Argaria

Argaria
Chapter 56



"gak kan? saat dia kecelakaan dan kehilangan bagi yang ada dikandungnya, Lo dimana ga?"tanya Arvin


"Lo gak peduli ga, jangan kan peduli mencari tahu informasi Aria aja enggak."kata Arvin


"maksud Lo? Aria keguguran?" kata Arga tidak percaya


"kenapa?baru tahukan?" kata Arvin meremehkan


"bagaimana bisa?"Tanya Arga


"semuanya bisa aja terjadi, Arga. lagipula...kau adalah sepupuku jadi aku ingin memberitahumu sesuatu."kata Arvin


dengan menyeringai Arvin membisikkan sesuatu ditelinga Arga.


Aria menghela nafasnya dan keluar dari ruangan pesta tersebut. dirinya berencana untuk menghirup udara segar dirinya. Aria terdiam melihat Arvin dengan Arga yang sedang berpandangan dengan tatapan tajam.


seketika Aria terkejut. dirinya pun tergerak menghampiri mareka berdua.


"sebenarnya tuan Kendra ingin mengadakan pertunangan kalian berdua."kata Arvin


Deg


Aria menghentikan langkahnya. "apa?!"kejut Arga


"tapi sayang sekali, padahal beberapa hari lagi pertunangan itu terjadi tapi....kau malah menyakitinya."kata Arvin tersenyum


"sepertinya Lo salah, gue gak pernah nyakitin Aria."kata Arga


"oh,ya? bagaimana dengan j*l*ng itu?"Tanya Arvin


"dia tidak mungkin melakukannya."bela Arga


"oh,ya?"tanya Arvin sekilas menatap Aria yang berada tak jauh dibelakang Arga.


Aria berbalik dan pergi menuju kamarnya. Arvin tersenyum. "Aria milik gue sekarang, gue peringatan Lo jangan pernah muncul lagi dihadapannya."kata Arvin sambil meninggalkan Arga terdiam.


Aria terdiam didalam kamarnya. merenungkan perkataan Arvin saat taman. "apa yang dikatakan Arvin itu memang benar?"pikir Aria


"Aria?"panggil Arvin sambil menggedor-gedor pintu kamar Aria.


Aria tidak menjawab panggilan Arvin.


Arvin membuka pintu tersebut. "lah? enggak dikunci rupanya."kata Arvin


Arvin melangkah memasuki kamar tersebut. Tampak seseorang gadis duduk di ranjang dengan wajah menahan amarahnya. "Aria, apa yang terjadi?"tanya Arvin


Aria membuang muka saat Arvin menatapnya. "ada apa Aria?"tanya Arvin


Aria bangkit ingin keluar dari kamarnya tapi langkahnya terhenti saat Arvin menahan tangan Aria. "jangan sentuh aku."kata Aria sambil berusaha melepaskan tangan Arvin


"aku gak bakal lepas kecuali saat kau memberitahu ku."kata Arvin


Arvin mengambil tangan Aria dan memegangnya lembut. "kebenaran apa Aria? satu-satunya kebenaran diantara kita hanyalah kita sepasang kekasih, tenanglah"kata Arvin sambil membawa Aria kepelukannya


Aria mendorong tubuh Arvin menjauh darinya. "ketenangan ku adalah kebenaran yang orang katakan kepadaku bukan menyembunyikannya dariku."kata Aria dengan air mata yang menetes


Arvin kembali membawa Aria kedalam dekapannya walaupun Aria sempat beberapa kali memberontak. "katakan padaku, Vin. jika cintamu tulus padaku. beritahu aku kebenaran yang kau katakan pada Arga saat ditaman."kata Aria


Arvin mengusap kepala Aria. "semua kebenaran yang kau inginkan akan segera terungkap,ri. kau hanya perlu menunggu."kata Arvin


mendengar jawaban Arvin membuat Aria merasa semakin marah. Aria mendorong tubuh Arvin. "kebenarannya adalah bahwa kau tidak ingin mengatakannya, Arvin!! bahkan setelah mengetahui itu kau berpura-pura tidak tahu!!"bentak Aria


Arvin terdiam tidak menjawab. "kenapa diam?! aku benarkan?!"bentak Aria


Arvin menghela nafas. "ri, dengarkan aku."kata Arvin sambil menggenggam kedua tangan Aria tetapi langsung ditepis oleh Aria


"aku sudah bilang jangan sentuh aku!"bentak Aria


"oke, aku menjelaskan semuanya."kata Arvin pasrah


.......


.......


.......


.......


...pengumuman...


jadi mulai hari ini, author bakal Hiatus mungkin sekitar 1 Minggu lebih.


...🙏🙏🙏...


...maaf ya...


soalnya author bakal ada ujian sekolah dan author harap kalian para readers bakal setia menunggu Sampai cerita ini up kembali.


...sekian terimakasih....


...mohon doa dan dukungannya ya...


jangan lupa jaga diri dan kesehatan baik-baik .


...byeee 👋👋👋...


^^^salam author^^^


^^^Nabila ^^^