
Raga berjalan di koridor sekolah bersama dengan Aria yang mengikuti langkahnya dari belakang. "kau beruntung bisa langsung kelas 12."kata Raga.
"memangnya kenapa?"tanya Aria.
"...bukan apa-apa."kata Raga.
"sial, aku tidak mengerti kenapa dia sekelas denganku."batin Raga.
mareka pun masuk kedalam ruangan yang bertuliskan kelas XII didepannya. Baru saja membuka pintu tampak semua orang menatapnya heran. "maaf,terlambat."kata Raga sopan.
"ah.. tidak apa-apa."kata pak guru.
"apakah dia murid baru disini?"tunjuk pak guru kepada Aria yang berada dibelakang Raga.
"iya."jawab Raga.
"baiklah, Raga kamu duduk dan kau Silahkan perkenalkan dirimu."kata pak guru.
Raga masuk kedalam kelas dan duduk ditempatnya yang berada tak jauh dari jendela. sedangkan Aria berdiri disamping pak guru tersebut. "s-selamat pagi semuanya, perkenalkan n-namaku Ariana Mahendra."ucap Aria gugup.
"lihat, dia imut sekali!" , "aku penasaran, apakah dia ada waktu luang Minggu depan." , "maukah menjadi pacarku?." , "dia cantik sekali." heboh murid-murid yang ada dikelas XII.
"Ekhem, semuanya tenanglah!"Tegur Pak guru.
"Aria, silahkan duduk disamping Raga."kata pak guru membuat Aria menatapnya heran.
"Raga?"tanya Aria.
"loh?iya Raga."kata pak guru.
"Raga siapa ya pak?"tanya Aria.
Raga yang mendengar namanya disebut berulangkali hanya mendengus kesal lalu berdiri. "itu...yang berdiri."tunjuk pak guru.
"iya, pak."kata Aria berjalan ketempat duduknya didekat jendela bertepatan disamping Raga. "oh...jadi namanya Raga..."batin Aria.
"baiklah, anak-anak kita akan mulai pelajaran hari ini."kata pak guru.
...----------------...
Bel sekolah pun berbunyi. "baiklah, anak-anak. kita sudahi dulu pembelajaran hari ini dan kita sambung lagi."kata pak guru pergi meninggalkan ruangan kelas.
Aria menghela nafas panjang lalu menenggelamkan wajahnya ke meja. Raga menoleh kearah Aria. baru saja dirinya membuka mulut tampak beberapa orang murid langsung mengerumuni meja Aria. "Lupakan saja, lagian dia tidak penting."ucap Raga dalam hati.
dengan cepat Aria menghindari kerumunan tersebut dan pergi keluar. tampak dirinya menghela nafas saat keluar dari kelasnya itu.
Bruk.
"maaf."kata Aria membantu orang yang dia tabrak.
"ah...tidak, tidak apa-apa."kata gadis itu berdiri.
"cantik sekali."batin Aria menatap gadis yang ada dihadapannya dengan tatapan berbinar.
Rambut coklat lurus dengan wajah yang cantik. "maafkan aku."kata Aria menunduk.
"tidak apa-apa. lagian ini salahku karena tidak melihat jalan."kata gadis itu tersenyum.
"hm? bukankah kau Aria? Murid baru dikelas XII itu?"tanya gadis itu.
"i-iya."kata Aria.
"dia mengenalku."batin Aria
"wah...dari dekat sangat imut sekali ..."puji gadis itu.
"t-terimakasih."kata Aria malu.
"tidak apa-apa lagian kita kan teman sekelas."kata Gadis itu.
"teman sekelas?"tanya Aria heran.
"iya, ah... maaf, pasti kau belum tahu namaku. perkenalkan namaku Chiharu Sayuri. panggil saja Sayuri."kata gadis memperkenalkan dirinya.
"i-iya, salam kenal."kata Aria tersenyum.
"omong-omong Aria tadi kau mau pergi kemana?"tanya Sayuri.
"tadi? em...aku mau pergi ke kantin soalnya aku lapar."kata Aria sambil terkekeh.
"benarkah? ayo kita pergi bersama."ajak Sayuri menarik tangan Aria.
sementara itu diruangan OSIS. tampak Raga yang duduk sambil mengerjakan tugasnya. "oy, Raga. Ayo kita pergi ke kantin."ajak seorang lelaki.
Raga tidak menghiraukan ajakan lelaki itu dan fokus ke tumpukkan kertas yang ada dihadapannya. "lagi-lagi diabaikan."kata lelaki itu