Argaria

Argaria
Chapter 59



Arvin menyelinap masuk kedapur dan mendekati seorang wanita yang sedang memasak makanan. Arvin memeluk tubuh wanita tersebut dari belakang hingga membuat wanita tersebut terkejut. "Tante Neris."panggil Arvin


"astaga!"kejut wanita itu


wanita itu berbalik menatap Arvin dan menjewer telinga Arvin. "suka hm? suka buat Tante terkejut?"omel Tante Neris


"hehehehe maaf Tante."kata Arvin terkekeh


Tante Neris pun melepaskan jewerannya. "Tante, Arvi mau kenalin tante sama seseorang. "kata Arvin


Tante Neris menatap Arvin tersenyum. "oh ya?siapa?"tanya Tante Neris


"cepetan sini,ayo Tante."ajak Arvin sambil membawa Tante Neris keruangan tengah.


sementara itu Aria terkejut melihat lelaki dihadapannya. perlahan-lahan Aria menghampiri lelaki itu dan menyentuh pipi lelaki itu lembut. "Arga?"panggil Aria


"lihat Tante, Arvi mau kenalin tante sama tunangan Arvi."kata Arvin sambil menggandeng tangan Tante Neris


Aria yang mendengar suara Arvin pun menurunkan tangannya dari pipi Arga. "loh? kenapa ri?"tanya Arvin heran menatap Aria dan Arga


Aria menoleh menghampiri Arvin sambil tersenyum. "gak apa-apa kok."kata Aria


"ah..ri kenalkan ini Tante Nerissa. Tante kenalkan ini tunanganku Aria."kata Arvin tersenyum


"selamat siang Tante."sapa Aria


"cantik sekali."puji Nerissa sambil memegang pipi Aria


Aria tersenyum dan menggenggam tangan Nerissa yang menyentuh pipinya. "terimakasih Tante."kata Aria


Arvin tersenyum melihat interaksi antara tunangannya dan Tantenya itu. sedangkan Arga terdiam melihat Aria yang sedang mengobrol dengan ibunya. "ayo kita duduk dulu."kata Nerissa membawa Aria duduk disofa.


begitu pula dengan Arga dan Arvin pun duduk disamping kiri dan kanan Aria. "Oya, Tante lupa. ini anak Tante."kata Nerissa menyentuh bahu Arga yang duduk berdekatan dengannya.


"Arga."kata Arga sambil mengulurkan tangannya


"Aria."kata Aria sambil menerima uluran tersebut.


"nak Aria, kenapa sih mau sama Arvin? padahal kan orangnya itu bandel banget loh." kata Nerissa


"kamunya aja yang belum tahu, dia ini orangnya juga manja banget. dulu Tante pernah gak mau beliin dia mainan lalu dia malah nangis kencang banget."kata Nerissa tertawa


"masa sih Tante." kata sambil terkekeh


"iya." sahut Nerissa yang masih tertawa


"..oh,ya Tante orangtua Arvin dimana?"tanya Aria membuat Arvin dan Nerissa tertegun.


"orangtua Arvin?" ulang Nerissa


"iya Tante, soalnya Mareka gak datang saat pertunangan aku sama Arvin."kata Aria cemberut.


"orangtua Arvin udah gak ada. sejak remaja dia diasuh oleh Tante."jelas Nerissa


"ya ampun, m-maaf Tante."kata Aria bersalah


"gak apa-apa."kata Nerissa


"oh, kalian udah makan belum?"tanya Nerissa


Aria menggeleng. "ayo kita makan dulu, kebetulan Tante masak banyak hari ini."kata Nerissa berdiri menuju dapur untuk menghidangkan makanan.


Aria yang merasakan aura yang mencekam akibat kedua pemuda yang disamping hanya tersenyum canggung.


"a-anu... kalian berdua....."


"Aria, adalah tunanganku jelas dia adalah milikku."kata Arvin menatap Arga datar


"kata siapa? Aria dan aku saling mencintai sejak kecil, jadi jelas dia milikku."kata Arga dingin


"kalian berdua berhenti."lerai Aria


"diam!!"bentak Arga dan Arvin kepada Aria


Aria tersenyum menahan amarahnya. "kalian berdua yang diam!!"bentak Aria sambil memukul kedua lelaki Itu.