Remember Me

Remember Me
JAWAB AKU!



×REMEMBER ME×


PART 8


"ARJUNNNN" teriak Ragini saat tiba di kamar rawat Arjun.


Laksh yg tengah tidur di samping tubuh Arjun terbangun.


"Ragini" ucapnya pelan.


Ragini langsung menghampiri Arjun dan memeluk erat tubuh mungil anaknya itu. Dia menangis dengan tersedu. Laksh merasa sangat iba, dia mengelus kepala Ragini untuk menenangkannya.


"Kau tenanglah Ragini, Arjun masih terpengaruh dengan obat biusnya. Biarkan dia untuk beristirahat sampai besok pagi" ucap Laksh pelan.


Ragini hanya mengangguk. Dia lalu mengecup kening Arjun.


"Ragini" panggil Laksh.


Ragini langsung menoleh, dia menghapus airmatanya.


"Ada apa, Laksh?"


"Aku ingin berbicara kepadamu, hanya berdua saja. Kau bisa ikut bersamaku?"


"Tapi Arjun?"


"Kau tenang saja, Ragini"


Ragini mengangguk. Dia meraih tangan Arjun dan mengecupnya. Dia lalu mengikuti langkah Laksh.


Kini mereka sudah duduk berdampingan di sebuah taman rumah sakit itu.


"Ragini.. Sebenarnya ada sesuatu yg ingin aku tanyakan. Dan ini selalu mengganjal di hatiku"


"Katakanlah Laksh, kau ingin bertanya tentang apa?"


"Begini, Ragini. Tapi kau harus janji jika kau tidak akan marah?"


Ragini hanya mengangguk.


Ragini hanya tersenyum kaku. Dia memejamkan matanya.


"Kau ingat pesta perpisahan kita saat semester akhir dulu?"


Laksh hanya mengangguk.


"Malam itu kau mabuk berat Laksh, kau sangat bahagia karena setelah sekian lama kau diperbolehkan untuk melanjutkan studimu di fakultas kedokteran. Kau sangat bahagia saat ayahmu menyuruhmu untuk menyelesaikan studi mu di amerika. Jadi malam itu kau terlalu banyak minum, Akash, Meethi, Purab dan Bulbul mereka sudah pulang lebih awal. Aku tak tega meninggalkanmu sendiri, jadi aku membawamu untuk pulang ke apartementmu. Sampai di apartment mu kau terus mengigau dan berteriak, lalu kau menarik lenganku, menghempaskan tubuhku ke ranjang. Dan kau merenggut kesucian yg aku pertahankan. Mana mungkin kau bisa ingat Laksh? Karena malam itu adalah malam terakhirmu di India, besoknya kau akan pergi ke amerika. Jadi setelah kejadian malam itu, aku putuskan untuk pergi dari apartment mu tanpa memberi tahumu tentang kejadian itu. Karena aku takut jika itu akan menghalangi cita-citamu. Sampai tiba waktunya aku menyadari jika aku hamil dan kau mendadak kehilangan kabarmu, aku berpikir kau memang sangat sibuk. Tapi ternyata aku menerima sebuah paket yg berisikan foto mesramu dengan seorang wanita, aku pikir kau memang tak pernah lagi mengharapkanku. Jadi aku memutuskan untuk pergi dari hidupmu tanpa memberitahukan yg sebenarnya kepada dirimu"


"Maaf.. Tapi kenapa kau tidak berusaha untuk mencari kebenaran tentang diriku lewat keluargaku Ragini?"


Ragini tersenyum sinis.


"Keluargamu? Aku pernah mendatangi keluargamu dengan posisi kehamilanku yg sudah memasuki usia 8 bulan. Tapi kau tau apa yg di katakan ibumu? Dia bilang aku wanita jalang dan murahan yg secara sengaja mendekatimu hanya untuk mendapatkan hartamu. Dia bahkan meragukan jika anak yg aku kandung adalah darah dagingmu. Dia lalu melemparkan sejumlah uang untuk ku agar aku menjauh dari hidupmu, serta dia mengatakan jika nanti kau kembali kau akan segera di nikahkan dengan wanita yg lebih terhormat dariku"


Ragini meneteskan airmatanya saat mengingat peristiwa itu, hatinya terasa sangat perih.


"Maafkan aku Ragini.. Tapi 3 tahun yg lalu aku kembali untuk menemuimu dan melamarmu, tapi aku malah melihatmu sedang mengitari api suci bersama Rohit, hatiku terasa hancur. Benar-benar hancur"


"Sudahlah Laksh, mungkin kita memang tidak di takdirkan untuk bersama. Sekarang kau lanjutkan saja hidupmu, Laksh. Dan aku sudah bahagia berdua saja dengan Arjun"


Ragini beranjak dan ingin pergi tapi tangan Laksh menahannya.


"Apa tidak ada kesempatan untukku memperbaiki semuanya? Apa aku tidak boleh lagi untuk hadir di hidupmu?" tanya Laksh.


Ragini memejamkan matanya, dia meneteskan airmatanya. Hatinya perih mengingat semua yg telah di alami.


"Ragini.. Jawab aku.. Apa kau tidak bisa memberiku kesempatan yg kedua? Apa kita tidak bisa memulai semuanya kembali dari awal lagi? Aku masih mencintaimu, Ragini. Aku tidak bisa melupakan dirimu, maka dari itu sampai saat ini aku belum juga menikah karena hatiku masih terpaut kepada dirimu. Ragini maukah kau memberiku sebuah kesempatan dan menikah denganku?" tanya Laksh dengan bersimpuh.


Ragini masih memejamkan matanya, tak sedikitpun dia menoleh ke belakang untuk menatap Laksh. Pikirannya bergelut, hatinya terasa perih. Entah apa yg harus di katakan untuk menjawab pertanyaan dari Laksh itu.


To be continued..