
Setelah sampai di depan ruang rawat Kaylin, Alex bingung karena tidak ada satu orang pun terlihat di depan ruangan tersebut. Bahkan Boby dan para pengawal pribadinya yang bertugas menjaga Kaylin juga tidak ada.
"Sial!" Ia pun berlari masuk kedalam dengan perasaan cemas, takut apa yang dipikirkannya sejak tadi menjadi kenyataan, wanitanya di bawa pergi Kenan Meyer.
Bukan tanpa alasan Alex takut hal itu terjadi, karena yang sudah-sudah selama ia bekerja menjaga anggota keluarga besar Arbeto, para pria di keluarga tersebut sering kali menyembunyikan wanita keturunan mereka dari suaminya. Dan sialnya ia kini yang berada di posisi tersebut saat melihat Kaylin tidak ada di ruangannya.
"Kay.. Kaylin..." Alex membuka pintu kamar mandi yang ada diruangan tersebut, berharap wanitanya ada di dalam sana walaupun tidak mungkin mengingat di ruangan tersebut kosong tak ada satu orang pun di dalamnya. "****," lagi-lagi ia mengumpat.
Tak kehilangan akal Alex mengambil ponselnya segera menghubungi Boby, namun asisten pribadinya itu tidak mengangkatnya membuat ia semakin frustasi, dan terus mengumpat dengan kebodohan yang dilakukannya dengan meninggalkan Kaylin hanya karena ingin memberikan perhitungan pada Raline.
"Cleopatra.. " gumam Alex saat tersadar pada sosok kakak iparnya yang ia titipkan untuk menjaga Kaylin. Alex pun segera menghubungi Cleo sembari keluar dari ruangan untuk menemui dokter yang bertugas memeriksa Kaylin, berharap dokter tersebut mengetahui sesuatu atau memberikan informasi dimana keberadaan istrinya.
'Dimana Kaylin?'" tanya Alex to the point saat panggilannya diangkat Cleopatra.
"Kaylin? Bukannya dia ada di rumah sakit?" Cleopatra balik bertanya.
"Jangan berpura-pura tidak tahu, kau tahu betul apa yang terjadi."
Cleopatra menghela napasnya sembari menatap Kaylin yang tengah tertidur pulas di atas ranjang.
"Kau mengatakan akan menjaga Kaylin, tapi lihat apa yang kalian lakukan? Membawa dia pergi dari rumah sakti tanpa mempedulikan kesehatannya. Kalau sampai terjadi sesuatu pada Kaylin kalian tidak akan aku lepaskan!" Ancam Alex dengan penuh emosi. Karena seharusnya Kaylin dirawat intensif oleh dokter karena wanita itu baru saja keguguran, bukannya malah dibawa pergi begitu saja.
"Halo.. halo," Alex menatap ponselnya yang telah terputus. "Sial," ia mengurungkan niatnya bertanya pada dokter dan langsung berlari menuju tempat dimana mobilnya berada. Secepatnya Alex harus pergi ke mansion Meyer untuk bertanya langsung pada Cleopatra dimana keberadaan Kaylin.
*
*
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih lima belas menit, akhirnya Alex sampai di mansion Meyer. Ia terkejut saat melihat Boby dengan wajah babak belurnya tampak berdiri di depan pintu masuk bersama pengawal pribadinya yang lain.
"Tuan," Boby menundukkan kepalanya.
"Ada apa dengan wajahmu? Kenapa teleponku tidak diangkat?"
"Aku —"
"Ah sudahlah nanti saja kau jelaskan, sekarang ikut aku!" Alex berjalan dengan cepat masuk ke dalam mansion karena sudah tidak sabar untuk bertanya dimana Kaylin. Tapi melihat Boby dan para pengawalnya ada di mansion Meyer, menandakan Kaylin pun berada di tempat ini.
Boby sendiri menghela napasnya sembari mengikuti langkah Alexander dengan lesu, entah nasib sial apa lagi yang akan didapatkannya hari ini. Karena sejak sampai di Jakarta setelah menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Riau, ia langsung terlibat baku hantam dengan temannya sendiri yang masih tergabung di tim Delta. Setelah itu Boby mendapatkan bogem mentah dari Kenan Meyer, beserta harus mengembalikan uang yang pernah didapatnya karena sudah lalai menjaga Kaylin.
Jika uang ganti yang harus dibayarnya sesuai dengan nominal yang ia terima, Boby pun tidak keberatan meskipun harus meminjam dulu pada orang karena uang tersebut sudah habis. Tapi yang jadi masalah uang yang diminta Kenan Meyer dua kali lipat dari jumlah yang diterimanya, pria itu bilang sebagai ganti rugi atas apa yang terjadi pada Kaylin.