
Saat Yusra ingin memejamkan matanya, dia baru ingat bahwa hari ini dia tidak bisa masuk bekerja dihari pertamanya.
"Ya Tuhan sampai lupa, aku hubungi Hito saja deh."
Yusra memutuskan menghubungi Hito dan menyuruh Hito untuk datang ke Keanos cafe. Dering pertama tidak di angkat, barulah dering ketiga Hito mengangkatnya.
Setelah menelpon Hito Yusra merasa bosan berada di ruang rawat sendiri, dia ingin keluar dan berjalan-jalan disekitaran taman.
💞💞💞
Sementara itu Hito yang sudah ada di parkiran kampus, memutuskan untuk pergi ke Keanos cafe. tak sampai sepuluh menit, Hito sudah sampai dan disambut oleh Keano.
"Selamat pagi, ada yang bisa saya bantu?" tanya Keano tersenyum pada Hito.
Hito pun membalas senyum Keano. "Maaf mas, saya temannya Yusra. Saya cuma mau ngasih tau saja, bahwa Yusra tidak bisa masuk hari ini atau empat hari kedepannya." Jelas Hito.
"Memangnya kenapa?" sahut Yumna, yang tiba-tiba muncul dari arah dapur.
Hito membelalakan matanya, dia tidak percaya pada pengelihatannya, pada apa yang ada didepannya.
"Hey mas, anda kenapa?" tanya Yumna, mengibas-ngibaskan tangannya didepan Hito.
"Kenapa sih dia," tanyanya pada Keano, namun bukannya menjawab Keano malah mengedikan bahunya acuh.
"Aku gak tau sayang, ya sudah aku ke ruang kerja dulu yah," ujar Keano, dijawab anggukan oleh Yumna.
Yumna masih memperhatikan Hito, yang terbengong. Membuat Yumna menaikan intonasi suaranya. "Maaf mas, apa anda perlu sesuatu?"
"Ahh...eum, it--itu saya." Hito menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal, dia bingung ingin berbicara apa.
"Mirip sekali dengan Yusra," batin Hito, menatap intens Yumna.
Membuat Yumna risih, ditatap seperti itu. "Mas." Bentak Yumna.
"Pergi dari sini dengan baik-baik atau saya suruh satpam yang menyeret anda," sambung Yumna dengan dingin.
Hito berdehem untuk menghilangkan, keterkejutannya dan kegugupannya. "Maafkan saya, saya hanya ingin memberitahu saja. Bahwa Yusra teman saya tidak bisa bekerja, karena kemarin dia mengalami kecelakaan." Jelas Hito panjang lebar, sambil memperhatikan wajah Yumna secara diam-diam.
Yumna memperhatikan Hito, yang sejak tadi terus menatapnya. "Kenapa anda terus menatap saya?apa ada yang salah?"
"Maaf tidak ada, kalo begitu saya permisi," pamit Hito, kemudian Hito pergi meninggalkan cafe tersebut. Dengan berbagai macam pertanyaan dan kebingungan.
"Aku harus cari tahu," gumam Hito, memperhatikan kembali Yumna yang sedang bekerja di belakang meja kasir.
"Astaga dia mirip sekali dengan Yusra." Hito mengacak rambutnya frustasi, dia begitu penasaran dengan gadis yang mirip dengan Yusra.
"Astaga kenapa tadi gue gak kenalan sama dia,dasar bodoh." Kesal Hito.
💞💞💞
Sore pun tiba suasana cafe semakin ramai oleh mahasiswa untuk beristirahat dan lain-lainnya, setelah Hito menyelesaikan mata kuliah terakhir dia memutuskan untuk kembali ke cafe, hari ini dia bertekad untuk berkenalan gadis yang mirip dengan Yusra dan membatalkan niatnya untuk menjenguk Yusra.
Hito pun duduk di roof top, dia menikmati pemandangan kota dari atas. Tak lama pesanannya pun datang, dia memesan cheese cake dan ice kopi.
"Maaf mbak, kasir yang dibawah siapa namanya?" tanya Hito pada pelayang yang mengantar makanannya.
"Ou itu, namanya Yumna mas."
"Ou gitu, makasih mbak," ucap Hito.
Pelayang tersebut mengangguk, kemudian berlalu dari hadapan Hito. Hito pun tersenyum penuh arti.
Sedangkan di rumah sakit, Yusra yang mendapat pesan dari Hito bahwa dia tidak bisa datang. Membuat Yusra cemberut, meletakan ponselnya dengan kasar di atas nakas.
tbc...
Maaf typo
Jangan lupa like dan komen, makasih 🙏
Jangan lupa bunganya 🌹🌹🤭