One Night In Dubai

One Night In Dubai
Part 98



Kenan mengepalkan ke-dua tangannya saat melihat Kaylin menangis, sungguh ia tidak terima adik yang selama ini dijaganya bagaikan berlian kini terluka. Ia pun menatap pada dokter yang menangani Adiknya itu untuk keluar ruangan.


Sementara itu Alex yang mendengar suara teriakan Kaylin dari dalam, mencoba menerobos masuk meskipun dijegal para bodyguard Kenan Meyer dan Edgar. Bahkan ia tidak mempedulikan rasa sakit ditubuhnya, karena pikirannya hanya tertuju pada keadaan Kaylin dan kandungannya.


"Kalian menyingkirlah!" bentak Alex, menatap pada Edgar yang berdiri di depannya.


"Lebih baik kau pergi, tidak perlu cemas karena Kaylin sudah berada di tangan orang yang tepat." Edgar menghela napasnya dengan perasaan bersalah, karena tidak bisa melindungi wanitanya.


"Sialan kau, bagaimana bisa aku tidak cemas! Di dalam sana istriku." Umpat Alexander dengan penuh amarah. "Sekarang menyingkir!" untuk kali ini Alex tidak bisa tinggal diam, suara teriakan Kaylin bagaikan amunisi untuknya menghadapi para bodyguard Kenan.


Tanpa ampun Alex menghajar satu persatu bodyguard itu hingga beberapa tumbang, dan saat dirinya kembali tersudut, pengawal pribadinya yang baru datang bersama Boby langsung membantu.


"Hentikan! ucap Kenan dengan tegas.


Alex menatap Kenan dan dokter yang tadi menangani Kaylin. Dengan segera Alex menghampiri dokter tersebut.


"Bagaimana keadaan istriku?" tanya Alex dengan cemas.


"Keadaan Nyonya Kaylin baik meskipun sedikit lemah, tapi —"


"Tapi apa?" Alex yang sempat bernapas lega kini kembali cemas.


"Maaf kandungnya tidak bisa di selamatkan, Nyonya Kaylin keguguran."


"Tidak.. tidak mungkin, kau pasti berbohong! Kalian pasti menipuku." Alex mencengkram dokter itu.


"Untuk apa kami menipumu?" Kenan menghempaskan tangan Alexander karena melihat dokter itu ketakutan


Alex pun terdiam lemah menerima kabar tersebut, namun itu hanya sesaat karena ia segera masuk kedalam ruang rawat saat mengingat wanitanya.


"Kaylin..." ia melihat wanitanya yang tengah menangis.


Alex langsung memeluk Kaylin mencoba menenangkan wanitanya meski hatinya sendiri pun hancur menerima kenyataan Kaylin keguguran.


"Jangan menangis," Alex terus memeluk Kaylin, sembari menahan semua emosi yang berkecamuk di dalam dada. Lama mereka saling berpelukan sampai akhirnya Kaylin tertidur karena kelelahan menangis.


"Pergilah! Kaylin sudah keguguran, jadi sudah tidak ada yang mengikat kalian." Ucap Kenan yang sejak tadi diam melihat interaksi adiknya dan Alexander.


"Aku tidak akan pergi!" Alex mengusap jejak air mata di wajah Kaylin dengan perlahan.


"Ck, untuk apa kau tetap bersama adikku? Bukankah kau menikahinya hanya karena ingin bertanggung jawab?"


"Aku mencintainya." Alex tidak mau menjelaskan apapun selain mengatakan bahwa ia memang mencintai Kaylin.


Kenan tersenyum sinis. "Kalau kau mencintainya kau pasti menjaganya, bukan membuatnya menderita."


Ya, sedikit banyaknya Kenan baru mengetahui apa yang terjadi sebenarnya pada Kaylin di mansion Alexander setelah Edgar menceritakan semuanya. Ia sungguh menyesal percaya pada Boby begitu saja untuk menjaga Kaylin, lihat saja nanti ia akan memberikan perhitungan pada pria itu termasuk meminta kembali uang yang selama ini telah diberikannya.


"Ya, kau benar," Alexander memang menyadari semua kesalahannya hingga berujung pada Kaylin yang keguguran. "Cleo bisa aku minta tolong?"


Cleopatra yang sejak tadi diam, kini menganggukkan kepalanya.


"Tolong jaga Kaylin, ada yang harus aku urus." Alexander ingin membuat perhitungan pada sosok yang menyebabkan Kaylin terjatuh hingga keguguran.


Ya, tadi sebelum para pengawalnya sampai di rumah sakit. ia sudah lebih dulu mendapatkan rekaman video yang terjadi di lantai dua.


"Aku akan menjaganya." Ucap Cleopatra.


Alex pun keluar dari ruangan tersebut karena percaya pada Cleopatra. Setelah Alex keluar dari ruangan, Kaylin membuka kedua matanya sambil mengusap perutnya dengan perlahan.