
Aria Diam menatap foto dirinya bersama Arga.
"kok aku baru Sadar kalo rambut kamu bukan warna hitam."ujar Aria
"emang, baru ada dicat kemarin."ujar Arga fokus dengan ponselnya.
Aria pun menatap ponsel Arga.
"Lo ngapain?"tanya Aria
Arga pun memperlihatkan ponselnya kepada Aria. tampak dirinya sedang memosting foto dirinya dengan Aria.
@arga_alexender's : sarapan dulu sama kesayanganku πππ
disukai oleh : @Leon_king dan 345,256 lainnya.
komen :
@maria_mario : pantes di sekolah gak ada ternyata lagi.....ππ
@leon_king : moga sukses kencan nya. jangan lupa pajak jadian.
@arga_alexander's : gak membuka bantuan dana sosial π
@alva_papa : makan mulu Lo @leon_king
@pacararga : WHAT?!!! udah ada yang punya ternyata ππ±
@cintanya_arga : apaan nih foto bikin sakit mata ajaπ‘π€¬
@shopia_beauty : Sadar diri dong Lo tuh jelek gak pantes dibandingkan dengannya ππ‘π @cintanya_arga
sabar pasti akan dapat yang terbaik @pacararga
@bara_biri : ngebucin aja Lo kerjaannya @arga_alexander's
@shopia_beauty : gak sadar diriπβοΈβοΈ @bara_biri
Arga pun terkekeh lalu menatap Aria yang fokus menatap layar ponselnya.
"kamu gak ikutan?"tanya Arga
Aria menggeleng.
"males."ujar Aria sambil memakan makanan yang baru sampai.
"kamu gak marah?"tanya Arga
Aria menatap Arga lalu kembali fokus ke makanannya.
"tentang?"tanya Aria
"aku posting foto kamu loh."ujar Arga
"terus?"tanya Aria acuh
"lupain, kamu mah gak asik."Ujar Arga
Aria menatap Arga tajam. tangannya pun terulur untuk mencubit pinggang Arga. seketika tawa Arga pun pecah.
"nyebelin tau gak."ujar Aria
"udah, aku cuman bercanda."ujar Arga
disisi lain tampak Dhika yang sedang berkumpul bersama 3 orang remaja lain disebuah bangunan yang tidak terpakai.
"jadi dia dekat dengan Arga?"ucap lelaki
"bagus dong kalo gitu, gak apa-apa kan kalo Lo hancurin tuh cewek."ujar lelaki ke-2
"tapi dia kan cewek gue."ujar Dhika
"yaelah bro, cuma ngorbanin satu cewek aja ribet Lo."ujar seorang ke-3
"lagian nih ya cewek tuh gak cuman dia."Ujar lelaki ke-2
"ya...... tapi kan...."ujar Dhika ragu
"gara-gara dia kan kembaran Lo tiada? ngehancuri tuh cewek masih kurang bro."ujar lelaki pertama.
"oke, tapi akhir-akhir ini Mareka berdua terus, gimana caranya supaya Mareka berdua pisah?"ujar Dhika
mareka terdiam. hingga akhirnya masuk seorang gadis yang seumuran dengan Aria.
"wah....wah.....gue nggak nyangka ada perjumpaan disini?"ujar gadis itu
Dhika pun menatap kearah gadis yang berada didepan pintu.
"siapa Lo?!" ujar Dhika dingin
gadis itu mendekat kehadapan Dhika dengan senyum yang terpampang jelas di wajahnya.
"Lo? bukannya Lo temen-"
"gue? temen cewek murahan itu? gak Sudi"sela gadis itu dengan nada sinis.
"mau apa Lo kemari?"tanya Dhika.
gadis itu pun duduk disofa yang tidak terpakai disamping Dhika.
"gue denger semua yang Lo rencanakan, tapi Lo jangan takut gue gak bakal bilang kok, karena gue disini pengen bantuin Lo."ujar gadis itu
Dhika menatap gadis itu sambil mengernyitkan dahinya mencoba mencerna perkataan gadis yang duduk disamping.
"maksud Lo?"Tanya Dhika
"gue dukung rencana Lo dengan syarat Arga Lo kasih ke gue."ujar gadis itu
"jadi Lo suka sama Arga?"Tanya Dhika
gadis itu tertawa terbahak-bahak.
