
Aria Mahendra
gadis cantik memiliki rambut ikal, kulitnya putih bersih. ia tinggal bersama ibunya dan memiliki seorang kakak dan seorang adik. Aria tidak mengetahui apapun tentang ayahnya. yang ia tahu kalo ayahnya meninggal karena menyelamatkan dirinya.ia memiliki 2 orang sahabat bernama Sindy Dan Marina yang satu kelas dengannya
Arga putra Alexander
lelaki tampan, tinggi, berkulit putih. tinggal bersama orang tuanya dan seorang kakak perempuan. Arga tumbuh disebuah keluarga yang kaya raya dan memiliki kekuasaan. ia juga seorang pemimpin geng yang paling terkenal prince Devil's dan sering juga disebut sebagai Devils saat tawuran bahkan polisi saja tidak bisa menangkapnya Karena status orangtuanya di wilayah tersebut
Andhika Pratama
lelaki yang cerdas. pemimpin geng Black swan musuh dari geng Arga. terkenal dengan wajah nya dan sifatnya yang Playboy hingga akhirnya ia bertemu dengan Aria dan Ingin menghancurkannya karena dendamnya kepada Arga
Aria sedang berjalan di samping jalan hingga akhirnya ia menabrak seorang lelaki.
***BRUK***
Aria pun terjauh
"AW......"ringis Aria
lelaki itu pun mengulurkan tangannya kepada Aria. Aria pun mendongakkan kepalanya. lelaki itu pun sedikit tertegun melihat wajah Aria yang tidak asing baginya.
"*gadis ini....." lelaki itu membatin*
Aria pun menerima uluran tersebut lalu berdiri
"thanks"ujar Aria sambil berlalu pergi
tanpa disadari Aria awal pertemuan itu akan mengembalikan ingatannya yang menghilangkan sejak lama
***6 bulan kemudian***
Aria berdiri dihadapan Arga
"gue tahu kalo lo bakal milih dia"ujar Arga
Aria pun menatap wajah Arga dengan wajah sedih perlahan-lahan air matanya mengalir
"g-hiks..gue minta maaf"tangis Aria
"gak apa-apa...gue tahu kekurangan diri gue sendiri. dan itu adalah gue gak bisa bikin lo bahagia sama seperti dirinya"ujar Arga
Aria pun menggeleng
"gue hiks gue bahagia sama lo"ujar Aria dengan suara parau
Arga pun memegang sebelah pipi Aria sambil tersenyum
"gue tahu..... gue bisa relain lo sama dia....gue ikhlas"ujar Arga
tiba-tiba air matanya pun mengalir
"dan.....gue hiks gue tahu lo juga bahagia sama dia.....hiks melihat lo bahagia gue juga bahagia hiks tapi.. gue gak tahu kenapa air mata gue mengalir gini dan hiks dada gue juga merasa sangat sakit"ujar Arga menghapus air matanya.
"g-hiks gue minta maaf"tangis Aria
Arga pun menghapus air mata yang mengalir diwajah aria
"simpan air mata lo... karena suatu saat Lo bakal memerlukan air mata yang lebih banyak untuk orang yang akan meninggalkan Lo"ujar Arga
lelaki itu pun mencium kening Aria untuk terakhir kalinya
"sekarang kita hanya teman biasa...tapi Lo tenang karena gue bakal tetap bersama Lo walaupun ada jarak yang akan membuat kita canggung....."ujar Arga
Arga pun pergi meninggalkan Aria yang menangis tersedu-sedu Sambil memanggil nama lelaki tersebut
~~~~~~~~~~~~~~\><~~~~~~~~~~~~~~~
***3 bulan kemudian***
Aria menangis tersedu-sedu dikursi taman. seorang lelaki pun menghampiri Aria
"Aria?!"ujar Arga
Aria pun menatap Arga lalu memeluknya erat
"hiks....hiks.... hiks....."tangis Aria
Arga pun mengusap punggung Aria lembut
"kenapa?"ujar Arga
Aria pun melepaskan pelukannya sambil menghapus air matanya
"dia hiks dia jahat sama gue"tangis Aria
"*dia??"batin Arga*