Argaria

Argaria
Chapter 38



"jadi, besok aku sekolah?" tanya Aria dengan mata berbinar menatap Arga yang berada didepannya


"iya, kata kak les begitu."


Aria bersorak kegirangan bahkan sampai jingkrak-jingkrak. "hati-hati bumil."


Aria cengengesan saat ditegur oleh Arga dan memeluknya erat. Arga tersenyum hangat dan membalas pelukan Aria. "Arga?"


"ya, sayang?"


wajah Aria memerah kala Arga memangilnya dengan panggilan yang sangat jarang dirinya dengan. "a-apa yang kau bicarakan dengan Achilles?"


"hei, dia kakamu loh masa panggilnya gitu." tegur Arga


"Kaka? tapi kakaku hanya kak Elina." kata Aria


Arga terdiam. "kau.... tidak tahu?"


Aria menggeleng. "ri, dia salah satu kakak kamu loh, masa lupa?"


"kamu ngomong tuh yang bener jangan asal-asalan. kaka aku cuma satu."


Arga pun menggaruk kepalanya yang tidak gatal. dirinya bingung bagaimana menyakinkan Aria kalau Achilles adalah Kaka kandungnya. ditambah, Aria yang sedang mengandung membuat emosionalnya turun naik membuatnya tambah pusing. "y-yaudah deh."


"apaan?"


"gak, bukan apa-apa."


gimana caranya buat Aria percaya sama gue kalo Achilles Kaka kandungnya coba? pikir Arga


Flashback beberapa saat lalu


"*tentu saja, saya tidak akan membiarkan Aria hancur ditangan orang itu." kata Arga


"kalau begitu bantu aku untuk membuat dia percaya bahwa aku adalah kakaknya." kata Achilles


"tapi kenapa? saya kira dia sudah mengetahuinya."


"masalahnya ayahku ingin bertemu dengannya-"


"bukankah itu bagus?" sela Arga sambil menyeruput minumannya*


Plak


Achilles menampar wajah Arga


"bagus kau bilang? ayah ku ingin menjodohkannya dengan anak dari temannya!"


BRUUUHH


*seketika minumannya pun muncrat kemana-mana. Achilles pun mengusap baju dan wajahnya mengunakan tisu yang berada dihadapannya. "kurang ajar sekali kau." geram Achilles


"ma-maaf, saya terkejut."


"sepertinya aku sudah salah minta tolong kepadamu."


"tidak, saya akan melakukannya."


"bagus, jika kau perlu sesuatu bisa beritahu Handry atau aku."


"tapi.... bagaimana dengan perjodohan itu?"


"kau tenang saja. aku bisa mengurusnya."


"anda yakin? bagaimana kalau aku menyuruh salah satu temanku? dia sangat pandai bicara."


"kau salah menilaiku. berbincang sudah menjadi bakatku kau tenang saja. dan untuk menyelamatkan Aria saat ayahku kemari lebih baik dengan mengajaknya ke sekolah."


"tapi dia lagi hamil kan? apa tidak apa-apa?"


"tidak apa-apa, aku percaya kau akan menjaga adikku dengan sangat baik." kata Achilles sambil menepuk pundak Arga*


Flashback off


Brak


pintu utama terbuka menampakkan Achilles yang baru saja tiba pun mendudukkan tubuhnya disamping Aria. Arga dan Aria berpandangan pasalnya wajah Achilles tampak bonyok dan pelipis yang bercucuran darah.


"kak? Kaka baik-baik saja?" tanya Arga


"aku ambil kotak obat dulu." kata Aria bangkit


Arga mengangguk. beberapa saat kemudian Aria pun tiba sambil membawa kotak p3k ditangannya. "sini ri, kontaknya biar aku yang obatin. kamu duduk aja."kata Arga merebut kotak p3k dari tangan Aria


Aria pun mendudukkan tubuhnya disamping Arga. "emangnya bisa?"


"ya, bisa lah. inikan cuma luka kecil lagian aku udah biasa obati lukaku sendiri."


"pasti luka abis berantem." tebak Aria


"apa sih? main tebak tebak aja."


"tapi benerkan?"


"Ekhem!."