"gue cuma pengen liat wajah gadis kurang ajar itu saat dirinya dihancurkan oleh kekasihnya sendiri dan orang yang dicintainya direbut oleh temennya."ujar gadis
Dhika menatap wajah gadis itu dengan raut wajah jijik.
"dasar temen licik."ujar Dhika
gadis itu pun tersenyum menatap Dhika seolah-olah menganggap perkataan Dhika tentang dirinya adalah sebuah pujian.
Drrrt.... drrrt....
"ponsel Lo bunyi."ujar Arga
Aria mengambil ponselnya.
"ah, iya bentar aku angkat dulu."Ujar Aria
Arga menggangguk.
"halo."
"......"
"sekarang? yaudah Kaka pulang sekarang."
"......"
"oke byeeee"
Aria pun menutup telpon.
"siapa?"tanya Arga
"Felisha adik aku, aku pulang dulu ya? katanya banyak pelanggan ditoko ibu."ujar Aria buru-buru
"aku anterin."ujar Arga
"gak usah ga, lagian deket kok, byeeee."ujar Aria pergi
Arga menatap punggung Aria yang semakin lama semakin menjauh.
"loh, Arga?" ujar Fania
Arga mendongak menatap kearah gadis yang berdiri dihadapan.
"apa?"Tanya Arga datar
Set
Fania pun duduk disamping Arga.
"Lo habis kencan ya?" ujar Fania
"bukan urusan Lo kan."ujar Arga dingin
"iya sih, bukan urusan gue sih, tapi Lo lupa apa yang terjadi sama Grisella?"ujar Fania
Arga tertegun dengan cepat dirinya mengubah wajahnya menjadi datar kembali.' *bagaimana dia bisa tahu tentang Sella? sebenarnya siapa dia? ' batin Arga
' ternyata yang dikatakan oleh Dhika memang benar kalo Arga memiliki hubungan dengan seorang gadis bernama Grisella . ' batin Fania*
"Grisella? siapa?"Tanya Arga
Fania pun tersenyum. ' ho.... mencoba menghindar ya? ' batin Fania
"jangan bilang Lo lupa."Tebak Fania
Arga bangkit dari duduknya.
"Lo jangan bicara sembarangan. gue gak kenal dengan Grisella."ujar Arga dingin
Arga pergi meninggalkan Fania yang menatapnya dengan senyum penuh arti.
"kita lihat sampai kapan Lo bisa menyembuhkan semua itu" ujar Fania.
Arga masuk kedalam basecamp gengnya yang berada di gudang samping sekolah yang tidak terpakai. didalam gudang tersebut tampak bara, Alva,Leon dan beberapa orang lainnya.
"widih..... yang abis kencan datang nih." goda Leon
Arga menatap Leon dengan wajah Dinginnya.
"bacot Lo." ujar Arga dingin
Arga duduk di kursi disamping Bara.
"kenapa Lo? ditolak?"tanya Bara
Arga menatap Bara tajam. Bara terkekeh.
"sorry......"
"....jadi lo kenapa bro?"tanya Bara
"gue mau Lo ...."ujar Arga menunjuk kearah Bara.
"... selidiki siapa Fania."ujar Arga
"lah? ngapa emang?"ujar Bara
"gue suruh Lo cari tahu bukan nanya!!!" ujar Arga mengeraskan suaranya.
seketika semuanya yang ada didalam gudang pun menunduk ketakutan kecuali Bara yang menatap Arga dengan wajah santai.
"mengerti?"ujar Arga
Bara pun mengangguk.
"besok gue beritahu."ujar Bara
"oke. gue tunggu."ujar Arga
sementara itu Aria terdiam melihat lelaki yang ada dihadapannya.
"a-apa?"tanya Aria
"gue mau Lo jauhi Arga."ujar Dhika
"emangnya kenapa? Arga itu membantu gue."ujar Aria
"oh,ya? membantu ya?"ujar Dhika
Aria mengangguk
"membantu apa? menghancurkan Lo?"sinis Dhika
"Dhika Lo ngomong apa sih?"kesal Aria
"perlu lo tahu gue gak suka gadis ****** kaya Lo"ujar Dhika
"dan perlu Lo tau gue bukan ****** dan kita..... udah lama putus ka..."
"putus!"bentak Aria Aria