihina habisan habisan, butuh banyak tenaga untuk segera meredam semua berita buruk itu.
Benny dan Caca tak pernah menyangka kalau Dita akan melakukan hal seperti ini pada mereka. Dan pria di samping Dita itu, tampaknya sangat kuat.
Di ruangan direktur utama rumah sakit Luther grup.
" Waahhhh hahahha... si butet bergaun merah beraksi, sekali libas habis semuanya!" Johan tertawa terbahak-bahak di dalam ruangannya menatap siaran malam
" Jadi anda kakaknya Dita!??" Dokter Ryan berdiri dan menatap Johan tak percaya kalau pria itu adalah kakak laki laki Dita
Johan melirik Ryan yang berdiri di sana," hmm..kenapa apa kurang meyakinkan!? apa logat Batak ku ini belum meyakinkan sama kau Ryan hah!?" celetuk Johan dengan logat khas Batak nya.
Ryan segera menggelengkan kepalanya pada direktur rumah sakit itu," Tidak tuan, ku pikir semua ceritanya bohongan, tak taunya kalian memang benar benar bersaudara, jadi.. Dita adalah dokter militer!?' tanya Ryan memastikan kalau semua cerita yang dia dengar tentang Dita adalah benar.
" Tapi bagaimana bisa, dia begitu muda!" tanya Ryan heran.
" Kenapa tidak? dia punya bakat dan gila, apa yang tidak mungkin Ryan, sudahlah nikmati saja drama ini!!" ucap Johan sambil menatap televisi yang menampilkan berita si bute gaun merah yang mengklarifikasi tentang kejadian sebenarnya tentang fitnah yang dilontarkan Caca dan Beny pada dirinya.
Keluarga Wicaksono dan dan keluarga Ronald sangat malu dengan kejadian ini. Dengan cepat mereka berusaha menutupi semua berita buruk ini bahkan sampai menyuap portal berita untuk menayangkan pernikahan Akbar Caca dan Benny saja.
Karyawan yang dipecat grup Carat bahkan tak bisa lagi kembali ke perusahaan itu. dan harus mencari uang membayar penalti atas pelanggaran fatal yang mereka lakukan.
Dengan kekuasaan uang, apa yang tak bisa dilakukan!?
Keesokan harinya,
Di kediaman Asher, Dita tampak duduk lega setelah melihat Caca dan Benny dipermalukan. Dia rasa sangat puas tanpa tahu apa rencana Caca untuk membuatnya hancur berkeping-keping.
Pagi yang damai di apartemen itu, Dita dan Asher setuju untuk menikah demi tujuan masing-masing!
Asher dengan alasan balas dendamnya yang masih menjadi misteri sampai saat ini dan Dita dengan alasan balas dendam terhadap Mantan Ibunya yang bejat.
Keduanya akan menunjukkan pada target balas dendam masing-masing bagaimana mereka bisa berjaya dan membuat mereka menyesal telah mengganggu kehidupan mereka.
"Asher, I love you!!" Tiba tiba Jack mendekat sambil duduk di samping Asher yang sedang duduk tenang di atas sofa dengan laptop di depannya.
"What the f!!!" Dita dan dokter Ryan terkejut dengan mata membulat sempurna mendengar celetukan Jack.
Sama halnya dengan Asher. Apa temannya sudah sinting!?
"Kau gila hah!? aku masih normal goblok!!!" Kesal Asher sambil menjauh dari Jack yang tiba tiba aneh.
Jack tersenyum malu malu sambil menggoyangkan tubuhnya dengan jari telunjuknya saling beradu di depan wajahnya," Eemmm... Asher ihh!!!" ucap pria itu lagi sambil mendekat dan menepuk lengan Asher dengan manja!
"Pffth.. bahahahhaha... Pak Jack kau kenapa, sarap kau ya!!!" teriak Dita sambil tertawa cekikikan.
" Wah, mas bro Lo kenapa bro!? pasti ada maunya ini!!!" balas Ryan heran.
" Kau mau apa!? langsung bilang, jangan basa basi kampret!!" ketus Asher.
" Bagi hotspot dong bos, kuota saya habis hehehehe!!!"
" Dasar kampret!!!" kesal Asher sambil melemparkan bantal ke kepala pria itu.
Di saat yang sama...
Bruk!! Bruk!! Brukk!!!
Suara gedoran pintu terdengar begitu kuat di depan sana. Bel ditekan berkali-kali sampai membuat mereka semua terkejut.
" Siapa!?" pikir Dita.
Gadis itu langsung berjalan menuju pintu apartemen dan melihat seseorang berdiri di sana tapi tak tampak wajahnya, orang itu menunduk.
Klak!
Dita membuat pintu dan...
Brukk!!!!!
"A.. Aruna!!!"
.
.
.
Like vote dan komen 🤗