Mareka berduaan terdiam saat mendengar deheman Achilles."ka-kaka baik-baik saja?" tanya Aria


"seperti yang kau lihat."


"kenapa Kaka bisa terluka?"


"bukan urusan kamu."


mampus, ngambek orangnya. batin Aria dan Arga


"Aria tidur, besok sekolah."


"i-iya."kata Aria langsung pergi kedalam kamarnya


Arga pun menelan salivanya dengan gugup. firasat gue gak enak. batin Arga


"ap- apa yang terjadi?"tanya Arga gugup


"bawahan ayahku menyerangku." kata Achilles sambil mengompres luka didahi nya


"bagaimana bisa? bukankah Anda selalu membawa pengawal."


"tidak lagi setelah aku keluar dari rumah neraka itu." "......bagaimana kau tahu aku selalu membawa pengawal?"


"Kak Handry yang memberitahu. jadi, sekarang bagaimana?"


"besok mau kemari. tapi, aku juga akan membalas luka didahi ku ini." kata Achilles menyeringai


"Handry!!"panggil Achilles


tak lama kemudian orang yang dipanggil pun tiba. "yes my king." kata Handry menunduk hormat


Handry mengangguk dan pergi dari ruang utama tersebut entah pergi kemana. apa yang terjadi? kenapa sikap kak Handry berubah? pikir Arga heran


Achilles meletakkan tasnya keatas sofa lagi pergi meninggalkan Arga. Achilles pun menatap Arga saat berada didepan pintu. "jaga Aria."pesan Achilles lalu pergi


"memangnya apa yang akan terjadi?" gumam Arga


Prang!!


"kyaaaaaa!!!"


Arga terkejut mendengar teriakkan Aria dari dalam kamar. dengan cepat dirinya langsung pergi menuju kamar Aria. "Aria!!"


Arga terdiam melihat kamar Aria yang sunyi. tidak ada tanda siapapun didalamnya. "Aria?"panggil Arga


tidak ada jawaban


"sial, gue telat."gumam Arga


Arga pun mengambil ponselnya dan menelpon Achilles. "...."


"Aria gak ada dikamar."


"....."


"gak tahu, tadi waktu saya masuk udah gak ada."


"...."


"tap-"


Tut.....Tut.....


telpon pun ditutup secara sepihak. "sial, bisa-bisa kita gue."


"suruh semua anggota cari Aria." kata Arga dingin lalu mematikan ponselnya


Disisi lain Bara pun menatap semua anggota geng dengan tatapan heran. "kenapa bos?"tanya Leon


"kita disuruh nyari Aria. dia ngilang."


"apa? wah... tuh gadis ngilang mulu dah kaya sinyal aja."


"lagian si bos sih jaganya gak bener dah kayaknya." kata Alva


"kuy lah kita cari. mayanya bisa jalan-jalan."kata Leon


"oke, kita bagi tugas, Leon sama yang lain cari sebelah timur, Lo va dibarat."kata Bara yang diangguki Oleh semuanya


"lah? elo gimana?"


..."gue? yakali gue liat aja. gue nyari dong Lo kira...


gue mau apa dipisahin dari kepala gue."kata


Bara langsung pergi keluar ruangan.



Disisi lain Achilles yang berada didepan sebuah bangunan yang tampak sunyi.



**Drrrt.... drrrt**....



bunyi dari ponsel Achilles membuat semua temannya. ralat, Anak buahnya menatapnya heran. "sorry, angkat dulu."kata Achilles



"katakan secepatnya."



"Aria gak ada dikamar."



"kemana dia? kau sudah cek dikamarnya?"



"gak tahu, tadi waktu saya masuk udah gak ada."



"br\*\*s\*k. cari sampai dapat kalau gak ketemu kamu bakal habis ditangan saya."



"tap-"



Achilles pun mematikan ponselnya."ada apa?"tanya Handry



"bukan apa-apa, apakah Mareka sudah masuk?"



Handry pun mengangguk. baru saja Achilles melangkahkan kakinya menuju bangunan tersebut. ponselnya berbunyi. *Aria*. batin Achilles



"halo, kamu dimana?"



"...."



"apa?!"



"....."



"kak les!!! tolong aku!!!!"teriak Aria