Take Me To Your Heart

Take Me To Your Heart
TINGGAL BERSAMA



Mira menarik tangan George sambil menggerutu.


"Tidak peduli apapun alasannya George, aku tidak mengijinkanmu tinggal disini. Ini tidak benar! Kehidupan bebasmu dari Amerika itu tolong jangan kau bawa kemari."


"Aku tidak perlu ijinmu Mira. Kau milikku dan kita akan segera menikah. Tidak ada salahnya tinggal bersama sebelum menikah. Justru Ini akan membantu kita untuk lebih cepat saling mengenal." Imbuh George.


"Di Amerika mungkin itu tidak salah, tapi disini berbeda George. Aku bisa dianggap perempuan liar oleh orang - orang. Bisakah kau mengerti, please ?"


"Kau tidak perlu mendengarkan omongan orang. Jangan pedulikan mereka. Jika ada orang yang menilaimu salah, biarkan saja. Karena yang paling penting bukan pikiran mereka tentangmu tapi pikiranku terhadapmu sayang."


Mira memutar kedua bola matanya malas. Tidak ada gunanya berdebat dengan pria ini. Dia tidak mungkin menang. Bukankah pria ini selalu mendapatkan apapun yang ia inginkan.


"Aku lelah berdebat denganmu. Baiklah. Jika kau begitu ingin tinggal disini bersamaku, kau harus tidur di sofa." Ucap Mira sambil menunjuk sofa berwana krem di ruang tamu.


Aku hanya memiliki satu kamar dan kita tidak bisa tidur satu ranjang. Aku tidak mau."Lanjut Mira.


Suasana hati pria itu tampak berubah. Mungkin dia sedikit kecewa dengan permintaan Mira.


"Mengapa ? Bukankah kita sudah melakukannya ?"


"Ya, tapi itu karena kau memaksa dan aku tidak bisa melawanmu."


"Tapi sekarang kau sudah bisa melawanku." George terkekeh.


"Mungkin."


"Mungkin?"


"Ya, karena ini rumahku jadi aku berhak memutuskan kau tidur dimana." Ucap Mira geram.


"Baiklah. Tidak masalah. Tapi aku butuh bantal dan selimut."


"Ya, tentu."


"Em...Oke. Aku akan mandi sekarang."


George mengambil pakaiannya dari dalam koper lalu melesat ke kamar mandi. Sementara Mira masuk didalam kamar mengambil sebuah bantal dan selimut.


Mira meletakkan bantal selimut itu dengan rapih diatas sofa, lalu dia duduk sebentar menunggu pria itu selesai mandi.


Selang beberapa menit kemudian, George keluar dari kamar mandi dengan menggunakan celana pendek cardinal dan kaos putih sambil menggosok rambutnya yang basah dengan handuk.


Wow...Dia tampan sekali. "Ah sial, mengapa aku jadi memujinya ??"


"Hmmmm..." George berdeham.


"Ku akui aku memang tampan. Tapi kau tidak perlu melihatku seperti itu. Lama - lama matamu bisa keluar dari tempatnya sayang." Kata George dengan sedikit jejak humor.


Mira mengerucutkan bibirnya, menahan malu. Dia tertangkap basah. Pesona George memang tiada duanya. Harus diakui bahwa pria itu memang menarik...


"Selamat tidur." Ucap Mira ketus, kemudian ia segera melangkahkan kakinya menuju kamar.


"Tunggu sebentar!" Seru George sambil menghadang tubuh Mira.


"Apa?" Tidak ada. Ucap Mira kesal.


"Kalau begitu biarkan aku menciummu."


Cup.


George mengecup lembut bibir Mira kemudian tersenyum menatap wanita itu.


"Selamat tidur. Jangan lupa mimpikan aku." Pinta George dengan nada suara lembut.


Mira tidak berani menatap wajah pria itu. Ia hanya tesenyum malu - malu lalu segera berlari menjauh dari pria itu sambil menundukan kepalanya.


Senyum pria itu mengembang seketika memperhatikan wanitanya yang tersipu dengan wajah memerah.


Mira memejamkan matanya berusaha untuk tidur. Tapi dia tidak bisa.


Jantungnya bedegup begitu kencang dan kepalanya tidak bisa berhenti memikirkan pria itu. Bahkan ada perasaan aneh yang dirasakannya yang membuat darah dalam tubunya berpacu.


Mira menghembuskan nafasnya dalam - dalam. Aku tidak pernah merasakan perasaan ini kepada siapapun. Mengapa dia begitu menarik ? Pria yang arogan, suka mengatur dan suka memaksa, tapi terkadang lembut dan em... sedikit romantis.


"Ya Tuhan, bisakah Kau jelaskan apa yang terjadi padaku ? Perasaan apa yang kurasakan ini ?"


.


.


.


.


.


.


.


.


💕💕💕💕💕💕💕


Hallo kakak - kakak...


Terima kasih mau udah mau baca novel aku yang kaku ini.


Semoga kalian suka 😊


Tinggalkan jejaknya ya kak dengan menekan tombol like dan jangan lupa saran dan masukannya ya di kolom komentar.


Trims 😊