Twin'S

Twin'S
Bab.32



💞💞💞


Pagi hari yang cerah tak menyurutkan langkah Yusra untuk bertemu dengan Wina dan Hito, hari ini dia akan masuk kuliah dan kerja lagi setelah selama beberapa hari libur.


Dengan senyum yang mengembang di wajah cantiknya, Yusra menyusuri jalan menuju rumah Hito yang tak jauh dari rumahnya.


"Tante Wina," panggil Yusra, setelah Yusra sampai di depan pintu rumah Hito.


Pintu terbuka menampilkan Hito, yang sudah rapi dengan kemeja berwarna hitam dan celana jins.


"Selamat pagi, Hito." Sapa Yusra dengan senyum cerianya.


Hito mengerutkan kening, kemudian dia meraba kening Yusra. Membuat Yusra cemberut.


"Kamu, baik-baik aja kan?" tanya Hito.


"Ya aku baik-baik saja ko, memangnya kenapa?" tanya Yusra mengerutkan keningnya.


"Kamu aneh Ra, senyum-senyum sendiri biasanya suka cemberut."


Yusra tersenyum dia masuk ke dalam rumah tanpa izin Hito, membuat Hito menggelengkan kepalanya.


"Aku lagi seneng," ujar Yusra.


"Senang kenapa?menang lotre yah?!" tanya Hito tertawa.


Yusra memukul pelan lengan Hito yang sudah duduk di sampingnya. "Kamu nyebelin deh, gak usah kepo." Ketus Yusra. "Sudahlah aku mau nyamperin tante Wina," lanjutnya lagi, meninggalkan Hito di ruang tamu.


Hito menggelengkan kepalanya, kemudian duduk kembali memainkan ponselnya sambil menunggu sarapan siap. Pagi itu Yusra membantu Wina menyiapkan sarapan, hal sederhana yang selalu Yusra impikan bersama Dania.


💞💞💞


Sedangkan di kediaman Laura, Yumna sudah siap untuk berangkat ke rumah sakit. Menurut Laura sore ini nyonya Anjani di perbolehkan untuk pulang, dia sudah siap dengan kotak sarapan dan baju ganti untuk Laura dan nyonya Anjani.


Yumna melirik jam tangan di ponselnya, dia sedang menunggu Keano yang janji akan menjemputnya.


"Lebih baik, aku menunggu di luar saja."


Yumna menutup pintu dan menguncinya, dia duduk di kursi sambil melihat-lihat sosial media.


Beberapa menit kemudian, suara mobil Keano membuat Yumna mengangkat kepalanya dia tersenyum melihat Keano yang baru turun.


"Aku tahu, aku tampan," ucapnya percaya diri.


Yumna pun tertawa melihat tingkat percaya diri Keano. "Ya udah yuk, kita berangkat sekarang.


"Baiklah nona manis," goda Keano, membuat Yumna tertawa.


Berpuluh menit kemudian Keano dan Yumna sudah sampai di rumah sakit, mereka berjalan menyusuri lorong rumah sakit yang belum terlalu ramai.


"Oma kapan pulang?" tanya Keano.


Yumna memang belum memberitahukan tentang kepulangan omanya pada Keano, karena kemarin Keano sedang berada di luar kota.


"Sore ini," jawab Yumna singkat, Keano pun hanya mangut-mangut saja mendengar jawaban Yumna.


Yumna membuka pintu ruang rawat nyonya Anjani dan mendapati Omanya sedang duduk bersandar sambil menonton televisi, sedangkan Laura tidak ada.


"Oma," panggil Yumna, nyonya Anjani tersenyum menyambut sang cucu.


"Oma," sapa Keano dan mencium punggung tangan nyonya Anjani.


"Kemana ibu?" tanya Yumna.


"Ibumu sedang keluar," Jawab nyonya Anjani.


Yumna pun hanya beroh saja, kemudian menyiapkan sarapan yang sudah dia bawa dari rumah untuk nyonya Anjani.


"Oma ayo makan dulu,"


Yumna pun mendorong meja yang sudah tersedia masakan yang tadi dia bawa, tak lama pintu terbuka dan Laura pun sudah kembali.


"Yumna, Keano."


Keano tersenyum pada Laura dan mencium punggung tangannya, di ikuti oleh Yumna.


"Ibu sudah makan? Ayo makan dulu aku sudah masakin buat ibu," ujar Yumna, langsung menyiapkan sarapan untuk Laura.


Laura pun menganggukan kepalanya dan duduk di sofa, dia menunggu Yumna yang menyiapkan sarapannya.


Beberapa menit kemudian, Laura dan nyonya Anjani sudah selesai sarapan. Dan Keano dan Yumna berpamitan untuk ke cafe.


💞💞💞


tbc...


Jangan lupa like dan komen, makasih 🙏


Maaf typo


Maaf cuma dikit, karena susah sekali nyari ilham dan mood 😢😅😂


Jangan lupa bunganya juga 🤭